Tak Ada Ruang bagi Premanisme dan Miras, Polres Padang Lawas Intensifkan Razia THM
Tak Ada Ruang bagi Premanisme dan Miras, Polres Padang Lawas Intensifkan Razia THM
kota
Baca Juga:
Sebelum pemukulan Gondrang Simalungun, Wesly dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada BI Pematangsiantar yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Serta bersinergi dengan pemerintah daerah dan perbankan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama melalui penguatan UMKM, perluasan ekosistem pembayaran digital, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
Menurut Wesly, kegiatan SERASI menjadi ruang yang sangat baik untuk mempertemukan pelaku usaha dengan masyarakat, mendorong transaksi yang lebih aman dan efisien melalui digitalisasi, serta memperluas inklusi keuangan di Kota Pematangsiantar.
Wesly berharap, melalui kegiatan SERASI 2026, semakin banyak UMKM yang naik kelas, penggunaan pembayaran non-tunai semakin luas, dan sinergi antara pemerintah daerah, BI, perbankan, serta seluruh elemen masyarakat semakin kuat dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
"Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberkahi kita semua, dan menjadikan Kota Pematangsiantar semakin Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras," katanya.
Sebelumnya, Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman dalam opening speech menerangkan, melalui kegiatan SERASI, BI ingin menghadirkan berbagai program yang tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi memperkuat literasi keuangan, digitalisasi sistem pembayaran, serta pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di wilayah Pematangsiantar dan sekitarnya.
Kata Ahmadi, perkembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia menunjukkan tren positif. Indonesia saat ini menempati peringkat ke-3 dunia dalam Global Islamic Economy Indicator, yang mencerminkan semakin kuatnya posisi Indonesia dalam ekosistem industri halal global.
"Dengan tingkat literasi sekitar 9 persen dan inklusi sekitar 12 persen, menunjukkan masih besarnya potensi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia," tukasnya.
Provinsi Sumatera Utara (Sumut), kata Ahmadi, juga memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi syariah, yang didukung oleh jumlah penduduk Muslim yang besar, keberadaan pesantren, serta berkembangnya UMKM halal dan industri kreatif.
Untuk mendorong potensi tersebut, BI terus memperkuat berbagai program pengembangan ekonomi syariah. Salah satunya melalui Road to Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) yang mencakup pengembangan UMKM halal, fasilitasi sertifikasi halal, penguatan halal value chain, digitalisasi pembayaran melalui QRIS, serta business matching UMKM.
Ahmadi menjelaskan, di wilayah kerja BI Pematangsiantar, berbagai program pengembangan ekonomi syariah juga terus didorong melalui sinergi dengan berbagai pihak. Beberapa program yang telah dan sedang dilaksanakan antara lain: penguatan kemandirian pesantren melalui program HEBITREN, yang saat ini melibatkan 12 pondok pesantren binaan BI Pematangsiantar. Selain itu, BI memfasilitasi sertifikasi halal Batch I bagi 20 UMKM, serta sertifikasi bagi Rumah Potong Hewan (RPH) sebanyak 2 Unit Usaha Milik Swasta, Rumah Potong Unggas sebanyak 3 Unit usaha, dan Juru Sembelih Halal sebanyak 10 orang, guna memastikan terbangunnya ekosistem halal yang lebih kuat dan terstandarisasi.
Melalui kegiatan SERASI 2026, lanjut Ahmadi, BI Pematangsiantar menyelenggarakan berbagai program secara terpadu yang meliputi Road to FESYAR, SERAMBI, dan QURMA FEST. QURMA FEST (QRIS untuk Ramadan Berkah) bertujuan memperkuat ekosistem pembayaran digital melalui perluasan implementasi QRIS, edukasi literasi QRIS, serta berbagai kegiatan promosi transaksi digital di masyarakat. Kegiatannya antara lain: Program perluasan Implementasi QRIS; Penerapan pembayaran transaksi melalui QRIS pada merchant; Lomba transaksi merchant, video reels, dan QRIS Ramadan Race; Edukasi Literasi QRIS dan Pelindungan Konsumen.
Kemudian, SERAMBI (Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri) yang merupakan program nasional BI dalam memastikan ketersediaan uang Rupiah yang layak edar sekaligus meningkatkan literasi Cinta, Bangga, dan Paham Rupiah. Kegiatannya antara lain: Program Literasi CBP Rupiah; Layanan penukaran Uang Rupiah; Lomba Da'i Cilik CBP Rupiah MTsN se-Kabupaten Simalungun; Lomba Ranking 1 CBP Rupiah MTsN se-Kabupaten Simalungun; dan Bincang Rupiah Ramadan.
Sedangkan Road to FESYAR, mencakup berbagai kegiatan seperti business matching UMKM, sertifikasi halal UMKM, sertifikasi juru sembelih halal, sertifikasi rumah potong hewan dan unggas, penguatan halal value chain, pemberdayaan pesantren, serta pengembangan ketahanan pangan.
Selain kegiatan tersebut, KPw BI Pematangsiantar bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar turut menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah (GPM).
"Program ini merupakan salah satu instrumen strategis dalam menjaga stabilitas harga pangan pokok dengan menghadirkan bahan pangan berkualitas kepada masyarakat dengan harga terjangkau, sekaligus menekan inflasi pangan melalui penyediaan komoditas secara langsung dari produsen ke konsumen sehingga rantai pasok menjadi lebih efisien," terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Ahmadi menyampaikan imbauan kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa menerapkan prinsip belanja bijak serta tidak panic buying dalam setiap aktivitas konsumsi.
"Belanja bijak bukan berarti mengurangi kebutuhan pokok, melainkan mengutamakan perencanaan, pengendalian, dan pengelolaan keuangan yang sehat," katanya.
Setelah kick off dengan pemukulan Gondrang Simalungun, dilanjutkan penyerahan bantuan program ketahanan pangan, sertifikat halal, dan bantuan pengembangan pesantren. Juga penyerahan santunan kepada Panti Asuhan Putri Aisyiah.
Sebelum waktu berbuka puasa, Wesly, Ny Liswati, dan Forkopimda meninjau stand UMKM dan kegiatan penukaran uang.
Turut hadir, Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH, Dandim 0207/Simalungun Letkol Inf Gede Agus Dian Pringgana SSos MMAS MHan, Ketua Pengadilan Negeri (PN) Pematangsiantar Rinto Leony Manullang SH MH, Danyonif 122/Tombak Sakti Letkol Inf Jati Yuli Adiputra SE MM MHan, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar diwakili Aprial M Rizaldi Ginting SH, mewakili Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pematangsiantar, mewakili Kejaksaan Negeri (Kejari) Pematangsiantar, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Drs HM Ali Lubis, Badan Wakaf Indonesia Kota Pematangsiantar, mewakili Forkopimda lainnya, pimpinan perbankan, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, pimpinan OPD Pemko Pematangsiantar, dan Deputi KPw BI Pematangsiantar Rizky Reflizar. (LP)
Tak Ada Ruang bagi Premanisme dan Miras, Polres Padang Lawas Intensifkan Razia THM
kota
PTSL hingga Sertifikat Elektronik, Andar Amin Harahap Paparkan Terobosan ATR/BPN untuk Masyarakat Padangsidimpuan
kota
TIM Gabungan Satresnarkoba dan Polsek Medan Baru Gerebek Gudang Penyimpanan 5 Kg Sabu Jaringan Cina Malaysia Indonesia
kota
Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Narkoba Medan14 Sarang Narkoba Dibumihanguskan
kota
Pesan Bijak Ketua umum Serikat abang bajaj indonesia ( Serabi) Sumut Usai Terima Penghargaan Maxim Medan. Jaga Silaturahmi, Rezeki Sudah Dia
kota
Ketika Rekaman Berusia Hampir Seabad Bertemu Kembali dengan Pewaris Tradisinya
kota
MedanSetelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Champ
Sport
sumut24.co TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat
News
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah The 5th IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle University Networ
kota
sumut24.co Tapanuli Selatan, Pemerintah terus mendorong percepatan penyelesaian Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Batang Toru seb
News