Kamis, 23 April 2026

Tangan Baja Berhati Sutra: Kisah Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel Terjang Banjir Demi Senyum Ibu Ningsih

Administrator - Senin, 02 Maret 2026 19:36 WIB
Tangan Baja Berhati Sutra: Kisah Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel Terjang Banjir Demi Senyum Ibu Ningsih
Istimewa
Baca Juga:

Tapsel | Sumut24.co

Di bawah sengatan sang surya yang membakar kulit dan di tengah kepungan arus air yang tak bersahabat, sebuah potret kemanusiaan yang maha dahsyat terukir indah di Kelurahan Sangkunur.

Hari ini, Senin (02/03/2026), semesta menjadi saksi bisu betapa seragam loreng bukan sekadar pakaian dinas, melainkan simbol pengabdian tanpa batas.

Ibu Ningsih, seorang pejuang keluarga, tertunduk lesu saat melihat akses jalannya di Lingkungan II Pasir Bidang tertutup oleh genangan air yang meluap. Motor tuanya, yang menjadi tumpuan harapan untuk mencari nafkah, seolah tak berdaya menghadapi takdir alam. Napasnya terengah, ragu menyelimuti hati, Mampukah ia menembus jeratan air ini?

Namun, di tengah keputusasaan itu, muncullah sosok "Malaikat Penjaga" berseragam TNI. Ia adalah Praka Roni Situmorang, personil Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/Tapsel. Tanpa aba-aba, tanpa ragu sedikit pun akan seragamnya yang bakal kotor, Praka Roni langsung terjun membelah air.

Dengan otot kawat dan tulang besi yang ia miliki, Praka Roni meletakkan kedua tangannya pada besi motor Ibu Ningsih. Setiap jengkal dorongannya bukan sekadar memindahkan beban, melainkan simbol bahwa TNI hadir sebagai nafas bagi rakyatnya. Air yang keruh dan jalan yang licin seolah tak berarti di hadapan semangat juangnya.

"Jangan takut, Bu. Ada kami di sini. Ibu tidak berjalan sendirian," tutur Praka Roni dengan sorot mata yang penuh ketulusan, meski peluh mulai membanjiri keningnya.

Ibu Ningsih hanya bisa terdiam haru. Matanya berkaca-kaca melihat ketangguhan sang prajurit yang begitu tulus membantunya menyeberangi rintangan alam tersebut.

Di atas motor yang didorong kuat itu, terselip doa-doa syukur untuk keselamatan para prajurit Kodim 0212/Tapsel.

Aksi heroik Praka Roni Situmorang ini menjadi bukti otentik bahwa kemanunggalan TNI dan Rakyat di wilayah Angkola Sangkunur bukan sekadar slogan di atas kertas. TMMD Ke-127 bukan hanya tentang semen dan batu, tapi tentang membangun jembatan kasih sayang antara prajurit dan warga.

Sejarah akan mencatat, bahwa di sebuah jalan terpencil di Tapanuli Selatan, seorang prajurit telah memberikan seluruh jiwanya untuk memastikan langkah seorang ibu tidak terhenti oleh keadaan.

Praka Roni telah membuktikan bahwa pengabdian paling tinggi adalah ketika tangan kita mampu meringankan beban sesama di saat mereka hampir menyerah.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
Dari Jalan Desa hingga Harapan Baru, TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Berakhir, Dandim: Bersama Warga Kami Percepat Pembangunan Desa
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Ditutup, TNI dan Masyarakat Bersinergi Bangun Desa di Angkola Sangkunur
Sebulan Berjuang Bersama Rakyat, Warga Angkola Sangkunur Sambut Penutupan TMMD ke-127 Kodim 0212/TS dengan Rasa Syukur
Air Mata Pecah di Simataniari! TMMD ke-127 Tinggalkan Jejak Pengabdian TNI yang Tak Akan Dilupakan Rakyat, Dandim 0212/TS: Sudah Rampung 100 persen
komentar
beritaTerbaru