Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Baca Juga:
- Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
- Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
- Dari Jalan Desa hingga Harapan Baru, TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Berakhir, Dandim: Bersama Warga Kami Percepat Pembangunan Desa
Tapsel | Sumut24.co
Sebuah pemandangan yang menggetarkan sukma tersaji di sela-sela riuhnya Pasar Simataniari, Kelurahan Sangkunur, Rabu (25/02/2026).
Bukan tentang deru mesin alat berat atau kokohnya semen yang mengering, melainkan tentang jejak langkah seorang ksatria bangsa, Pratu Aldiansyah Harahap, personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS, yang meluruhkan ego seragamnya demi sebuah pengabdian kemanusiaan yang paling murni.
Dengan peluh yang bercucuran membasahi seragam loreng kebanggaannya seragam yang biasanya berdiri tegak menantang badai Pratu Aldiansyah tampak merunduk takzim di hadapan tumpukan bawang dan cabai. Tak ada jarak, tak ada sekat.
Di tengah hiruk-pikuk pasar, jemari yang terbiasa menggenggam senjata itu kini dengan penuh ketelitian memilih bahan-bahan dapur terbaik.
Ini bukan sekadar belanja biasa. Setiap butir bawang merah yang ia pilih adalah representasi dari kasih sayang seorang prajurit kepada warga yang sudah dianggapnya sebagai orang tua sendiri.
Ia sedang merajut rasa, menyiapkan amunisi gizi untuk hidangan berbuka puasa yang akan menyatukan hati di Kelurahan Sangkunur.
"Biarlah peluh ini jatuh ke bumi Tapanuli Selatan, asalkan senyum kebahagiaan merekah di wajah warga saat bedug maghrib bertalu nanti," seolah menjadi mantra yang terucap dari sorot matanya yang tajam namun teduh.
Kehadiran Pratu Aldiansyah di pasar tersebut laksana oase di tengah padang pasir. Ia membuktikan bahwa roh TMMD ke-127 Kodim 0212/TS bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pembangunan jiwa.
Ia turun ke akar rumput, menyentuh tanah, dan membaur dengan nafas rakyat demi memastikan dapur-dapur di rumah asuh tetap mengepulkan aroma persaudaraan.
Masyarakat yang melihatnya pun tertegun. Seorang prajurit muda, dengan gagahnya, tidak segan berjongkok di atas tikar pedagang, berdiskusi tentang harga cabai seolah ia sedang menyusun strategi perang melawan kelaparan.
Inilah kemanunggalan TNI yang sesungguhnya sebuah simfoni cinta yang dimainkan di atas altar Pasar Simataniari.
Hari itu, Rabu yang bersejarah di Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencatat sebuah kisah emas.
Bahwa di tangan dingin Pratu Aldiansyah Harahap, bahan-bahan dapur sederhana itu akan berubah menjadi hidangan surgawi yang penuh berkah, menghangatkan jiwa-jiwa yang haus akan kebersamaan di bulan yang suci ini.zal
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah,
kota
Gerak Cepat! Laporan Call Center 110 Ditindak, Terduga Pelaku Pencurian Diamankan Polres Padangsidimpuan
kota
Gerak Cepat Resmob Padangsidimpuan, Sindikat Curanmor di Padangsidimpuan Berhasil Dibekuk
kota
PKK Sumut Turun ke Paluta, Program Keluarga Sejahtera Digeber Jelang Indonesia Emas 2045
kota
Curanmor Dini Hari Terungkap Kilat! Dua Pelaku Pencurian HP di Batangtoru Ditangkap Polres Tapsel Tanpa Perlawanan
kota
Sigap! Polres Tapsel Amankan TKP Kebakaran di Sayurmatinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta
kota
MEDAN Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, kembali dipercaya memimpin partai untuk periode terbaru
kota
Begal Adalah Fenomena Nyata Bukan Mitos, TNI AL Turun Tangan. Bukan Intervensi.
kota
Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG
kota