Jumat, 24 April 2026

Bawang, Cabai, dan Kebersamaan: Cerita Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS yang Menghangatkan Ramadan di Angkola Sangkunur

Administrator - Rabu, 25 Februari 2026 22:29 WIB
Bawang, Cabai, dan Kebersamaan: Cerita Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS yang Menghangatkan Ramadan di Angkola Sangkunur
Istimewa
Baca Juga:

Tapsel | Sumut24.co

Sebuah pemandangan yang menggetarkan sukma tersaji di sela-sela riuhnya Pasar Simataniari, Kelurahan Sangkunur, Rabu (25/02/2026).

Bukan tentang deru mesin alat berat atau kokohnya semen yang mengering, melainkan tentang jejak langkah seorang ksatria bangsa, Pratu Aldiansyah Harahap, personel Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS, yang meluruhkan ego seragamnya demi sebuah pengabdian kemanusiaan yang paling murni.

Dengan peluh yang bercucuran membasahi seragam loreng kebanggaannya seragam yang biasanya berdiri tegak menantang badai Pratu Aldiansyah tampak merunduk takzim di hadapan tumpukan bawang dan cabai. Tak ada jarak, tak ada sekat.

Di tengah hiruk-pikuk pasar, jemari yang terbiasa menggenggam senjata itu kini dengan penuh ketelitian memilih bahan-bahan dapur terbaik.

Ini bukan sekadar belanja biasa. Setiap butir bawang merah yang ia pilih adalah representasi dari kasih sayang seorang prajurit kepada warga yang sudah dianggapnya sebagai orang tua sendiri.

Ia sedang merajut rasa, menyiapkan amunisi gizi untuk hidangan berbuka puasa yang akan menyatukan hati di Kelurahan Sangkunur.

"Biarlah peluh ini jatuh ke bumi Tapanuli Selatan, asalkan senyum kebahagiaan merekah di wajah warga saat bedug maghrib bertalu nanti," seolah menjadi mantra yang terucap dari sorot matanya yang tajam namun teduh.

Kehadiran Pratu Aldiansyah di pasar tersebut laksana oase di tengah padang pasir. Ia membuktikan bahwa roh TMMD ke-127 Kodim 0212/TS bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan pembangunan jiwa.

Ia turun ke akar rumput, menyentuh tanah, dan membaur dengan nafas rakyat demi memastikan dapur-dapur di rumah asuh tetap mengepulkan aroma persaudaraan.

Masyarakat yang melihatnya pun tertegun. Seorang prajurit muda, dengan gagahnya, tidak segan berjongkok di atas tikar pedagang, berdiskusi tentang harga cabai seolah ia sedang menyusun strategi perang melawan kelaparan.

Inilah kemanunggalan TNI yang sesungguhnya sebuah simfoni cinta yang dimainkan di atas altar Pasar Simataniari.

Hari itu, Rabu yang bersejarah di Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan kembali mencatat sebuah kisah emas.

Bahwa di tangan dingin Pratu Aldiansyah Harahap, bahan-bahan dapur sederhana itu akan berubah menjadi hidangan surgawi yang penuh berkah, menghangatkan jiwa-jiwa yang haus akan kebersamaan di bulan yang suci ini.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
Dari Jalan Desa hingga Harapan Baru, TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Berakhir, Dandim: Bersama Warga Kami Percepat Pembangunan Desa
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Ditutup, TNI dan Masyarakat Bersinergi Bangun Desa di Angkola Sangkunur
Sebulan Berjuang Bersama Rakyat, Warga Angkola Sangkunur Sambut Penutupan TMMD ke-127 Kodim 0212/TS dengan Rasa Syukur
Air Mata Pecah di Simataniari! TMMD ke-127 Tinggalkan Jejak Pengabdian TNI yang Tak Akan Dilupakan Rakyat, Dandim 0212/TS: Sudah Rampung 100 persen
komentar
beritaTerbaru