Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Baca Juga:
- Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
- Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
- Dari Jalan Desa hingga Harapan Baru, TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Berakhir, Dandim: Bersama Warga Kami Percepat Pembangunan Desa
Di bawah pendar lampu Masjid Nurul Huda, Kelurahan Sangkunur, suasana Selasa malam (24/02/2026) terasa begitu khidmat. Di sela-sela keletihan fisik membangun infrastruktur desa, tampak pemandangan yang menyejukkan hati.
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/TS, salah satunya Praka Harmen Sitanggang, terlihat bahu-membahu dalam shaf salat, bersujud bersama warga melaksanakan ibadah salat Tarawih.
Momen ini bukan sekadar rutinitas ibadah di bulan suci. Bagi masyarakat Kecamatan Angkola Sangkunur, kehadiran para prajurit di masjid tersebut adalah simbol nyata bahwa TNI tidak hanya hadir untuk membangun jalan atau jembatan, tetapi juga membangun ikatan spiritual dan emosional yang mendalam dengan rakyat.
Mengenakan pakaian dinas loreng yang bersanding dengan sarung warna-warni khas warga lokal, Praka Harmen dan rekan-rekannya melebur tanpa sekat. Saat dahi menyentuh sajadah, status sebagai komandan atau prajurit luruh, berganti menjadi hamba yang sama-sama memohon keberkahan untuk negeri.
"Lelah kami seharian bekerja di lapangan seolah hilang saat mendengar lantunan ayat suci dan bersujud bersama warga. Di sini kami merasa memiliki keluarga baru," ujar salah satu rekan Praka Harmen dengan nada rendah penuh syukur.
Program TMMD Ke-127 memang menargetkan pembangunan fisik di Kabupaten Tapanuli Selatan, namun sisi Religiusitas dan Humanitas tetap menjadi fondasi utama.
Kehadiran Satgas di Masjid Nurul Huda membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat terpelihara bukan melalui instruksi, melainkan melalui interaksi tulus dalam sujud-sujud panjang di malam Ramadan.
Warga setempat pun merasa haru. Kehadiran para prajurit memberikan rasa aman sekaligus semangat baru dalam beribadah. Masjid yang biasanya hanya diisi oleh warga lokal, kini terasa lebih hidup dengan kehadiran "saudara berbaju loreng" yang ramah dan rendah hati.
Malam itu, di Angkola Sangkunur, sejarah mencatat bahwa pengabdian paling tulus adalah ketika tangan yang kasar karena bekerja, diangkat ke langit untuk mendoakan kesejahteraan bersama.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah,
kota
Gerak Cepat! Laporan Call Center 110 Ditindak, Terduga Pelaku Pencurian Diamankan Polres Padangsidimpuan
kota
Gerak Cepat Resmob Padangsidimpuan, Sindikat Curanmor di Padangsidimpuan Berhasil Dibekuk
kota
PKK Sumut Turun ke Paluta, Program Keluarga Sejahtera Digeber Jelang Indonesia Emas 2045
kota
Curanmor Dini Hari Terungkap Kilat! Dua Pelaku Pencurian HP di Batangtoru Ditangkap Polres Tapsel Tanpa Perlawanan
kota
Sigap! Polres Tapsel Amankan TKP Kebakaran di Sayurmatinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta
kota
MEDAN Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, kembali dipercaya memimpin partai untuk periode terbaru
kota
Begal Adalah Fenomena Nyata Bukan Mitos, TNI AL Turun Tangan. Bukan Intervensi.
kota
Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG
kota