Jumat, 24 April 2026

Dahi Menyentuh Sajadah: Cerita Haru Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/TS di Masjid Nurul Huda, Sangkunur

Administrator - Selasa, 24 Februari 2026 21:24 WIB
Dahi Menyentuh Sajadah: Cerita Haru Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/TS di Masjid Nurul Huda, Sangkunur
Istimewa

Tapsel | Sumut24.co

Baca Juga:

Di bawah pendar lampu Masjid Nurul Huda, Kelurahan Sangkunur, suasana Selasa malam (24/02/2026) terasa begitu khidmat. Di sela-sela keletihan fisik membangun infrastruktur desa, tampak pemandangan yang menyejukkan hati.

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/TS, salah satunya Praka Harmen Sitanggang, terlihat bahu-membahu dalam shaf salat, bersujud bersama warga melaksanakan ibadah salat Tarawih.

Momen ini bukan sekadar rutinitas ibadah di bulan suci. Bagi masyarakat Kecamatan Angkola Sangkunur, kehadiran para prajurit di masjid tersebut adalah simbol nyata bahwa TNI tidak hanya hadir untuk membangun jalan atau jembatan, tetapi juga membangun ikatan spiritual dan emosional yang mendalam dengan rakyat.

Mengenakan pakaian dinas loreng yang bersanding dengan sarung warna-warni khas warga lokal, Praka Harmen dan rekan-rekannya melebur tanpa sekat. Saat dahi menyentuh sajadah, status sebagai komandan atau prajurit luruh, berganti menjadi hamba yang sama-sama memohon keberkahan untuk negeri.

"Lelah kami seharian bekerja di lapangan seolah hilang saat mendengar lantunan ayat suci dan bersujud bersama warga. Di sini kami merasa memiliki keluarga baru," ujar salah satu rekan Praka Harmen dengan nada rendah penuh syukur.

Program TMMD Ke-127 memang menargetkan pembangunan fisik di Kabupaten Tapanuli Selatan, namun sisi Religiusitas dan Humanitas tetap menjadi fondasi utama.

Kehadiran Satgas di Masjid Nurul Huda membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat terpelihara bukan melalui instruksi, melainkan melalui interaksi tulus dalam sujud-sujud panjang di malam Ramadan.

Warga setempat pun merasa haru. Kehadiran para prajurit memberikan rasa aman sekaligus semangat baru dalam beribadah. Masjid yang biasanya hanya diisi oleh warga lokal, kini terasa lebih hidup dengan kehadiran "saudara berbaju loreng" yang ramah dan rendah hati.

Malam itu, di Angkola Sangkunur, sejarah mencatat bahwa pengabdian paling tulus adalah ketika tangan yang kasar karena bekerja, diangkat ke langit untuk mendoakan kesejahteraan bersama.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
Dari Jalan Desa hingga Harapan Baru, TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Berakhir, Dandim: Bersama Warga Kami Percepat Pembangunan Desa
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Resmi Ditutup, TNI dan Masyarakat Bersinergi Bangun Desa di Angkola Sangkunur
Sebulan Berjuang Bersama Rakyat, Warga Angkola Sangkunur Sambut Penutupan TMMD ke-127 Kodim 0212/TS dengan Rasa Syukur
Air Mata Pecah di Simataniari! TMMD ke-127 Tinggalkan Jejak Pengabdian TNI yang Tak Akan Dilupakan Rakyat, Dandim 0212/TS: Sudah Rampung 100 persen
komentar
beritaTerbaru