8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Baca Juga:
- Perang Belum Usai! Kabag Ops Polres Palas Minta Satgas Sikat Jaringan Narkoba Sampai Tuntas
- Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
- Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
Di bawah pendar lampu Masjid Nurul Huda, Kelurahan Sangkunur, suasana Selasa malam (24/02/2026) terasa begitu khidmat. Di sela-sela keletihan fisik membangun infrastruktur desa, tampak pemandangan yang menyejukkan hati.
Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/TS, salah satunya Praka Harmen Sitanggang, terlihat bahu-membahu dalam shaf salat, bersujud bersama warga melaksanakan ibadah salat Tarawih.
Momen ini bukan sekadar rutinitas ibadah di bulan suci. Bagi masyarakat Kecamatan Angkola Sangkunur, kehadiran para prajurit di masjid tersebut adalah simbol nyata bahwa TNI tidak hanya hadir untuk membangun jalan atau jembatan, tetapi juga membangun ikatan spiritual dan emosional yang mendalam dengan rakyat.
Mengenakan pakaian dinas loreng yang bersanding dengan sarung warna-warni khas warga lokal, Praka Harmen dan rekan-rekannya melebur tanpa sekat. Saat dahi menyentuh sajadah, status sebagai komandan atau prajurit luruh, berganti menjadi hamba yang sama-sama memohon keberkahan untuk negeri.
"Lelah kami seharian bekerja di lapangan seolah hilang saat mendengar lantunan ayat suci dan bersujud bersama warga. Di sini kami merasa memiliki keluarga baru," ujar salah satu rekan Praka Harmen dengan nada rendah penuh syukur.
Program TMMD Ke-127 memang menargetkan pembangunan fisik di Kabupaten Tapanuli Selatan, namun sisi Religiusitas dan Humanitas tetap menjadi fondasi utama.
Kehadiran Satgas di Masjid Nurul Huda membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat terpelihara bukan melalui instruksi, melainkan melalui interaksi tulus dalam sujud-sujud panjang di malam Ramadan.
Warga setempat pun merasa haru. Kehadiran para prajurit memberikan rasa aman sekaligus semangat baru dalam beribadah. Masjid yang biasanya hanya diisi oleh warga lokal, kini terasa lebih hidup dengan kehadiran "saudara berbaju loreng" yang ramah dan rendah hati.
Malam itu, di Angkola Sangkunur, sejarah mencatat bahwa pengabdian paling tulus adalah ketika tangan yang kasar karena bekerja, diangkat ke langit untuk mendoakan kesejahteraan bersama.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
kota
Brimob Polda Sumut All Out Amankan Piala AFF U19 ASEAN Toba 2026
kota
Polda Sumut Bongkar Live TikTok Bermuatan Pornografi, Host Raup Rp5 Juta per Hari
kota
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport