GMP Sumut Soroti Penanganan Dua LP dalam Sengketa CV Rezeki Baru: Mengapa Satu Naik Penyidikan, Lainnya Dipertanyakan?
GMP Sumut Soroti Penanganan Dua LP dalam Sengketa CV Rezeki Baru Mengapa Satu Naik Penyidikan, Lainnya Dipertanyakan?
News
Baca Juga:
TAPTENG — Jembatan Armco yang baru selesai dibangun oleh TNI Angkatan Darat (TNI-AD) di Desa Bair, Kecamatan Tapian Nauli, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), dilaporkan roboh akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut, Rabu (11/2/2026) sekitar pukul 20.20 WIB.
Peristiwa tersebut disampaikan langsung oleh Babinsa 05/Kolang, Serda Armin Simanjuntak, Kamis (12/2/2026).
Menurut Armin, hujan deras yang mengguyur kawasan hulu sungai menyebabkan debit air meningkat drastis hingga memicu banjir besar. Kondisi itu membuat struktur jembatan tidak mampu menahan tekanan arus air yang sangat kuat.
"Jembatan Armco ini merupakan akses penghubung vital menuju Desa Bair. Robohnya jembatan sangat berdampak terhadap aktivitas dan mobilitas masyarakat setempat," ujarnya.
Badan Jembatan Hilang Terbawa Arus
Berdasarkan pantauan di lapangan, badan jembatan Armco dilaporkan hilang terbawa arus deras, sementara plat Armco masih berada di posisi semula.
Selain itu, ditemukan tumpukan potongan kayu besar yang terbawa banjir dari kawasan pegunungan hulu dan menumpuk di sekitar jembatan, sehingga memperparah kerusakan konstruksi.
"Penyebab sementara robohnya jembatan diduga akibat hantaman batu-batu besar yang terbawa aliran sungai," kata Armin.
Ia juga menegaskan bahwa penyumbatan gorong-gorong akibat tumpukan kayu menjadi faktor utama yang meningkatkan tekanan terhadap bangunan jembatan.
"Tumpukan kayu menyebabkan aliran air tersumbat dan meningkatkan tekanan terhadap konstruksi jembatan, sehingga struktur tidak mampu menahan beban berlebih," jelasnya.
Kodim 0211/TT Lakukan Pemantauan dan Koordinasi
Menanggapi kejadian tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0211/TT, Letkol Inf Bayu Hanuranto Wicaksono, mengatakan pihaknya masih terus melakukan pemantauan langsung di lokasi.
Dalam waktu dekat, Kodim akan berkoordinasi dengan Satgas Penanggulangan Bencana guna percepatan penanganan serta pemulihan akses transportasi warga.
"Kami terus memantau kondisi di lapangan untuk segera melakukan penanganan dan pemulihan akses transportasi masyarakat," ujarnya.
Bayu menambahkan, tim Satgas saat ini masih berada di lokasi untuk melakukan assessment serta penanganan awal.
"Kami mengimbau masyarakat agar berhati-hati melintasi lokasi jembatan dan tetap mengikuti arahan dari petugas yang berwenang di lapangan," tutupnya.
GMP Sumut Soroti Penanganan Dua LP dalam Sengketa CV Rezeki Baru Mengapa Satu Naik Penyidikan, Lainnya Dipertanyakan?
News
Berani mengedarkan Sabu, ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang
kota
Kapolrestabes Medan dan Dirintel Polda Sumut Silaturahmi ke Ketum PB Pendawa Indonesia
kota
sumut24.co JAKARTA, Suasana politik nasional yang semakin menghangat di akhir Agustus 2026 menjadi latar berlangsungnya agenda penting Seri
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan secara resmi membuka Program Pemagangan Nasional Tahun 2026 sekaligus Pelatihan Pen
News
sumut24.co ASAHAN, Anggaran negara yang seharusnya mengalir untuk mewujudkan ketahanan pangan justru berhenti di tangan oknum. Program reha
News
BRI BO Sibuhuan Berikan Suprise ke PN Sibuhuan di Momen HUT ke 81 Mahkamah Agung RI
kota
BRI BO Sibuhuan Dukung Kegiatan Festival Budaya Daerah
kota
81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Berkontribusi Nyata Untuk Negeri
kota
Bisnis Kecantikan dan Kebugaran Makin Menjanjikan, Bamsoet Apresiasi Kehadiran "Sang Dewi Salon & Spa" Sebagai Penggerak Ekonomi Kelas Menen
kota