Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Baca Juga:
Sawah yang membentang luas di Desa Simataniari pada Jumat itu seakan menjadi saksi lahirnya gelombang semangat baru. Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapanuli Selatan (TS) turun langsung ke lumpur, menanam harapan demi harapan dalam bentuk bibit padi, seolah menancapkan tonggak ketahanan pangan dari jantung desa, Jumat, (13/02/2026).
Di bawah langit biru yang membakar semangat, deretan personel TNI berdiri tegap di tengah hamparan sawah. Lumpur tak lagi sekadar tanah basah, melainkan simbol perjuangan. Setiap langkah yang mereka pijakkan terasa seperti dentuman komitmen untuk membangun negeri dari akar rumput.
Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik tambahan TMMD ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang mengusung ketahanan pangan sebagai prioritas utama. Bukan sekadar seremoni, penanaman padi ini menjadi deklarasi bahwa desa adalah benteng pertama dalam menjaga kedaulatan pangan bangsa.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Lettu Inf Marahotma Nasution, Bapak Nur Said selaku KCD, Bapak Ade Chandra dari penyuluhan, Brigpol Wendi Pramono SH selaku Bhabinkamtibmas, Bapak Mahmudin Sihombing dari penyuluhan, serta masyarakat Desa Simataniari yang menyatu dalam semangat gotong royong.
Lettu Inf Marahotma Nasution menegaskan bahwa TMMD bukan hanya tentang membangun jalan atau fasilitas fisik, melainkan membangun masa depan. "Setiap bibit yang ditanam hari ini adalah janji untuk panen kesejahteraan esok hari," ungkapnya penuh optimisme.
Para penyuluh pertanian pun hadir bak kompas penunjuk arah, memberikan panduan teknis agar setiap benih tumbuh menjadi padi yang kokoh dan berlimpah. Sinergi antara TNI, kepolisian, penyuluh, dan warga menciptakan pemandangan luar biasa—barisan seragam loreng berdampingan dengan petani desa, menyatu tanpa sekat.
Brigpol Wendi Pramono SH turut memastikan suasana tetap aman dan kondusif, memperlihatkan bahwa keamanan dan pembangunan berjalan seiring sejalan.
Bagi masyarakat Desa Simataniari, momen ini bukan sekadar aktivitas tanam padi. Ini adalah suntikan semangat, dorongan moral, dan bukti nyata bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Sawah yang sebelumnya sunyi kini bergema oleh tawa, semangat, dan keyakinan bahwa hasil panen nanti akan menjadi simbol keberhasilan bersama.
Melalui TMMD ke-127, Kodim 0212/TS seolah menegaskan satu pesan besar: membangun negeri tak selalu dimulai dari gedung-gedung tinggi, tetapi dari lumpur sawah yang dikelola dengan hati. Dan dari Desa Simataniari, harapan itu kini tumbuh, setinggi bulir padi yang kelak menguning di bawah matahari.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sidang Perdana Kasus Satelit Kemhan, Tiga Terdakwa Didakwa Korupsi Proyek USD 29,9 Juta
kota
Petani Minta Polda Sumut Tangkap Mafia Bawang Ilegal
kota
Kabur Antar Provinsi, Pelaku Pembobolan Toko Akhirnya Ditangkap Polres Padang Lawas
kota
Polisi Turun Langsung ke Desa! Bhabinkamtibmas Polsek Barumun Tengah Ajak Warga Pasar Binanga Jaga Kamtibmas
kota
sumut24.co JakartaPT Blue Bird Tbk (BIRD) mencatatkan pencapaian finansial tertinggi sejak era disrupsi teknologi pada tahun buku 2025. Pe
Ekbis
Perusakan Kantor PWI Babel Bukan Kriminal Biasa, Forum Pemred MSI Ada Indikasi Teror
kota
MEDAN Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menerima Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pertambangan sebesar Rp 4,5
News
Dewan Pers Uji Publik Rancangan Dana Jurnalisme, Perkuat Ekosistem Media
kota
MedanPelaksanaan sidang vonis dugaan kasus korupsi dana desa untuk pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo , pada Rabu (1/4/2026) m
kota
Halal Bihalal JMSI Tabagsel Bersama Ketua Gerindra Padangsidimpuan,Rusydi Nasution Perkuat Wadah Media Lokal Yang Profesional
kota