Breaking News, Bupati Cilacap Kena OTT KPK
Breaking News, Bupati Cilacap Kena OTT KPK
kota
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Kepolisian Resor (Polres) Padangsidimpuan kembali menerapkan pendekatan Restorative Justice dalam penanganan perkara pidana. Kali ini, mediasi dilakukan terhadap kasus dugaan penganiayaan yang terjadi di wilayah Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, dan berakhir dengan kesepakatan damai dari kedua belah pihak.
Proses mediasi tersebut digelar di Ruang Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Padangsidimpuan pada Minggu malam, 24 Januari 2026, mulai pukul 23.00 WIB hingga 24.00 WIB.
Kasus ini berawal dari laporan seorang warga bernama Maruba Situmorang (41), wiraswasta, yang mengaku menjadi korban penganiayaan oleh Hendra (26), juga seorang wiraswasta. Peristiwa itu terjadi pada Jumat malam, 23 Januari 2026 sekitar pukul 22.00 WIB, di sekitar Jalan Bakti Abri II, Kelurahan Padang Matinggi.
Berdasarkan keterangan pelapor, insiden bermula saat korban dan terlapor berada di lokasi yang sama. Keduanya terlibat cekcok hingga berujung pemukulan. Terlapor diduga memukul wajah korban sebanyak tiga kali, menyebabkan luka lebam di bagian muka korban. Merasa dirugikan, korban kemudian melapor ke Polres Padangsidimpuan.
Namun, setelah memberikan keterangan kepada petugas SPKT, pelapor secara sukarela menyatakan keinginan untuk menyelesaikan permasalahan tersebut melalui jalur mediasi. Menindaklanjuti hal itu, petugas SPKT bersama Unit III Satreskrim segera menghubungi terlapor dan mengundangnya ke Polres Padangsidimpuan.
Mediasi pun berlangsung kondusif dan dihadiri oleh petugas pelaksana, yakni IPDA M. Fitri, S.H., piket SPKT, serta personel Unit III Satreskrim. Dalam proses tersebut, kedua pihak sepakat menyelesaikan masalah secara kekeluargaan dan saling memaafkan.
Kesepakatan damai kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bersama, yang berisi komitmen untuk tidak mengulangi perbuatan serupa dan tidak saling menuntut di kemudian hari.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa penerapan Restorative Justice merupakan bagian dari upaya Polri dalam menghadirkan keadilan yang lebih humanis di tengah masyarakat.
"Restorative Justice kami kedepankan untuk perkara-perkara tertentu, terutama yang memungkinkan diselesaikan secara damai tanpa menghilangkan rasa keadilan. Selama ada kesepakatan kedua belah pihak dan tidak ada paksaan, kami akan memfasilitasi penyelesaian secara kekeluargaan," ujar AKBP Wira Prayatna.
Ia juga menambahkan bahwa pendekatan ini diharapkan mampu menjaga kondusivitas kamtibmas serta memperkuat hubungan sosial di lingkungan masyarakat.
Selama seluruh rangkaian kegiatan mediasi berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif.zal
Breaking News, Bupati Cilacap Kena OTT KPK
kota
Medan Garda.idWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik Wandro Abadi Agnellus Malau sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Pen
News
PKC PMII dan IKA PMII Sumut Gelar Diskusi Publik dan Buka Puasa Bersama, Bahas Efektivitas Program MBG
kota
Permudah Pengunjung Bersedekah, Plaza Medan Fair Hadirkan Gerai Zakat Selama RamadanMedansumut24.co Kehadiran gerai zakat Dompet Dhuafa Was
News
IKAFEB USU Gelar Seminar Nasional Leadership Insight Connection di MedanMedansumut24.co Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Univers
News
Medan, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan empat Pejabat Tinggi Pratama di lingkungan Pemer
News
sumut24.co BATUBARA, Suasana Ramadan di Desa Parhutaan Silau, Kecamatan Pulau Bandring, Kabupaten Asahan, terasa lebih hangat.Soalnya, mana
News
Medan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara, Farianda Putra Sinik, mengapresiasi kegiatan buka puasa bersama yang dige
News
Antisipasi Gerakan Radikal Pasca Lebaran Idul Fitri 1447 H.
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) berhasil melakukan pengoperasian (energiz
kota