Selasa, 27 Januari 2026

Sejuta Salawat di Hutagodang Muda, Bupati Saipullah Serukan Kebersamaan Bangun Madina

Administrator - Jumat, 23 Januari 2026 19:17 WIB
Sejuta Salawat di Hutagodang Muda, Bupati Saipullah Serukan Kebersamaan Bangun Madina
Istimewa
Baca Juga:


Madina | Sumut24.co -

Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menghadiri kegiatan Sejuta Salawat yang digelar di Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu, Kamis (22/1/2026). Kegiatan keagamaan tersebut menjadi wadah doa bersama masyarakat untuk keberkahan daerah serta kelancaran jalannya pemerintahan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Saipullah menyampaikan bahwa setiap jemaah yang hadir memiliki niat dan harapan yang beragam. Mulai dari memohon kelancaran usaha, mendapatkan pasangan hidup yang baik, hingga berharap keberhasilan dalam pendidikan.

Ia menjelaskan bahwa keikutsertaannya dalam majelis salawat tersebut dilandasi niat untuk meminta petunjuk dan kekuatan dari Allah Swt. "Saya mengikuti Sejuta Salawat ini untuk memohon bimbingan agar dapat menjalankan amanah sebagai kepala daerah dengan sebaik-baiknya. Saya berharap Mandailing Natal selalu berada dalam kondisi aman, damai, dan terus berkembang, serta Indonesia melangkah menuju kemajuan," ujar Saipullah.

Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Sejuta Salawat memiliki peran penting dalam memperkuat spiritualitas dan kebersamaan masyarakat. Ia berharap majelis zikir dan pengajian dapat terus digelar secara berkelanjutan di berbagai wilayah Madina.

Bupati Saipullah juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Ia menekankan bahwa pembangunan Mandailing Natal membutuhkan kebersamaan dan kerja sama dari semua pihak. "Pemerintah dan masyarakat harus saling bergandengan tangan agar Madina mampu mengejar ketertinggalan dan tumbuh sejajar dengan daerah lain," katanya.

Dalam sambutannya, Saipullah turut menyinggung musibah banjir yang baru-baru ini melanda sejumlah wilayah di Mandailing Natal. Ia menyampaikan rasa syukur karena bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, meskipun berdampak pada kerusakan di berbagai daerah.

"Pemerintah daerah telah melakukan pendataan di seluruh desa terdampak. Kerusakan yang tercatat meliputi rumah warga, perabot rumah tangga, serta harta benda lainnya. Data sementara menunjukkan sekitar 2.400 rumah mengalami kerusakan dengan kategori ringan, sedang, hingga berat," jelasnya.

Lebih lanjut, Bupati Saipullah menyebutkan bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menginstruksikan penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir. Bantuan perbaikan rumah tersebut masing-masing sebesar Rp15 juta untuk kerusakan ringan, Rp30 juta untuk kerusakan sedang, dan Rp60 juta bagi rumah yang mengalami kerusakan berat.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan sebanyak tujuh desa untuk direlokasi. Usulan tersebut didasarkan pada pertimbangan keselamatan, mengingat wilayah tersebut dinilai tidak lagi aman untuk dihuni akibat bencana banjir yang terjadi secara berulang setiap tahun.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Buka Muscab IV IBI Madina, Bupati Saipullah Soroti Peran Bidan Cegah Stunting
Bupati Saipullah Nasution Apresiasi Kepedulian PT SMM terhadap Warga Madina Terdampak Banjir
Bupati Saipullah Resmikan Jalan Alternatif Banjar Malayu Pasca Putus Total, Buka Jalan Alternatif 2,3 Km
Peringati Isra Miraj 1447 H, Ketua DPRD Madina Ajak Masyarakat Jadikan Salat Fondasi Hidup
Narkoba, Tambang Ilegal, dan Ancaman Anak, PR Berat Kapolres Madina Baru
AKBP Bagus Priandy Resmi Jabat Kapolres Madina, Bawa Pengalaman Kortastipidkor
komentar
beritaTerbaru