PLN Peduli Bekali Guru Dan Siswa SMK Di Medan Keterampilan Konversi Motor Listrik
sumut24.co MEDAN, Keterampilan konversi motor listrik membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan inovasi, memasuki dunia kerja,
kota
Baca Juga:
- Bupati Asahan Lantik Pengurus Forum CSR Periode 2026–2031: Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Demi Kesejahteraan Rakyat
- Tinggalkan Cara Lama, Bupati Madina Andalkan Teknologi Modern Kejar Panen 11 Ton Padi
- Bupati Saipullah Nasution Kucurkan 20 Ribu Bibit Kakao untuk Petani Madina, Ekonomi Warga Jadi Target
LUBUK PAKAM - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bhineka Perkasa Jaya harus kembali pada tujuan awal pendiriannya, yakni mengelola dan membangun perumahan subsidi bagi masyarakat.
BUMD Bhineka Perkasa Jaya yang dibentuk pada masa kepemimpinan Bupati, H Ashari Tambunan, memiliki aktivitas atau fokus utama (core bisnis), pada pengembangan perumahan rakyat di atas lahan-lahan eks Hak Guna Usaha (HGU), khususnya kawasan PTPN I.
"Sejak awal, core business BUMD ini bukan mengelola kolam renang, gedung conventional hall atau usaha kuliner. Itu hanya usaha sampingan. Fokus utamanya adalah perumahan subsidi," ujar Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan saat memimpin rapat bersama jajaran direksi dan komisaris BUMD PT Bhineka Perkasa Jaya di kawasan Kolam Renang Deli Serdang, Lubuk Pakam, Selasa (13/1/2026).
Selama ini, arah pengelolaan perusahaan daerah tersebut menyimpang dari tujuan awal, karena lebih terfokus pada pengelolaan fasilitas rekreasi.
Untuk itu, Bupati juga menekankan, BUMD Bhineka Perkasa Jaya harus dikelola secara profesional layaknya perusahaan swasta, bukan seperti perangkat daerah.
"BUMD ini perusahaan, bukan dinas. Hidupnya dari usaha, bukan dari kucuran dana pemerintah daerah," kata Bupati.
Manajemen seharusnya tidak lagi bergantung pada penyertaan modal dari pemerintah daerah, namun harus mampu memaksimalkan aset yang telah disediakan.
Pemerintah daerah telah menginvestasikan aset dan infrastruktur dengan nilai mencapai puluhan miliar rupiah. Oleh karena itu, tugas manajemen adalah mengelola dan mengembangkan usaha tersebut secara optimal.
"Kalau mau bangun usaha seperti ini dari nol, perlu modal besar. Sekarang semuanya sudah tersedia, tinggal dijalankan," jelas Bupati.
Bupati menekankan, akan melakukan evaluasi tegas terhadap jajaran direksi bila tidak ada perubahan signifikan dalam pengelolaan perusahaan.
Diungkapkan, Bupati telah memberi waktu sekitar 10 bulan kepada direktur sebelumnya untuk melakukan pembenahan, namun hasilnya belum memadai.
"Saya tidak mau berlama-lama kalau tidak ada perubahan. Kalau tidak bisa bekerja sama dan tidak sejalan dengan visi perusahaan, tentu akan dievaluasi," tegas Bupati.
Selain itu, Bupati mengingatkan seluruh pegawai dan manajemen untuk menjaga integritas dan tidak melakukan praktik-praktik yang merugikan perusahaan.
Bupati juga menyoroti pengelolaan kolam renang milik BUMD, khususnya tarif masuk bagi anak-anak sekolah yang dinilai terlalu tinggi.
Diinstruksikan, agar tarif hari kerja bagi pelajar diturunkan menjadi Rp1.000 hingga maksimal Rp5.000.
"Yang penting ramai dulu. Kalau sudah ramai, baru kita bicara pendapatan. Biaya perawatan kolam tidak jauh berbeda, mau pengunjung sedikit atau banyak," saran Bupati.
Menurut Bupati, langkah tersebut bertujuan menghidupkan kembali fasilitas yang ada serta memberi akses hiburan murah bagi masyarakat, terutama anak-anak.
BUMD juga didorong untuk mulai menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk rumah sakit daerah, sekolah, dan lembaga pendidikan, untuk memanfaatkan fasilitas yang ada.
Di tahun ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang berencana untuk memulai kembali program pembangunan perumahan subsidi melalui BUMD Bhineka Perkasa Jaya.
Skema yang direncanakan adalah kerja sama pemanfaatan lahan dengan instansi pemilik aset negara maupun daerah, sementara pembangunan dilakukan oleh BUMD dengan skema usaha patungan. "Kita ingin BUMD ini benar-benar menjadi motor pembangunan perumahan rakyat," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Deli Serdang, Lom Lom Suwondo menegaskan, BUMD harus mampu menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memberi manfaat langsung kepada masyarakat. "BUMD harus sehat secara bisnis, tapi juga tetap membawa dampak sosial," kata Wabup di rapat yang turut dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Deli Serdang, Dedi Maswardy SSos MAP dan para pejabat Pemkab Deli Serdang terkait; Direktur Utama BUMD PT Bhineka Perkasa Jaya, Deny Reza ST beserta direktur dan komisaris lainnya.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MEDAN, Keterampilan konversi motor listrik membuka peluang bagi generasi muda untuk mengembangkan inovasi, memasuki dunia kerja,
kota
sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang berwawasan
kota
Sumut24 dan Sumut.co Raih Penghargaan IDMA 2026, Buktikan Media Daerah Mampu Bersaing di Tingkat Nasional
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi melantik dan mengukuhkan Pengurus Forum Tanggung Jawab
News
Umrah Naik Kapal Pesiar Rp2024 Juta, Bupati Saipullah Bidik Pelabuhan Batahan Jadi Gerbang Madina
News
Bukan Sekadar Mendengar, Rusydi Nasution Janji Perjuangkan Aspirasi Warga Padangmatinggi
News
Deliserdang sumut24.co Swasembada Pangan yang di tegaskan Pemerintah Republik indoneaia agar terus di kuatkan di Insfirasikan Komunitas
kota
Safari Kamtibmas, Kapolda Sumut Rangkul Pujakesuma Rawat Kebinekaan dan Tolak Narkoba
News
Salat Jum&039at Bersama Warga Medan, Kapolda Sumut Tekankan Bahaya Narkoba dan Pentingnya Toleransi
News
Sambangi HBB, Kapolda Sumut Ajak Ormas Perkuat Toleransi dan Dukung Pemberantasan Narkoba
News