Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 0212-09/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) kembali menyalurkan bantuan pangan tahap keempat dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia kepada warga terdampak banjir dan longsor. Penyaluran bantuan dilakukan pada Selasa, 30 Desember 2025, menyasar masyarakat yang terdampak langsung di wilayah Kecamatan Natal.
Bantuan tersebut disalurkan kepada warga di Desa Perbatasan dan Kelurahan Tapus, dua wilayah yang terdampak cukup parah akibat bencana alam. Paket bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, pakaian layak pakai, serta makanan ringan untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.
Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Infrastruktur Pertanian, Ali Jamil Harahap, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan respons cepat Kementerian Pertanian setelah menerima laporan terjadinya bencana di sejumlah daerah, termasuk di Mandailing Natal.
"Begitu mendapat informasi bencana di tiga provinsi, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman langsung menginstruksikan jajaran untuk mengoordinasikan pengumpulan dan penyaluran bantuan," ujar Ali Jamil di sela-sela kegiatan.
Selain menyerahkan bantuan pangan, kehadiran perwakilan Kementerian Pertanian di Mandailing Natal juga bertujuan untuk memastikan pemulihan sektor pertanian dapat segera dilakukan. Menurut Ali Jamil, lahan pertanian yang mengalami kerusakan ringan telah mulai ditangani.
"Untuk lahan terdampak ringan, fokusnya pada penggantian benih. Pada tahap pertama sudah disalurkan sekitar 37 ton benih, dan pada Januari 2026 akan kembali disalurkan sesuai kebutuhan petani," jelasnya.
Sementara itu, untuk lahan pertanian dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat, pihak Kementerian Pertanian masih melakukan proses pengumpulan serta verifikasi data di lapangan. Langkah ini dilakukan agar penanganan yang diambil pada awal tahun 2026 benar-benar tepat sasaran.
"Terkait sawah yang tertimbun sedimen tebal, bahkan lebih dari satu meter, masih dikaji apakah dilakukan pengerukan atau dialihkan ke komoditas lain. Semua itu akan diputuskan melalui kesepakatan bersama masyarakat petani," tambah Ali Jamil.
Wakil Bupati Mandailing Natal, Atika Azmi Utammi Nasution, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kementerian Pertanian terhadap masyarakat Madina yang terdampak bencana.
"Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat, terutama karena banyak warga yang belum bisa kembali beraktivitas dan mengelola lahan usahanya. Bantuan sembako ini jelas meringankan beban dan memberikan harapan di tengah kondisi sulit," ujar Atika.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Dua Hektare Terbakar! Babinsa Koramil 021209/Sosa dan Warga Berjibaku Lawan Karhutla di PT SRL Palas
kota
Paluta Raih Predikat &ldquoInovatif&rdquo, 11 OPD/UPTD Diguyur Penghargaan
kota
Korban Kebakaran Panyabungan Julu Segera Dapat Bantuan, Wabup Atika Minta Data Rampung 1 Hari
kota
Bupati Saipullah Ajak Mahasiswa Baru STAIN Madina Jadikan PBAK sebagai Awal Perjalanan Kemandirian
kota
Menuju Tapsel Bangkit, Bupati Gus Irawan Tekankan Persatuan dan Kolaborasi di RPP Pemuda Pancasila Zona III
kota
Hotspot Terdeteksi Aplikasi Lancang Kuning, Polsek SD Hole Langsung Cek Lokasi di Aek Bilah
kota
Tangkap AAP di Hotel Istana I, Polres Padangsidimpuan Temukan Belasan Paket Sabu di Rumahnya
kota
Warga Geger! Diduga Ikan Mati Massal di Batang Ayumi Akibat Limbah TPA Batu Bola, Lubuk Larangan Terancam Rusak
kota
Paman dan Ponakan Kompak Bawa 35 Kg Sabu
News
Gubsu Bobby Bahas Persiapan IMTGT ke32 Bersama Menko Perekonomian
kota