Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
Baca Juga:
- Sinergi Penegakan Hukum : Kapolres Asahan Jalin Silaturahmi, Perkuat Kerja Sama dengan Kejari Asahan
- Kapolres Padangsidimpuan Hadiri Malam Ramah Tamah, Kenang Jasa Perintis Kemerdekaan dan Apresiasi Paskibra
- Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Hadiri Pemberian Remisi, 3 Warga Binaan Rutan Sipirok Langsung Bebas
Menurut Andi, kepemimpinan AKBP Choky Sentosa Meliala di Polres Labuhanbatu justru menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga stabilitas keamanan serta memerangi narkotika yang merupakan kejahatan terorganisir lintas wilayah. Ia menilai persoalan narkoba tidak bisa disederhanakan seolah menjadi kegagalan satu atau dua pejabat kepolisian.
Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu Iwan Mashuri juga disebut sebagai perwira yang aktif melakukan penindakan, penyelidikan, serta pemutusan jaringan narkoba.
Sumut Foundation menilai tuduhan yang diarahkan kepadanya tanpa bukti hukum yang sah merupakan bentuk penghakiman prematur yang mencederai asas keadilan.
"AKBP Choky Sentosa Meliala dan Iwan Mashuri adalah aparat profesional yang bekerja berdasarkan prosedur dan hukum. Menuduh tanpa dasar sama saja dengan merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara," tegas Andi Sirait.
Ia menambahkan, jaringan narkoba bekerja secara rapi, tertutup, dan sering melibatkan aktor lintas daerah bahkan lintas provinsi. Oleh karena itu, keberadaan titik-titik rawan narkoba tidak serta-merta menjadi bukti pembiaran, melainkan tantangan nyata yang membutuhkan proses intelijen dan penegakan hukum berlapis.
Sumut Foundation menilai Polres Labuhanbatu di bawah komando AKBP Choky Sentosa Meliala tetap responsif terhadap laporan masyarakat serta terbuka terhadap evaluasi internal. Kritik publik sah disampaikan, namun harus berbasis data, bukan asumsi atau tekanan massa.
Terkait tuduhan adanya aliran dana narkoba kepada aparat, Andi Sirait menegaskan bahwa isu serius seperti itu wajib dibuktikan melalui mekanisme hukum, bukan disebarkan sebagai opini liar di ruang publik. Jika ada bukti, jalur hukum adalah tempat yang benar, bukan narasi sepihak.
"Perang terhadap narkoba tidak boleh dijadikan alat untuk menyerang personal aparat. Justru yang dibutuhkan adalah sinergi antara polisi, masyarakat, dan elemen pemuda," ujarnya.
Sumut Foundation juga mengingatkan bahwa melemahkan figur Kapolres dan Kasat Narkoba di tengah tugas berat mereka justru memberi ruang bagi bandar narkoba untuk bergerak lebih leluasa. Stabilitas kepemimpinan menjadi kunci dalam perang panjang melawan narkotika.
Dalam konteks tersebut, Sumut Foundation berharap adanya dukungan aktif dari masyarakat serta lembaga pemerhati sosial untuk terus mendukung kinerja kepolisian dalam pemberantasan narkoba di wilayah hukum Labuhanbatu. Partisipasi publik yang konstruktif, berbasis data, dan berorientasi pada solusi dinilai penting untuk memperkuat langkah penegakan hukum serta memutus mata rantai peredaran narkotika secara berkelanjutan.
AKBP Choky Sentosa Meliala dan Iwan Mashuri dinilai tetap layak mendapat kepercayaan untuk menuntaskan tugasnya. Evaluasi internal merupakan kewenangan institusi Polri dan Kapolda Sumatera Utara, bukan tekanan berbasis opini jalanan.
Di akhir pernyataannya, Sumut Foundation mengajak seluruh pihak untuk bersikap dewasa dan adil, mendukung aparat yang bekerja, serta bersama-sama memerangi narkoba tanpa membangun narasi yang justru melemahkan barisan terdepan penegakan hukum di Labuhanbatu dan Sumatera Utara.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Dua Muda Mudi Kompak Edarkan Ekstasi Diringkus Satresnarkoba Polrestabes Medan
kota
sumut24.co DeliserdangAcara penahbisan Gereja Banua Niha Keriso Protestan (BNKP) Resort 42 Tanjung Anom yang berlokasi di Jalan H.M. Puna
Umum
sumut24.co MedanTerkait pemberitaan para pensiunan Perumda Tirtanadi yang berjumlah 17 orang hingga kini terus menyampaikan tuntutannya ke
kota
sumut24.co MedanSorak, tawa, dan semangat berkompetisi mewarnai Taman Cadika Medan selama dua hari ini. Memeriahkan HUT ke81 Kemerdekaan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pentingnya solidaritas dan kepedulian sosial dalam membangun daerah.H
kota
Satu Perusahaan Menawar, Bukan Berarti Tender Harus Batal
kota
KSMI Gelar Liga Sepakbola Mini Santri dan Piala Asia, Tunjuk Tundra Meliala sebagai Waketum
News
Ambal Warso ke31 Keluarga Besar DIY, Perkuat Guyub Sedulur dan Lestarikan Budaya Jawa
News
Usai Bertanding, Gubsu ke17 HT Erry Nuradi Serahkan Cenderamata kepada Gabungan Pimpong Putrajaya Malaysia
kota
Siswa Deli Serdang Raih Empat Medali di Ajang Olimpiade Internasional Malaysia
News