Jumat, 03 April 2026

Dorong Ketahanan Pangan, Atika Nasution Bagikan Benih Pertanian ke 61 Poktan Madina

Administrator - Rabu, 17 Desember 2025 08:19 WIB
Dorong Ketahanan Pangan, Atika Nasution Bagikan Benih Pertanian ke 61 Poktan Madina
Istimewa

Madina | Sumut24.co

Baca Juga:

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) terus memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution, menyalurkan bantuan benih cabai, bawang merah, dan padi kepada puluhan kelompok tani (poktan) di wilayah tersebut.

Penyerahan bantuan dipusatkan di UPT Pertanian Desa Salambue, Kecamatan Panyabungan, pada Selasa, 16 Desember 2025. Dalam kegiatan ini, Wabup Atika Nasution didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga.

Bantuan yang disalurkan meliputi benih cabai dan bawang merah untuk 15 kelompok tani, serta benih padi untuk 46 kelompok tani yang tersebar di sejumlah kecamatan. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga produktivitas pertanian dan mendukung kemandirian pangan daerah.

Dalam arahannya, Atika Nasution menegaskan agar bantuan benih tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk ditanam, bukan diperjualbelikan.

"Bantuan ini harus ditanam. Setelah panen, kalau bisa sebagian benih disisihkan untuk masa tanam berikutnya. Karena bantuan ini sistemnya bergulir dan akan diberikan kepada kelompok tani lainnya," tegas Atika.

Selain meningkatkan produksi pertanian, Atika juga mendorong petani Madina untuk bersiap menjadi pemasok kebutuhan bahan pangan bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebutkan, hingga kini sebagian kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) masih dipasok dari luar daerah.

"Selama bahan pangan masih bisa dipenuhi dari Madina, SPPG tidak akan mengambil dari luar kabupaten. Ini peluang besar bagi petani lokal," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (KPTPH) Provinsi Sumatera Utara, Adri Nasution, menjelaskan bahwa bantuan yang disalurkan merupakan program reguler yang telah dianggarkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

"Bantuan ini mencakup benih cabai untuk 10 hektare dan bawang merah untuk lima hektare lahan. Ini bukan bantuan bencana. Bagi petani yang tanamannya rusak akibat bencana, pengusulan bisa dilakukan melalui Dinas Pertanian," jelas Adri.

Ia juga mengingatkan agar hasil panen tidak seluruhnya dijual, melainkan sebagian disiapkan sebagai cadangan benih. Hal ini penting agar kelompok tani bisa mandiri di musim tanam selanjutnya.

Plt Kepala Dinas Pertanian Madina, Taufik Zulhandra Ritonga, melaporkan bahwa total benih padi yang disalurkan mencapai 11 ton, diperuntukkan bagi 446 hektare lahan sawah.

"Untuk Kecamatan Panyabungan dan Panyabungan Barat juga disalurkan 10 ton benih cabai merah, lima ton benih bawang merah, serta pupuk cair dan pupuk organik. Seluruh bantuan ini merupakan program reguler dari Pemprov Sumut," ungkapnya.

Dari sisi penerima manfaat, Ketua Poktan Sejahtera, Mugoro Lubis, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah terhadap petani. Ia berharap bantuan tersebut dapat meningkatkan hasil panen sekaligus kesejahteraan petani.

"Kami berterima kasih atas bantuan ini. Semoga hasil panennya nanti bisa meningkatkan pendapatan dan ekonomi petani," tuturnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wujudkan Ketahanan Pangan! Bukti Kemanunggalan Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Sitinjak Bersama Petani, Turun ke Sawah Pupuk Padi Warga
Langkah Tangguh di Tengah Sawah! Satgas TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Guncang Desa Simataniari Lewat Aksi Tanam Padi
Penanaman Uji Coba IP 300, Target 1 Ha Hasilkan 9 Ton Bukan Hal Mustahil
Panen Raya Padi Organik Serdang Bedagai Jadi Bukti Nyata Pertanian Berkelanjutan Berdaya Saing
Pupuk Benteng Tani: Dari Keraguan Petani hingga Bukti Panen Organik Berdaya Saing
Wakil Wali Kota Solok, Suryadi Nurdal Hadiri Ground breaking.
komentar
beritaTerbaru