Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa
Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMahasiswa Dokto
News
Baca Juga:
- Pawai Khatam Al-Qur'an ke-38 dan Wisuda RA Tahun 2026 di Nagari Selayo di Hadiri Bupati Solok Kabupaten Solok - Sumut24.co
- Pemkab Solok Sambut Kepulangan Jamaah Haji dari Tanah Suci Mekah di Asrama Haji Padang
- Pemerintah Kota Solok Terus Mendorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Berbasis Digital Melalui Kolaborasi lintas Instansi.
Kota Solok : Sumut24co
Wakil Wali Kota Solok, Sumatra Barat, Suryadi Nurdal, Kamis (15/1/2026).
Hadiri Ground breaking yang dipusatkan di Nagari Selayo, Kabupaten Solok
di Nagari Selayo, Kabupaten Solok. yang dilakukan langsung oleh Mentan Andi Amran Sulaiman secara virtual dari Aceh.
Pada kesempatan tersebut Suryadi Nurdal menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap dampak bencana bagi sektor pertanian. Apalagi, Sumatra Barat menjadi salah satu lumbung pangan di Indonesia.
Dijelaskan, puluhan hektar lahan sawah di Kota Solok turut menjadi korban dalam musibah banjir pada 27 November 2025 lalu. Material banjir menimbun lahan pertanian sehingga tak bisa lagi ditanam.
Kondisi ini menjadi atensi dari pemerintah pusat, melalui Kementerian Pertanian. Sawah-sawah rusak akan direhabilitasi. Program rehabilitasi itu diluncurkan secara resmi pada Kamis (15/1/2026).
Diungkapkannya, Khusus di Kota Solok tercatat 79 hektar sawah yang terdampak banjir. Kerusakannya bervariasi, mulai dari ringan, sedang dan berat. program rehabilitasi ditargetkan selesai pada Februari 2026 mendatang.
Kota Solok merupakan daerah penghasil beras ternama di Indonesia. Beras Solok bahkan sudah mengantongi sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kemenkumham. Varietas unggulan diantaranya; Cisokan, Anak Dari dan Bujang Marantau.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman pada kegiatan tersebut menegaskan, pemulihan sektor pertanian pascabencana merupakan tanggung jawab negara. Kerusakan lahan pertanian berpotensi mengancam ketersediaan pangan lokal, bahkan berdampak pada stabilitas harga secara lebih luas.
Di Sumatra Barat tercatat 6.451 hektare lahan pertanian yang rusak. 2.802 hektar diantaranya rusak ringan, 822 hektar rusak sedang dan 2.827 hektar rusak berat.
Intervensi yang dilakukan prmerintah meliputi optimalisasi lahan (Oplah), pembangunan bangunan konservasi seperti dam parit, serta Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier.(YOSE)
Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMahasiswa Dokto
News
MEDAN, SUMUT24.CO Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan menyoroti pelaksanaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang saat
kota
sumut24.co MedanSemangat kebangkitan sepak bola Kota Medan menguat dalam acara pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS Medan di Stadion Keb
Sport
sumut24.co MedanTelkomsel meluncurkan Terpujilah GURU, sebuah program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik di Indone
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI , Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kepulangan 130 jamaa
News
sumut24.co MEDAN , PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berhasil mengawal keandalan pasokan listrik selama penyeleng
kota
sumut24.co ASAHAN , Sebuah dugaan kasus keracunan makanan yang diduga berkaitan dengan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) t
News
Jakarta , Kordinator Nasional (Kornas) Masyarakat Sipil Kritis Pengawal Prabowo Gibran (Masker Pragi) yang juga sebagai Wakil ketua Umum DP
Politik
Medan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat komunikasi publik dan branding institusi
News
DPW FKWJ Sumatera Utara Lestarikan Budaya melalui Perayaan Kenduri Suroan 1 Muharam 1448 H
kota