Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli Selatan
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
Baca Juga:
- Bobby Nasution Minta Kajian Mendalam Pencabutan Izin Hutan, Soroti Dampak Sosial dan Potensi Konflik
- Sambut Kenaikan Isa Almasih, Satgas Yonif 123/Rajawali dan Warga Asmat Gotong Royong Bersihkan Gereja di Kampung Binam
- Satgas Pangan Polda Sumut Sidak Pasar Sei Sikambing, Harga Minyakita Terpantau Masih Sesuai HET
Jakarta – Pemerintah pusat akhirnya mulai membuka tabir dugaan kejahatan lingkungan di balik rentetan bencana alam yang melanda Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) yang digelar di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Senin (15/12/2025).
Rapat strategis tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Dewan Pengarah Satgas PKH, serta dihadiri Jaksa Agung ST Burhanuddin, sejumlah menteri, petinggi TNI-Polri, hingga pimpinan lembaga penegak hukum. Namun yang paling disorot publik adalah pengakuan eksplisit negara: bencana yang terjadi diduga kuat bukan murni fenomena alam, melainkan akibat perbuatan pidana dan kelalaian tata kelola lingkungan.
Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah menyatakan, Satgas PKH telah mengantongi hasil identifikasi awal terkait dugaan tindak pidana yang berkontribusi terhadap bencana di tiga provinsi tersebut.
"Satgas PKH akan memastikan subjek hukum yang bertanggung jawab atas terjadinya bencana alam oleh para pemangku kepentingan," tegas Febrie.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa korporasi, pemegang izin, hingga oknum pejabat penerbit perizinan tak lagi bisa berlindung di balik narasi "bencana alam". Negara kini dipaksa berhadapan dengan fakta pahit: pembabatan hutan, alih fungsi lahan, serta carut-marut tata ruang telah mempercepat kehancuran ekologis dan menelan korban masyarakat.
Namun publik juga menuntut lebih dari sekadar janji. Selama bertahun-tahun, berbagai bencana ekologis di Sumatera berakhir tanpa kejelasan penanggung jawab. Banyak kasus berhenti di level wacana, sementara izin-izin bermasalah tetap eksis dan korporasi tetap beroperasi.
Meski Satgas PKH menjanjikan sanksi pidana dan administrasi, termasuk evaluasi perizinan serta kewajiban pemulihan lingkungan, pertanyaan krusial masih menggantung: apakah negara berani menyentuh aktor besar dan kepentingan ekonomi-politik di baliknya?
Lebih jauh, rencana evaluasi regulasi sektor lingkungan hidup, kehutanan, tata ruang, energi, dan sumber daya alam mengindikasikan adanya pengakuan kegagalan sistemik dalam tata kelola sumber daya alam nasional. Sayangnya, evaluasi semacam ini bukan hal baru—namun kerap berujung tanpa reformasi nyata.
Masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kini menunggu pembuktian. Apakah Satgas PKH benar-benar menjadi instrumen penegakan hukum, atau sekadar etalase respons negara setiap kali bencana terjadi?
Jika penegakan hukum kembali tumpul ke atas dan tajam ke bawah, maka rapat-rapat megah di ibu kota hanya akan menjadi ritual tahunan, sementara hutan terus hilang dan rakyat kembali menjadi korban berikutnya.ree
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota
Gerebek Rumah Pengedar Sabu di Medan Denai, Ditresnarkoba Polda Sumut Sita Timbangan dan Puluhan Plastik Klip
kota
Pembentukan Polres Paluta Dipercepat, Wakapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Mako
kota
Atlet Tinju Padangsidimpuan Borong Medali di Kejurda Sumut, Wali Kota Beri Apresiasi
kota