Madina | Sumut24.co
Baca Juga:
Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, menegaskan kembali komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Panyabungan sebagai rumah sakit rujukan utama di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).
Pernyataan ini disampaikan saat acara penutupan akreditasi oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) yang digelar di Aula BKIA lantai II RSUD Panyabungan, Sabtu (13/12/25).
Atika Nasution mengungkapkan rasa prihatin atas kondisi masyarakat yang harus menempuh perjalanan jauh ketika memerlukan perawatan rujukan.
"Bayangkan, masyarakat kita harus menempuh waktu hingga 10-12 jam ke Medan atau sekitar 7 jam ke Padang hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan. Hal ini tentu sangat memberatkan, terutama bagi mereka yang terbatas secara ekonomi," jelasnya.
Ia menekankan bahwa keberhasilan akreditasi ini menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat tidak perlu lagi melakukan perjalanan jauh untuk berobat, sehingga RSUD Panyabungan bisa menjadi pusat layanan kesehatan yang lebih mudah dijangkau.
Meski menghadapi efisiensi anggaran sebesar Rp 287 miliar untuk tahun depan, Pemkab Madina tetap memprioritaskan peningkatan kualitas layanan dan sumber daya manusia di rumah sakit. Pemkab mengalokasikan sekitar Rp 250 juta untuk diklat dokter dan perawat.
Wabup Atika menambahkan dengan nada ringan, "Nominalnya memang tidak besar untuk kelas rumah sakit, tapi ini langkah penting untuk tetap menjaga kualitas layanan. Kalau tidak ada efisiensi anggaran, mungkin angkanya bisa mencapai Rp 2,5 miliar. Namun, daripada dihapus sama sekali, kami tarik satu nolnya saja."
Wabup Atika Nasution menegaskan, meski terbatas, RSUD Panyabungan tetap menjadi prioritas utama Pemkab Madina dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat, sekaligus meningkatkan mutu pelayanan di wilayah Tabagsel.
"Fokus kami adalah memastikan masyarakat bisa mendapatkan pelayanan prima tanpa harus menempuh perjalanan jauh. Ini adalah komitmen kami demi kesehatan rakyat Madina," tutup Atika.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News