DJP Sumut I Kukuhkan 286 Relawan Pajak
sumut24.co MedanKantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumatera Utara I secara resmi mengukuhkan 286 Relawan Pajak untuk Ne
Ekbis
Baca Juga:
Padangsidimpuan | Sumut24.co
Pascabencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapanuli Tengah (Tapteng), antrean panjang kendaraan kembali terlihat di sejumlah SPBU di Kota Padangsidimpuan. Meski intensitas hujan mulai menurun dan alat berat telah dikerahkan untuk mempercepat penanganan dampak bencana, distribusi bahan bakar minyak (BBM) masih belum pulih.
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna S.H., S.I.K., M.H. menjelaskan bahwa terganggunya pasokan BBM terjadi karena jalur distribusi utama dari Kota Sibolga terdampak langsung oleh bencana.
"Bencana alam yang terjadi di Tapsel dan Tapteng berdampak besar. Selama ini distribusi BBM berasal dari Sibolga untuk Kota Padangsidimpuan. Namun karena di sana ditimpa bencana, tentunya berpengaruh dalam pemasokan BBM," ungkapnya.
Dengan terputusnya jalur pasokan dari Sibolga, distribusi BBM kini dialihkan dari Dumai. Perubahan jalur ini membuat suplai tidak stabil dan masuk dalam jumlah terbatas.
"Saat ini BBM di Kota Padangsidimpuan dari Dumai," jelas Kapolres.
Ia menegaskan bahwa harga resmi di SPBU tetap normal. Namun, munculnya harga eceran yang melonjak tinggi tengah menjadi perhatian aparat kepolisian.
"Terkait adanya harga eceran yang cukup tinggi, kita akan selidiki. Kita juga akan melakukan patroli dan pengecekan langsung di lapangan. Jika ditemukan penyimpangan seperti penimbunan, akan kita tindak tegas," tegasnya.
Saat ini terdapat tujuh SPBU di Kota Padangsidimpuan, dan seluruhnya mengalami keterbatasan suplai. Kapolres menjelaskan bahwa pasokan yang masuk sama sekali tidak normal.
"Pemasokan BBM tidak dalam kondisi normal. Sehari itu hanya delapan ton yang masuk ke SPBU dan tidak rutin setiap hari. Pasokan masuk per tiga hari sekali," ujarnya.
Selain menyoroti distribusi BBM, Kapolres juga mengonfirmasi dampak bencana yang terjadi di wilayah kota. Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Padangsidimpuan Utara, dan Padangsidimpuan Selatan mengalami kerusakan cukup parah.
"Kita juga terdampak, ada ratusan rumah di tiga kecamatan yang mengalami banjir dan longsor. Selain itu, dua korban jiwa ditemukan akibat bencana ini," tambahnya.
Hingga kini, pihak kepolisian bersama pemerintah daerah dan relawan terus bekerja mempercepat pemulihan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan untuk menghindari penumpukan permintaan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MedanKantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumatera Utara I secara resmi mengukuhkan 286 Relawan Pajak untuk Ne
Ekbis
sumut24.co MedanWakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menekankan bahwa masjid bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga harus berp
kota
Rp1,2 Miliar KKPD Digasak untuk Judi Online, Camat Medan Maimun Almuqarrom Dicopot
kota
Hadiri Launching SPPG Makan Bergizi Gratis Ala Delphi, Bupati Simalungun Jaga Kualitas Makanan Tetap Higienis
kota
Buka MTQN Ke18 Tingkat Kecamatan Sidamanik Tahun 2026, Bupati Simalungun Berbahagialah Orang Tua Yang Anaknya Hafiz Qur&039an
kota
Bangunan Tanpa PBG Merajalela, PAD Medan Bocor Kadis Perkimcikataru Layak Dicopot
kota
Bawa Sabu dari Riau, Pria 32 Tahun Tak Berkutik Saat Dibekuk Polres Palas
kota
Satresnarkoba Polres Padang Lawas Ungkap Peredaran Sabu di Sosa Jae, Satu Pelaku Diamankan
kota
Tak Berkutik Saat Digeledah Satresnarkoba Polres Padang Lawas, Sabu Ditemukan di Topi Pelaku
kota
Jual Ekstasi DiamDiam, Aksi Pengangguran di Padang Lawas Berakhir di Sel Polisi
kota