Tani Merdeka Sumut Gelar Festival Pasar Hewan “Bobot Extreme” ke-V di Pematang Siantar
Tani Merdeka Sumut Gelar Festival Pasar Hewan &ldquoBobot Extreme&rdquo keV di Pematang Siantar
kota
Baca Juga:
Kota Solok : Sumut24.co
Memperingati HUT ke 55 Korpri, Senin (1/12/2025) ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Solok melakukan
gotong royong massal di sejumlah titik terdampak banjir, aksi sosial tersebut menjadi wujud kepedulian solidaritas ASN terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, dalam amanatnya saat apel mengatakan Peringatan Hari Korpri bukan hanya seremonial, tetapi momentum memperkuat semangat pengabdian. ASN harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat kondisi sulit seperti sekarang.
Dikatakannya , ribuan warga terdampak dalam musibah banjir di Kota Solok. Banjir tidak hanya merusak fasilitas umum milik daerah, namun juga rumah masyarakat dan juga lahan pertanian. Hari ini, kita langsung menyebar ke sejumlah titik terdampak sesuai pembagian wilayah dengan berbekal peralatan kebersihan. Alat berat, mobil damkar, dan truk sampah juga siaga untuk mendukung kegiatan.
Aksi gotong royong dilakukan di berbagai lokasi. Mulai dari kawasan pemukiman padat penduduk, sekolah, masjid, perkantoran, hingga ruang terbuka hijau. ASN dari berbagai OPD rela berlumpur, membersihkan sampah, dan membantu warga menata kembali rumah yang terdampak banjir. ujarnya.
Sekretaris Daerah Kota Solok, Desmon menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para ASN. Aksi sosial membuktikan ASN Kota Solok sangat peduli dengan kondisi masyarakat yang tertimpa musibah banjir.
Dijelaskan Desmon berdasarkan data Pusdalops PB Kota Solok, total warga terdampak mencapai 9.375 jiwa dari 2.978 keluarga. Korban tersebar di 9 kelurahan. Dampak terluas dirasakan masyarakat Kelurahan Tanah Garam dengan masyarakat terdampak 2.652 jiwa dari 871 keluarga.
Di Kelurahan KTK masyarakat terdampak 1.582 jiwa dari 390 KK. Kelurahan IX Korong 1.498 jiwa dari 609 KK, Kelurahan VI Suku 1.179 jiwa dengan 314 KK. Kelurahan Koto Panjang terdampak 1.061 jiwa. Sinapa 588 jiwa, Aro IV Korong 400 Jiwa, Nan Balimo 320 Jiwa serta PPA 95 Jiwa.
Selain itu, tercatat 1 orang anak berusia 3 tahun dari Kelurahan Tanah Garam meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang (ADP). Sebanyak 16 sekolah terdampak langsung dan 32 sekolah terdampak tidak langsung dengan taksiran kerugian sementara mencapai Rp 15.240.586.000. Ribuan ternak warga mati dengan kerugian sekitar Rp135.480.000.(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Tani Merdeka Sumut Gelar Festival Pasar Hewan &ldquoBobot Extreme&rdquo keV di Pematang Siantar
kota
Seleksi Pramuka Kabupaten Solok Menuju Jambore Nasional 2026 Dimulai
kota
Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar, di Gedung Harungguan
kota
Wali Kota bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke30 Tahun 2026
kota
Wali Kota melepas Karnaval dalam memeriahkan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar Tahun 2026
kota
Ketua Senat Unimed Prof. Syawal Gultom Wafat
kota
Tanpa Dasar Hukum Kuat Hingga Diduga Pakai Insentif Pegawai Gebyar Pajak Sumut Berisiko Jadi Temuan BPK
kota
Rekor Baru! UKT Taekwondo Sumut Diserbu Ratusan Peserta
kota
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison ,S.Sos, M.Si Buka Rapat Koordinasi dan Evaluasi sekaligus Sosialisasi BPBL.
kota
Patroli Skala Besar Brimob Polda Sumut Sasar Titik Rawan Belawan, Ciptakan Rasa Aman Masyarakat
kota