Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Baca Juga:
Kota Solok : Sumut24.co
Memperingati HUT ke 55 Korpri, Senin (1/12/2025) ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Solok melakukan
gotong royong massal di sejumlah titik terdampak banjir, aksi sosial tersebut menjadi wujud kepedulian solidaritas ASN terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
Wali Kota Solok, Dr. Ramadhani Kirana Putra, dalam amanatnya saat apel mengatakan Peringatan Hari Korpri bukan hanya seremonial, tetapi momentum memperkuat semangat pengabdian. ASN harus hadir di tengah masyarakat, terutama saat kondisi sulit seperti sekarang.
Dikatakannya , ribuan warga terdampak dalam musibah banjir di Kota Solok. Banjir tidak hanya merusak fasilitas umum milik daerah, namun juga rumah masyarakat dan juga lahan pertanian. Hari ini, kita langsung menyebar ke sejumlah titik terdampak sesuai pembagian wilayah dengan berbekal peralatan kebersihan. Alat berat, mobil damkar, dan truk sampah juga siaga untuk mendukung kegiatan.
Aksi gotong royong dilakukan di berbagai lokasi. Mulai dari kawasan pemukiman padat penduduk, sekolah, masjid, perkantoran, hingga ruang terbuka hijau. ASN dari berbagai OPD rela berlumpur, membersihkan sampah, dan membantu warga menata kembali rumah yang terdampak banjir. ujarnya.
Sekretaris Daerah Kota Solok, Desmon menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para ASN. Aksi sosial membuktikan ASN Kota Solok sangat peduli dengan kondisi masyarakat yang tertimpa musibah banjir.
Dijelaskan Desmon berdasarkan data Pusdalops PB Kota Solok, total warga terdampak mencapai 9.375 jiwa dari 2.978 keluarga. Korban tersebar di 9 kelurahan. Dampak terluas dirasakan masyarakat Kelurahan Tanah Garam dengan masyarakat terdampak 2.652 jiwa dari 871 keluarga.
Di Kelurahan KTK masyarakat terdampak 1.582 jiwa dari 390 KK. Kelurahan IX Korong 1.498 jiwa dari 609 KK, Kelurahan VI Suku 1.179 jiwa dengan 314 KK. Kelurahan Koto Panjang terdampak 1.061 jiwa. Sinapa 588 jiwa, Aro IV Korong 400 Jiwa, Nan Balimo 320 Jiwa serta PPA 95 Jiwa.
Selain itu, tercatat 1 orang anak berusia 3 tahun dari Kelurahan Tanah Garam meninggal dunia akibat tertimpa pohon tumbang (ADP). Sebanyak 16 sekolah terdampak langsung dan 32 sekolah terdampak tidak langsung dengan taksiran kerugian sementara mencapai Rp 15.240.586.000. Ribuan ternak warga mati dengan kerugian sekitar Rp135.480.000.(YOSE)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Memulihkan kepercayaan Tempat yang layak bagi Taiwan di dunia bebas
News
PB PENDAWA INDONESIA BANGUN SINERGI DENGAN IMIGRASI KELAS II TPI BELAWAN
News
Rapat Paripurna Penetapan Perda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Hadiri Bupati Solok
News
Pengukuhan Ketua KAN Sulit Air Dihadiri Bupati Solok
News
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
News
Eks Panglima GAM Pimpin PSI Aceh
News
Ridwan Dukung GEGT MKI Sumut, Dorong Sinergi Sosialisasi Listrik Desa
News
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Panitia Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al
News