Pengedar Sabu Jadikan Toilet SPBU Tempat Transaksi
Pengedar Sabu Jadikan Toilet SPBU Tempat Transaksi
kota
Baca Juga:
MEDAN — Dugaan skandal korupsi pada proyek mahabesar Underpass HM Yamin kembali terbuka lebar. Bukan hanya soal ketidaksesuaian spek dan kekurangan volume yang ditemukan BPK, namun kini muncul dugaan patgulipat struktural yang melibatkan Topan Ginting, D Rkuti yang pernah dipanggil KPK hingga Ricky, yang disebut-sebut sebagai kontraktor dengan PT GMP tersebut.
Menurut informasi yang beredar kuat di kalangan pemerhati anggaran, pola permainan proyek ini sangat khas: proyek dipegang pejabat, dilempar ke orang dekat, lalu dijual lagi ke pihak ketiga. Hasilnya? Pengerjaan asal-asalan dan kerugian negara miliaran rupiah.
TOPAN GINTING DIDUGA BERPERAN SEBAGAI PENGATUR PROYEK
Saat menjabat sebagai Kadis PU/SDABMBK Kota Medan, Topan Ginting disebut memiliki peran strategis dalam menentukan siapa yang menggarap proyek-proyek besar, termasuk Underpass HM Yamin senilai sekitar Rp170 miliar.
Sumber internal menyebut:
"Proyek itu sebenarnya sudah 'diatur'. Topan Ginting memberikan kendali pekerjaan kepada D Rkuti."
D RKUTI MENJADI PERANTARA — PROYEK DI-OVER KE RICKY
Setelah proyek di tangan D Rkuti, muncul lagi praktik yang lebih parah:
"D Rkuti malah menyerahkan pekerjaan itu ke Ricky. Jadi proyek ini double over. Di sinilah mulai muncul permainan volume dan spek."
Praktik oper-operan ini lazim terjadi ketika sejak awal proyek sudah "berwangi kepentingan". Ketika nilai proyek sudah dipotong-potong oleh banyak tangan, yang tersisa untuk pekerjaan di lapangan sangat kecil. Maka muncullah:
pengurangan volume,
material di bawah standar,
pekerjaan dipercepat tanpa kualitas,
dan 'penghematan' yang berakhir pada korupsi berjamaah.
KERUGIAN BERUNTUN, RAKYAT MENANGGUNG
BPK menemukan potensi kerugian negara miliaran rupiah — bukti bahwa permainan ini bukan sekadar rumor. Pengerjaan yang tidak sesuai spek adalah tanda klasik dari proyek yang dikuasai oleh banyak kepentingan dan bagi-bagi kue.
"INI SKEMA KORUPSI JARINGAN. BUKAN PERORANGAN."
Pengamat antikorupsi menilai bahwa pola Topan Ginting–D Rkuti–Ricky adalah bentuk "korupsi kolektif-kolegial", di mana pejabat, pengusaha, dan kaki tangan lapangan bekerja bersama-sama menguras anggaran.
"Kalau alurnya seperti ini, mustahil hanya satu dua orang terlibat. Ini jaringan."
PENEGAK HUKUM WAJIB MEMBONGKAR HIERARKI PELAKU
Kasus ini tidak cukup hanya diselesaikan dengan pemotongan pembayaran atau TGR. Pola persekongkolan vertikal harus dibongkar dari pucuk sampai akar:
1. Peran Topan Ginting sebagai pemberi akses dan pengendali proyek,
2. Peran D Rkuti sebagai perantara dan pembagi pekerjaan,
3. Peran Ricky sebagai Kontraktor yang diduga mengakali pengerjaan.
JIKA JARINGAN INI BENAR, MAKA INILAH KORUPSI BERJAMAAH YANG SEBENARNYA
"Proyek Rp170 miliar dijadikan bancakan. Publik menunggu keberanian Kejaksaan dan Kepolisian untuk menyeret tiga nama ini ke meja pemeriksaan."tim
Pengedar Sabu Jadikan Toilet SPBU Tempat Transaksi
kota
Ciptakan Rasa Aman di Bulan Ramadhan, Polresta Deli Serdang Laksanakan Patroli Menyapa Subuh
kota
Berkah Ramadhan 1447 H/2026,PKB Sumut Berbagai Takjil kepada Ratusan Pengemudi Ojol
kota
sumut24.co ASAHAN, Gedung/Kantor Dewan Pimpinan Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD.KNPI) Kabupaten Asahan, Jalan Cokroaminoto, Ki
News
sumut24.co MedanIndosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) melalui brand IM3 secara resmi menyerahkan unit mobil listrik BYD M6 sebagai
Ekbis
sumut24.co MEDAN, Kepala Badan Narkotika Nasional Sumatera Utara (BNN Sumut), Brigjen Pol Tatar Nugroho menyebutkan, Provinsi Sumatera Utar
kota
sumut24.co MEDAN, Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto memimpin langsung pelaksanaan tes urine terha
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan mengawali Safari Ramadhan 1447 H dengan mengunjungi 13 kecamatan yang mencakup 51 desa/kelur
News
Medan Direktur Utama PT Bank Sumut (Perseroda) mengajak seluruh pegawai untuk naik kelas dari dalam. Bersamasama bertumbuh, berprestasi
News
RAMADHAN KESEMBILAN, BAKOPAM SUMUT SALURKAN SEMBAKO UNTUK KORBAN BANJIR DI MEDAN MAIMUN
kota