Donasi Ramadan Mengalir, Kenaziran Jaga Amanah dan Kepercayaan
MEDAN Suasana berbuka puasa bersama di Masjid Agung Medan pada hari ke9 Ramadan 1447 H, Jumat (27/2/26), kembali dipenuhi ratusan jamaa
Umum
Baca Juga:
LANGKAT — Kesultanan Negeri Langkat bersiap mengukir kembali sejarah pentingnya. Pada Minggu pagi, 23 November 2025, Balairoong Sri Aru PD MABMI Langkat akan menjadi pusat perhatian Nusantara ketika Duli Yang Maha Mulia Paduka Seri Baginda Sultan Harimugaya Abdul Djalil Rahmatsyah menegakkan kembali adat Melayu lewat penabalan Orang Besar Bergelar Kesultanan.
Di ruang Balairoong—yang telah berabad-abad menjadi saksi perjalanan peradaban Melayu di pesisir timur Sumatera—22 tokoh terpilih dari unsur akademisi, pejabat, budayawan, hingga ahli hukum akan menerima gelar Dato' dan limpah kurnia adat dari Sultan Negeri Langkat IV.
Bukan sekadar nama di daftar undangan, mereka adalah representasi jejaring sosial, intelektual, dan budaya yang menjaga denyut identitas Melayu Langkat di tengah dunia modern.
Prosesi Adat yang Kian Langka, Tetapi Tetap Tegak
Penabalan bukanlah seremoni biasa. Dalam adat Melayu, gelar adat adalah legitimasi, amanah, sekaligus marwah—tiga pilar yang menggambarkan hubungan antara Sultan, masyarakat, dan struktur kekuasaan tradisional.
Prosesi akan dimulai dari ketibaan Datuk Perangkat, kemudian Zuriat, hingga momen paling sakral:
ketibaan Sultan Langkat, Sang Paduka Seri, yang memasuki Balairoong dengan tata adat yang hanya dipahami oleh sedikit penjaga tradisi.
Ketika Sultan duduk, seluruh majelis tunduk ikut serta dalam alur adat. Bacaan Qur'an berkumandang, diikuti lagu kebangsaan, pembacaan silsilah Kesultanan, hingga dua agenda yang paling dinanti:
1. Titah Sultan, yang menjadi arah moral dan politik adat bagi masyarakat Langkat.
2. Penabalan Gelar, saat Sultan secara langsung mengangkat dan meneguhkan para penerima gelar di hadapan hadirin.
Balairoong Sri Aru: Nadi Kebudayaan Melayu Langkat
Gedung adat ini bukan sekadar tempat acara. Ia adalah jantung kebudayaan Melayu, tempat bahasa, sejarah, zuriat, dan adat ditautkan kembali kepada publik. Dari sini, Kesultanan Langkat menegaskan bahwa adat bukan hanya warisan, tetapi identitas yang harus dijaga.
Acara dimulai pukul 08.30 WIB hingga selesai, dengan susunan prosesi yang ketat dan penuh simbol. Warna kuning kebesaran Sultan—yang tak boleh ditandingi siapa pun—akan mendominasi ruangan sebagai pertanda kewibawaan adat.
Kehadiran Tokoh-Tokoh Tingkat Tinggi
Level acara ini bukan sembarangan. Tamu undangan yang terdaftar memperlihatkan bobotnya:
Bupati Langkat
Pangdam I/Bukit Barisan
Kajatisu
Kapoldasu
Kapolres Langkat
Para Sultan dari Pantai Timur Melayu
Tokoh-tokoh Melayu se-Nusantara
Para kerabat dan zuriat Kesultanan
Keseluruhan rangkaian disusun mengikuti pakem lama, memastikan setiap langkah tetap setia pada tradisi leluhur.
Adat Bertahan di Tengah Arus Modern
Di tengah zaman yang berubah cepat—ketika politik, ekonomi, dan teknologi bergerak tanpa henti—Kesultanan Langkat menunjukkan bahwa adat tidak boleh hilang ditelan peradaban.
Penabalan ini menjadi pesan kuat: adat Melayu tetap hidup selama ada yang menjaganya.
Pada puncak acara, ketika Sultan menabalkan satu per satu penerima gelar, Balairoong Sri Aru seolah menjadi jembatan antara sejarah dan masa kini. Pantun adat, doa-doa, dan simbol-simbol kebesaran Melayu mengisi setiap sudut ruangan, menegaskan bahwa marwah Melayu tidak pernah padam.
Langkat Menegakkan Sejarahnya
Hari Minggu itu bukan hanya penabalan gelar.
Itu adalah:
penegakan kembali sejarah,
penataan ulang martabat,
dan memastikan bahwa di tengah riuh dunia modern, adat Melayu masih memiliki takhta, titah, dan tuah.
Langkat tidak hanya merayakan tradisi—Langkat meneguhkan identitasnya di hadapan zaman.
MEDAN Suasana berbuka puasa bersama di Masjid Agung Medan pada hari ke9 Ramadan 1447 H, Jumat (27/2/26), kembali dipenuhi ratusan jamaa
Umum
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan Khusus 1447 H / 2026 M yang dirangkaikan deng
News
sumut24.co ASAHAN, Raibnya Gedung/Kantor DPD KNPI Kabupaten Asahan di Jalan Cokroaminoto Kisaran, telah menjadi perbincangan hangat dikalan
News
UNIQLO C Spring/Summer 2026 Meredefinisi Busana Esensial untuk Aktivitas Urban Masa Kini Jakartasumut24.coPerusahaan ritel pakaian global
News
JAKARTA, Wakil Ketua Umum Kadin, Andi Yuslim Patawari (AYP), angkat bicara terkait polemik penggunaan jet pribadi oleh Menteri Agama Nas
News
Sergai sumut24.co Polres Serdang Bedagai mengklarifikasi tudingan praktik tangkap lepas terhadap seorang residivis kasus narkoba berinisia
Hukum
Langkat, Sumut24.co Momentum Ramadan 1447 Hijriah dimanfaatkan sebagai ruang refleksi sekaligus penguat silaturahmi dan semangat berbagi. Da
News
Plt.Kadis Pertanian Sahat Boangmanalu.SPd.MM Menyerahkan Alat Pertanian Kepada Kelompok Tani Terbuka
kota
Curat Rp400 Juta di Padangsidimpuan Terungkap, Satu Pelaku Dibekuk Usai Kabur ke Pekanbaru
kota
Warga Purba Sinomba Curhat Soal Jalan dan Listrik di Safari Ramadan 2026, Bupati Paluta Langsung Beri Solusi
kota