GERINDRA Sumut Lakukan Penyegaran dibeberapa Kabupaten kota,DPC Wilayah TABAGSEL Jadi Sorotan di Bulan Oktober 2026.
GERINDRA Sumut Lakukan Penyegaran dibeberapa Kabupaten kota,DPC Wilayah TABAGSEL Jadi Sorotan di Bulan Oktober 2026.
News
Baca Juga:
MEDAN – Kasus dugaan korupsi pembangunan Gedung UMKM Universitas Sumatera Utara (USU) di Jalan Dr. Mansyur, Medan, kembali menjadi sorotan publik. Proyek bernilai fantastis Rp97 miliar yang dikerjakan secara multiyears selama tiga tahun ini dilaksanakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (PKPCKTR) Kota Medan.
Pembangunan dimulai saat Bobby Nasution masih menjabat sebagai Wali Kota Medan. Kini Bobby telah menjadi Gubernur Sumatera Utara. Pada periode itu, jabatan Kepala Dinas PKPCKTR dipegang oleh Alexander Sinulingga, yang disebut-sebut ikut terseret dalam pusaran persoalan dari awal tender hingga pelaksanaan konstruksi.
Sebelumnya, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Harli Siregar, ketika dikonfirmasi terkait dugaan korupsi proyek ini, menegaskan bahwa laporan lengkap akan segera menjadi perhatian aparat Adhyaksa.
"Coba koordinasi dengan Bidang Intel Kejari Sumut," ujar Harli Siregar singkat.
"Kalau datanya lengkap, serahkan kepada Asintel Kejati Sumut. Akan menjadi atensi kami," tegasnya.
Sikap Kejati ini memberi sinyal bahwa kasus ini belum ditutup, namun menunggu kelengkapan dokumen yang bisa membuka jalan ke penyelidikan resmi.
Temuan BPK: Kerugian Negara Capai Lebih dari Rp1 Miliar, Pekerjaan Tak Selesai
Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut menemukan indikasi kuat terjadinya penyimpangan dalam proyek ini. Dari hasil audit, kerugian negara yang ditimbulkan mencapai lebih dari Rp1 miliar.
Lebih parah lagi, hingga kini pembangunan gedung belum juga selesai, meskipun anggaran ratusan miliar telah digelontorkan.
Kasus ini bukan hanya soal keterlambatan. BPK menemukan dugaan mark up material, ketidaksesuaian spesifikasi, hingga lemahnya pengawasan. Dugaan kongkalikong antara pejabat dinas dan pihak pemborong dalam proses tender juga ikut menjadi sorotan.
Tujuh Kali Addendum: Pembangunan Molor Berkali-kali
Pembangunan Gedung UMKM USU mengalami tujuh kali addendum, sebuah angka yang sangat tidak lazim untuk proyek dengan nilai sebesar ini. Jangka waktu pelaksanaan berdasarkan kontrak adalah 450 hari kalender, terhitung 16 Mei 2023 hingga 7 Agustus 2024.
Namun meski diberi waktu tambahan berulang kali, gedung tetap tak kunjung rampung.
Alexander Sinulingga Bungkam
Saat dikonfirmasi wartawan, Alexander Sinulingga yang kala itu menjabat Kadis PKPCKTR tidak memberikan jawaban. Pesan WhatsApp yang dikirimkan tidak dibalas. Upaya konfirmasi berulang kali juga tidak direspons.
Publik menilai sikap bungkam ini menimbulkan tanda tanya besar: ada apa sebenarnya di balik proyek UMKM USU?.red
GERINDRA Sumut Lakukan Penyegaran dibeberapa Kabupaten kota,DPC Wilayah TABAGSEL Jadi Sorotan di Bulan Oktober 2026.
News
Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas, Farianda, Rianto hingga Austin Tumengkol Adu Kekuatan
News
Bengkalis sumut24.co Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama tim gabungan terus mengintensifkan pemadaman
News
Korban Kebakaran di Padangsidimpuan Dapat Bantuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tegaskan Pemerintah Harus Hadir
News
Bupati Putra Mahkota Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Ini Besaran Anggarannya
News
Residivis Spesialis Curanmor Tersungkur "Dipelor" Polsek Medan Kota, Ini Jejak KejahatannyaPenadah Masih Dikejar
News
Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang pemuda di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten .Deli Serdang, kare
Hukum
Pemkab Madina Dorong CMS dan KKPD, Pengelolaan Keuangan Daerah Ditargetkan Makin Transparan
News
Medan Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., memberikan apresiasi kep
Umum
Rapat Penguatan Disiplin ASN, Sekda Palas Tekankan Kinerja dan Percepatan Anggaran 2026
News