Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Tahan Direktur Utama PT. Prima Alloy Steel Universal (PASU)
sumut24.co Medan, Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali menetapkan satu orang tersangka dalam Perkara D
kota
Baca Juga:
Kedaulatan ekonomi bangsa sejatinya hanya dapat terwujud apabila ada keadilan struktural yang nyata di tengah masyarakat. Artinya, sistem ekonomi nasional harus dibangun di atas fondasi pemerataan akses dan penguasaan sumber-sumber produksi, terutama tanah sebagai basis kehidupan mayoritas rakyat Indonesia.
Sebagaimana diketahui, Reformasi Agraria (Land Reform) seharusnya menjadi titik sentral pembangunan ekonomi yang berkeadilan. Sebab, lebih dari 80 persen kehidupan rakyat Indonesia, khususnya di pedesaan, bertumpu pada sektor pertanian — sektor yang sangat erat kaitannya dengan penguasaan dan pemanfaatan tanah.
Namun, ironi besar masih terjadi. Para petani yang menjadi tulang punggung ketahanan pangan nasional justru hidup dalam kesulitan. Martabat mereka belum terangkat, bahkan untuk memenuhi kebutuhan dasar hidupnya (basic needs) pun masih jauh dari layak.
Fenomena inilah yang disebut "Paradoks Agraria" — sebuah kenyataan pahit di mana Indonesia, negeri yang kaya raya akan sumber daya tanah, justru masih menyisakan kemiskinan di tengah rakyatnya.
Pertanyaannya, mengapa hal ini bisa terus terjadi?
Jawaban sederhananya terletak pada lemahnya implementasi kebijakan dan minimnya keberpihakan nyata dari para pemegang kekuasaan. Pembangunan sering hanya berhenti pada tataran retorika, bukan tindakan nyata yang berpihak kepada rakyat kecil.
Dari Bicara ke Tindakan Nyata
Seorang pemimpin sejati tidak cukup hanya pandai berbicara — ia harus bertindak nyata.
Seperti dikatakan Syahrir Nasution, "Action (tindakan) lebih berarti daripada talking (berbicara), buktikan."
Dalam konteks kepemimpinan, ucapan dan perbuatan harus berjalan berbanding lurus (ceteris paribus). Apalagi bagi seorang pemimpin formal yang menjadi panutan masyarakat luas, keselarasan antara kata dan tindakan adalah sumber utama kepercayaan (trust) dari rakyat.
Ketika pemimpin berbicara tentang keadilan, namun perilakunya menunjukkan ketimpangan; ketika pemimpin menyerukan reformasi, namun dirinya tak berubah — maka kepercayaan rakyat akan terkikis sedikit demi sedikit.
Dan dalam situasi seperti ini, hilangnya empati rakyat terhadap pemimpinnya adalah hal yang sangat wajar.
Dalam ajaran Islam, hal semacam itu bahkan digolongkan pada sifat "munafik", yakni seseorang yang berkata tidak sesuai dengan perbuatannya.
Oleh karena itu, jika bangsa ini ingin benar-benar berdaulat secara ekonomi, maka pemimpinnya harus terlebih dahulu berdaulat secara moral dan integritas — menegakkan keadilan bukan sekadar dalam kata, melainkan dalam perbuatan nyata.
Penutup
Kedaulatan ekonomi bukanlah cita-cita kosong yang bisa dicapai dengan wacana. Ia harus dibangun dengan keberanian melakukan reformasi agraria sejati, keadilan struktural, dan keteladanan moral dari para pemimpin bangsa.
Tanpa itu, paradoks agraria akan terus berulang — dan rakyat akan tetap menunggu pemimpin yang bicara sesuai tindakan, bukan sebaliknya.***
sumut24.co Medan, Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali menetapkan satu orang tersangka dalam Perkara D
kota
sumut24.coSERGAI, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya meninjau langsung sejumlah agenda penting guna memastikan progres pembang
News
Kejati Sumut Tahan Dirut PT PASU, Kerugian Negara Penjualan Aluminium Capai Rp133,4 Miliar
kota
sumut24.co SERGAI, Mengawali agenda kerja pertengahan Januari 2026, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H.
News
sumut24.co SERGAI, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sumate
News
KORSA Apresiasi Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Letjen TNI Mohammad Naudi Nurdika
kota
TPI Pantai Labu Lebih Modern & Instagramable
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd meninjau pelaksanaan Posyandu Bulanan di desa Kuta Meria
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota T
News
Bupati BUMD Bhineka Perkasa Jaya Harus Dikelola Secara Profesional
kota