Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Baca Juga:
Dunia pendidikan saat ini berbeda dengan zaman dulu, dimana perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi yang semakin berkembang menjadi tantangan guru dalam mendidik generasi bangsa.
Hal ini dikatakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menerima kehadiran pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Medan di Rumah Dinas Wali Kota, Jalan Sudirman , Senin (10/11/25). Selain bersilaturahmi kehadiran PGRI Kota Medan ini juga bertujuan untuk mengundang Rico Waas dalam Konferensi Kepengurusan PGRI dan HUT PGRI Kota Medan.
"Di zaman dulu peserta didik bisa ditertibkan dengan cara yang agak tegas, namun berbeda dengan saat ini jika ada peserta didik yang dihukum atau ditindak tegas maka akan viral dan dilaporkan ke Polisi. Ini yang jadi tantangan kita di era perkembangan teknologi dan keterbukaan informasi", kata Rico Waas.
Didampingi Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Benny Sinomba Siregar, Staf Ahli, Adlan, Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan dalam menghadapi tantangan tersebut diperlukan strategi yang lebih komprehensif. Sebab bagaimanapun guru ingin memberikan contoh yang baik bagi peserta didiknya
"Belakangan banyak terjadi polemik antara guru dan peserta didik. Oleh karenanya keterbukaan informasi saat ini adalah tantangan kita untuk menyikapinya dengan membuat strategi untuk melindungi guru ataupun peserta didik sehingga ada solusi terbaik jika terjadi hal yang tidak diinginkan", ujar Rico Waas.
Oleh karenanya Rico Waas berharap jajaran kepengurusan PGRI Kota Medan dapat membantu dan bisa menjawab tantangan masa kini di dunia pendidikan. Selain itu perkembangan guru secara kapasitas dan kompetensi juga bisa menjadi faktor pendukung.
"Pemko Medan sendiri terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di kota Medan. Salah satunya akan membuat program bagi peserta didik yakni cerdas cermat seperti dahulu namun tetap dikemas modern dan menarik", Ujar Rico Waas.
Menurut Rico Waas program ini baik untuk dibuat karena saat ini banyak generasi muda yang belajar dan menguji kemampuannya lebih ke individual. Jadi dengan cerdas cermat diharapkan soft skill dan akademiknya berjalan seiringan.
"Peserta didik nantinya akan berani tampil di publik dan ilmu pengetahuan yang mereka miliki akan diuji dihadapan khalayak ramai", ucap Rico Waas.
Terkait Konferensi PGRI Kota Medan dan HUT PGRI ke-80, Rico Waas menyambut baik digelarnya kegiatan ini. Diharapkan kegiatan konferensi PGRI yang akan memilih kepengurusan baru ini dapat menjawab tantangan di dunia pendidikan saat ini.
Sebelumnya Ketua PGRI Kota Medan Drs. Sriyanta didampingi Sekretaris PGRI Andy Yudhistira menyampaikan kehadirannya bertemu Wali Kota Medan Rico Waas selain bersilaturahmi juga untuk mengundang pada kegiatan Konferensi PGRI Kota Medan dengan agenda pemilihan pengurus baru pada tanggal 22 November 2025.
"Selain itu kami juga ingin mengundang bapak Rico Waas dalam kegiatan HUT ke-80 PGRI tingkat kota Medan pada tanggal 29 November yang akan dihadiri pengurus PB PGRI Pusat dan 2.000 guru. Acara ini juga sekaligus dengan pelantikan kepengurusan PGRI Kota Medan ", jelasnya. (Rel)
Sengketa Lahan Belum Usai, Petani Plasma Kelompok 80 Minta Kapolri Tutup Pengoperasian PT DMK
kota
Sekda Medison Lantik Direksi Perumda Tirta Solok Nan Indah,
kota
Gerak Cepat! Laporan Call Center 110 Ditindak, Terduga Pelaku Pencurian Diamankan Polres Padangsidimpuan
kota
Gerak Cepat Resmob Padangsidimpuan, Sindikat Curanmor di Padangsidimpuan Berhasil Dibekuk
kota
PKK Sumut Turun ke Paluta, Program Keluarga Sejahtera Digeber Jelang Indonesia Emas 2045
kota
Curanmor Dini Hari Terungkap Kilat! Dua Pelaku Pencurian HP di Batangtoru Ditangkap Polres Tapsel Tanpa Perlawanan
kota
Sigap! Polres Tapsel Amankan TKP Kebakaran di Sayurmatinggi, Kerugian Capai Ratusan Juta
kota
MEDAN Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Utara, Iskandar, kembali dipercaya memimpin partai untuk periode terbaru
kota
Begal Adalah Fenomena Nyata Bukan Mitos, TNI AL Turun Tangan. Bukan Intervensi.
kota
Stafsus Menteri Koperasi Dorong Bos Teri Medan Bermitra dengan Koperasi Merah Putih dan Dapur MBG
kota