BNCT dan Goodrich Asia Indonesia Perkuat Dialog Bisnis untuk Mendukung Pengembangan Layanan Terminal
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Goodrich Asia Indonesia ke Terminal A dan Terminal B pad
Ekbis
Baca Juga:
- Ratusan Massa Pendukung Program MBG Berkumpul di Aset Pemprov Sumut, Publik Pertanyakan Penggunaan Eks Medan Club
- Demo di Kejatisu, Puluhan Massa Minta Pejabat Diperiksa Dugaan Korupsi di PUTR Simalungun
- Sinergi Pemimpin Daerah: Bobby Nasution dan Bupati Taufik Zainal Abidin Padati Stadion Utama Sumut, Nobar Timnas Indonesia U-19 vs Myanmar
Medan - Unjuk rasa mendesak PT Toba Pulp Lestari (TPL) ditutup, berlangsung di depan Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro, Kota Medan, Senin (10/11/2025).
Ribuan massa tersebut adalah dari Sekretariat Bersama (Sekber) Gerakan Oikumenis untuk Keadilan Ekologis di Sumatera Utara bahkan mendesak agar TPL diusir dari Tanah Batak.
Dalam aksi Sekber Oikumenis itu, massa melalui Koordinator Aksi Rokki Pasaribu, dalam orasinya dari atas mobil komando menyampaikan kekesalannya kepada Gubernur Sumut, Bobby Nasution.
Pasalnya, Gubernur Bobby Nasution dinilai telah memperlihatkan itikad politik yang lebih mementingkan perusahaan TPL dibandingkan masyarakat.
Padahal saat ini banyak masyarakat yang menjadi korban kekerasan, masyarakat yang mengalami tindakan semena-mena perusahaan TPL. Pernyataan itu diamini ribuan massa demo.
"Melalui medanbisnis kita membaca berita, Gubernur justru berpihak kepada perusahaan," ujar Rokki.
Dikatakan Rokki, Gubernur Bobby Nasution tidak boleh hanya melakukan pendekatan hukum untuk melihat situasi ini. Seharusnya Bobby melihat aspek historis bahwa masyarakat sudah turun temurun di wilayahnya.
"Oleh karena itu kawan kawan pada saat nanti kita ingin meminta komitmen Gubernur Sumatera Utara, apa komitmen dia terhadap tuntutan kita, yaitu tutup TPL," tegasnya.
Karenanya lewat aksi tersebut, mereka merasa sangat penting mempertanyakan sikap Gubernur Bobby Nasution, apakah kepada masyarakat atau lebih mementingkan TPL.
"Kita ingin menguji komitmen Gubernur Sumatera Utara, keberpihakannya terhadap korban-korban TPL. Kalau kita saksikan nanti tidak berpihak kepada kita, kita akan katakan bahwa Gubernur ini adalah gubernur siapa? Gubernur TPL, jadi biarkan saja dia hanya memimpin TPL, tidak usah kita dipimpin," ujar Rokki.
Ia menambahkan, sangat banyak kesalahan TPL kepada masyarakat, seperti di Tapanuli bagian Utara, dan juga di Tapanuli Selatan.
"Di Sipirok, kawan-kawan kita yang muslim, bagaimana pohon-pohon karet mereka ditimbang dan diganti dengan pohon ekualiptus," sebutnya.
Oleh karena itu, gerakan tutup TPL tersebut, kata Rokki, bukan gerakan yang hanya untuk orang-orang Kristen, tetapi gerakan kesadaran kolektif dari korban-korban akibat tindakan yang dilakukan oleh PT TPL.
Adapun ribuan massa Sekber Oikumenis itu, mulai berdatangan ke depan Kantor Gubernur Sumut, sekitar pukul 10.30 WIB.
Gelombang pertama ribuan massa terdiri dari pendeta, rohaniawan Katolik dan jemaat gereja dari sejumlah denominasi gereja datang dari arah Gereja HKBP Uskup Agung.
Kemudian gelombang kedua, ribuan massa datang dari Jalan Cut Meutia. Mereka sebelumnya berkumpul dari Lapangan Merdeka.
Gelombang ketiga sejumlah masyarakat juga datang dari arah Jalan Cut Meutia, dan gelombang keempat ratusan mahasiswa dari Universitas HKBP Nommensen (UHN).
Sejumlah aliansi mahasiswa dan pemuda juga tampak dalam aksi, di antaranya PMKRI, GAMKI, dan GMNI. Mereka semua membaur dan menyampaikan desakan tutup TPL. Red2
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Goodrich Asia Indonesia ke Terminal A dan Terminal B pad
Ekbis
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) mencatat arus petikemas sebesar 59.918 TEUs pada Mei 2026, meningkat 10,5 pers
Ekbis
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan kerja PT Evergreen Shipping Agent Indonesia di Terminal A d
Ekbis
Belawan sumut24.co PT Belawan New Container Terminal (BNCT) menerima kunjungan PT Goodrich Asia Indonesia ke Terminal A dan Terminal B pad
Ekbis
Belawan sumut24.co Keselarasan layanan antara operator terminal dan perusahaan pelayaran menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga k
Ekbis
Belawan sumut24.co Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung daya saing industri maritim
Ekbis
Belawan sumut24.co Kemitraan yang berkelanjutan antara operator terminal dan perusahaan pelayaran memiliki peran penting dalam menjaga kel
Ekbis
Belawan sumut24.co Perkembangan jaringan pelayaran regional menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran arus perdagangan in
Ekbis
Belawan sumut24.co Potensi penguatan konektivitas logistik antara Indonesia dan Malaysia terus menjadi perhatian pelaku industri pelayaran
Ekbis
sumut24.co ASAHAN, Pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun (LB3) medis di sejumlah Puskesmas seKabupaten Asahan kini mengundang sor
News