GM Geopark Kaldera Toba: Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Baca Juga:
DELISERDANG | Langit hukum di Kabupaten Deliserdang kembali berawan. Tim penyidik bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Cabang Kejaksaan Negeri (Cabjari) Deliserdang di Labuhandeli, Senin (3/11/2025), melakukan penggeledahan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Deliserdang. Langkah ini merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di lingkungan madrasah.
Kepala Cabjari Labuhandeli Hamonangan Sidauruk membenarkan tindakan tersebut.
> "Benar, penggeledahan dilakukan terkait penyidikan dugaan korupsi dana BOS Tahun Ajaran 2022 sampai 2024," ujarnya sore tadi.
Fokus penyidikan diarahkan pada penggunaan dana BOS di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Yayasan Farhan Syarif Hidayah, yang berada di Kecamatan Sunggal, Deliserdang. Dana tersebut bersumber dari anggaran Kementerian Agama RI, namun diduga tidak sepenuhnya digunakan sesuai peruntukannya — indikasi klasik penyelewengan yang sering terjadi di bawah naungan "program pendidikan rakyat".
Kasubsi Pidsus Cabjari Labuhandeli, Putra Raja Siregar, menegaskan bahwa tim menemukan sejumlah kejanggalan.
> "Dana BOS seharusnya digunakan untuk kegiatan operasional pendidikan, tetapi dari hasil penyelidikan awal, ada penggunaan yang tidak sesuai," ungkapnya.
Sebelumnya, penyidik juga telah menggeledah langsung Yayasan Farhan Syarif Hidayah di Jalan Orde Baru, Sunggal. Kini, giliran Kantor Kemenag Deliserdang menjadi target. Penggeledahan menyasar bagian pendidikan madrasah dan keuangan. Berbagai dokumen administrasi penting diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.
> "Saat ini tim masih memeriksa sejumlah dokumen untuk memperkuat alat bukti," tambah Putra.
Soal potensi kerugian keuangan negara, Putra mengungkapkan bahwa tim ahli dari Kantor Akuntan Publik (KAP) tengah melakukan perhitungan.
> "Jika ada perkembangan mengenai nilai kerugian negara maupun jumlah pihak yang diperiksa, akan kami sampaikan ke publik," ujarnya menutup.
Dana BOS: Anggaran Mulia yang Sering Jadi "Lumbung Gelap"
Kasus ini menambah daftar panjang penyimpangan dana BOS di sektor pendidikan, terutama di lembaga swasta yang bernaung di bawah Kemenag. Anggaran yang sejatinya diperuntukkan untuk mendukung mutu pembelajaran dan kesejahteraan peserta didik, justru kerap berubah menjadi ladang basah bagi oknum-oknum pengelola sekolah maupun pejabat yang tak bertanggung jawab.
Publik menantikan keseriusan Kejaksaan dalam menuntaskan kasus ini hingga ke akar—termasuk bila jejak aliran dana tersebut bermuara pada pejabat di lingkungan Kemenag sendiri.
Jika benar terbukti terjadi penyelewengan, maka kasus ini bukan sekadar soal korupsi dana BOS, tetapi pengkhianatan terhadap hak dasar anak bangsa untuk memperoleh pendidikan yang layak.tim
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota
Bupati Madina Saipullah Nasution Sambangi Masjid Raya Al Qurro&039 wal Huffazh, Ajak Warga Perkuat Benteng Generasi dari Ancaman Narkoba
kota
Tak Anti Kritik! Bupati Saipullah dan Wabup Atika Undang Mahasiswa Bahas IPR, Harga Gabah hingga Masa Depan Madina
kota
Kabar Baik! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Kantongi Dukungan Gubsu Bobby Nasution, Huntap dan Infrastruktur Masuk Prioritas
kota
Dorong Prestasi dan Kesejahteraan Anak, Sekda Padangsidimpuan Salurkan Bantuan dari Kemensos
kota