Teater Koma Kembali Tampilkan Rumah Sakit Jiwa, Lakon yang Tetap Relevan Setelah 35 Tahun
Teater Koma Kembali Tampilkan Rumah Sakit Jiwa, Lakon yang Tetap Relevan Setelah 35 Tahun Jakartasumut24.co10 Juli 2026 Setelah 35 tahu
Umum
Baca Juga:
- Wakil Wali Kota Tanjungbalai Pastikan Stok Beras Aman, Bulog Siapkan Cadangan hingga Enam Bulan
- Wakil Bupati Asahan Dukung Penuh Jamda XI Pramuka Sumut, Wadah Lahirkan Pemuda Berkarakter dan Berjiwa Pemimpin
- Penuh Haru, Bupati Simalungun Tinjau Korban Puting Beliung di Pematang Bandar dan Berikan Bantuan
Paluta|Sumut24.co -
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) terus berupaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha dan masyarakat dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Langkah ini diwujudkan melalui Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Padang Lawas Utara, yang tengah disiapkan pelaksanaannya secara matang.
Rapat persiapan pembukaan forum tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Padang Lawas Utara, Basri Harahap, di ruang kerjanya, Rabu (29/10/2025). Hadir dalam rapat ini Asisten I Sarifuddin Harahap, S.Sos., MM, sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, dan perwakilan dari RSUD Gunungtua.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Basri Harahap menyampaikan bahwa Forum CSR menjadi langkah strategis untuk memperkuat kemitraan lintas sektor, terutama dalam mendukung program-program prioritas daerah. Ia menegaskan, kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi juga menjadi wadah koordinasi nyata antara pemerintah dan dunia usaha untuk menyalurkan tanggung jawab sosial perusahaan dengan lebih terarah dan bermanfaat.
"Forum CSR ini adalah langkah strategis dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Melalui forum ini, kita pastikan pelaksanaan program CSR berjalan lebih terkoordinasi, terukur, dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat," ujar Basri.
Basri juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang agar forum ini mampu menjadi jembatan kolaborasi yang efektif. Menurutnya, seluruh elemen yang terlibat harus memiliki komitmen bersama untuk menyusun program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat lokal.
Lebih lanjut, Basri Harahap menjelaskan bahwa kolaborasi lintas sektor melalui Forum CSR diharapkan dapat melahirkan berbagai inovasi dan percepatan pembangunan daerah.
"Dengan kolaborasi yang kuat, kita mampu menghadirkan inovasi dan percepatan pembangunan, terutama pada sektor-sektor prioritas seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," tegasnya.
Ia menambahkan, Forum CSR juga berperan dalam meningkatkan rasa tanggung jawab sosial dunia usaha terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Dengan sinergi ini, diharapkan pembangunan di Padang Lawas Utara dapat berjalan secara inklusif, adil, dan berkelanjutan.
Forum CSR bukan hanya ruang diskusi, tetapi juga platform komunikasi dan koordinasi antar pemangku kepentingan. Basri Harahap menginginkan agar forum ini dapat menghasilkan rumusan kebijakan dan mekanisme kerja yang konkret, termasuk penyusunan program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Saya berharap rapat persiapan ini dapat menghasilkan rumusan yang matang — mulai dari mekanisme kerja forum, penyusunan program prioritas, hingga penetapan kegiatan yang selaras dengan aspirasi masyarakat Padang Lawas Utara," ungkapnya.
Forum CSR diharapkan dapat menjadi motor penggerak pembangunan sosial dan ekonomi, terutama bagi masyarakat di pedesaan yang membutuhkan perhatian lebih dari pihak swasta dan pemerintah.
Basri Harahap juga menyoroti pentingnya peran sektor swasta dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat daerah. Menurutnya, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) bukan sekadar kewajiban moral, tetapi juga bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun ekosistem ekonomi yang sehat.
Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara, lanjut Basri, siap memfasilitasi dan memberikan dukungan penuh agar pelaksanaan program CSR di wilayahnya berjalan efektif dan transparan.
"Kami membuka ruang kolaborasi yang luas bagi dunia usaha. Pemerintah hadir untuk memastikan sinergi ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat," imbuhnya.
Dalam konteks pembangunan daerah, Forum CSR diharapkan menjadi pendorong bagi inovasi ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat. Program-program CSR yang tepat sasaran dapat membantu pelaku usaha kecil, memperkuat ekonomi kreatif, serta membuka lapangan kerja baru di tingkat desa dan kecamatan.
Selain itu, sektor pendidikan dan kesehatan juga menjadi prioritas utama yang akan difasilitasi melalui program CSR bersama pemerintah daerah dan mitra swasta. Dengan pendekatan ini, pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik dan infrastruktur, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Wakil Bupati Basri Harahap optimistis, dengan terbangunnya Forum CSR yang solid dan sinergis, Padang Lawas Utara akan menjadi contoh daerah yang berhasil membangun kolaborasi multi-pihak untuk kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap, hasil dari rapat persiapan ini menjadi landasan kuat bagi pelaksanaan Forum CSR yang efektif, berorientasi pada hasil, dan memiliki dampak jangka panjang bagi pembangunan daerah.
"Forum ini bukan sekadar agenda seremonial, tetapi langkah nyata untuk memperkuat komitmen bersama demi kemajuan Padang Lawas Utara," tutupnya.zal
Teater Koma Kembali Tampilkan Rumah Sakit Jiwa, Lakon yang Tetap Relevan Setelah 35 Tahun Jakartasumut24.co10 Juli 2026 Setelah 35 tahu
Umum
Bertekad Sejahterakan Petani, OK. Awaluddin diunjuk Ketua Kelompok Tani &ldquoCitra Sejahtera
kota
Avip Priatna Bersama Paduan Suara Anak The Resonanz Childrens Choir Menjadi Juara Umum di Kompetisi Paduan Suara Kontemporer Bergengsi di E
Umum
5 Trik Styling TShirt biar Nggak Terlihat Terlalu Monoton Jakartasumut24.coTshirt memang jadi salah satu item yang paling banyak dimiliki
Umum
Polrestabes Medan Ungkap Rumah Kos Jadi Gudang Pod Getar2 Warga Aceh Ditangkap
kota
Polsek Medan Area Amankan 2 Jambret Sempat Dihajar Massa
kota
PRSU Sepi, DPRD Sumut Semprot Panitia Jangan Cari Untung dari Tiket, UMKM Jadi Korban
kota
Jampidsus Tegaskan Dirinya Tak Miliki Kaitan Bisnis dengan Kafe di Cipete yang Digeledah Polri
kota
Wali Kota bersama sejumlah tokoh agama menerima kunjungan tim peneliti dari SETARA
kota
Wali Kota menghadiri acara Pagelaran Seni dan Budaya Kota Pematangsiantar PRSU ke50 Tahun 2026, yang di PRSU
kota