Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli Selatan
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
Baca Juga:Oleh: H. Syahrir Nasution, Sutan Kumala Bulan
Kabar duka menyelimuti dunia pendidikan dan masyarakat Sumatera Utara. Dr. Syamsurizal, sosok pendidik, pemimpin, dan teladan yang bersahaja, telah berpulang ke hadirat Ilahi. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi para sahabat, murid, dan kolega yang mengenalnya sebagai figur sederhana, bijak, dan penuh dedikasi terhadap dunia pendidikan.
Atas nama pribadi dan keluarga besar, H. Syahrir Nasution, Sutan Kumala Bulan, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya almarhum.
"Kepergian Dr. Syamsurizal adalah kehilangan besar bagi dunia pendidikan kita. Beliau bukan hanya seorang guru dalam arti formal, tetapi seorang pendidik sejati yang menularkan nilai, akhlak, dan kepribadian luhur," ujar Syahrir Nasution dengan nada haru.
Menurutnya, ada perbedaan mendasar antara seorang guru dan pendidik.
> "Seorang pendidik berbeda dengan seorang guru. Seorang pendidik bukan hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga menularkan kepribadian dan perilaku agar anak didiknya menjadi manusia paripurna. Sedangkan seorang guru adalah pembuka cakrawala berpikir bagi murid-muridnya. Namun, seorang guru sejatinya harus juga bersikap sebagai seorang pendidik," ungkapnya.
Ia menambahkan, "Alangkah sempurnanya bila seorang guru juga seorang pendidik. Namun lazimnya, seorang pendidik sudah tentu seorang guru, sedangkan seorang guru belum tentu seorang pendidik."
Dalam pandangan Syahrir Nasution, profesi pendidik merupakan tugas mulia sekaligus berat.
> "Di mana pun ia berada, pendidik tetap menjadi cermin moral dan kepribadian bangsa. Sosok Dr. Syamsurizal telah menampilkan keteladanan itu sepanjang hidupnya," tuturnya.
Dr. Syamsurizal dikenang bukan hanya karena ilmu dan kepemimpinannya, tetapi juga karena ketulusannya dalam membimbing, mendengar, dan mengarahkan banyak generasi muda dengan hati. Ia bukan sekadar pengajar, melainkan pembentuk karakter, penanam nilai, dan penumbuh jiwa kebangsaan.
Semoga amal kebaikan dan ilmu yang telah beliau sebarkan menjadi pahala yang terus mengalir.
Selamat jalan, Dr. Syamsurizal. Dunia pendidikan kehilangan satu bintangnya, namun nilai-nilai yang engkau wariskan akan tetap abadi.***
Dompet Dhuafa Waspada Resmikan Dua Wakaf Sumur di Tapanuli SelatanSumatera utarasumut24.co Dompet Dhuafa Waspada meresmikan dua program Wak
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan suasana ibadah yang aman, tenang, dan tertib menjadi fokus utama Polres Asahan dalam mengamankan pelaksanaan
News
sumut24.co ASAHAN , Sebuah tindakan sepihak yang dinilai mencoreng aturan hukum terjadi di tengah pemukiman warga Lingkungan II, Kelurahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Universitas Dharmawangsa menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Tanjungbalai dalam upaya memperkua
News
Kuras Barang Mes Polda Aceh,Dua Residivis Ditangkap
kota
Curi Seng hingga Sepeda Lipat Milik IRT di Medan Deli, Pria 38 Tahun Dibekuk Polisi
kota
Viral di Medsos! Polisi Ringkus Pencuri Material Bangunan dan Elektronik di Labuhan Deli
kota
Gerebek Rumah Pengedar Sabu di Medan Denai, Ditresnarkoba Polda Sumut Sita Timbangan dan Puluhan Plastik Klip
kota
Pembentukan Polres Paluta Dipercepat, Wakapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Mako
kota
Atlet Tinju Padangsidimpuan Borong Medali di Kejurda Sumut, Wali Kota Beri Apresiasi
kota