Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Baca Juga:
- Sumut Rally 2026 Resmi Dibuka di Pematangsiantar, Ijeck: Bangga Sumut Kembali Jadi Tuan Rumah
- Ijeck Desak Kemenhub Percepat Pembangunan Palang Perlintasan KA Usai Kecelakaan Maut di Perbaungan
- Wamen Haji dan Umrah RI Dr. H. Dahnil Anzar Simanjuntak Buka Perdana Pengajian Akbar Jemaah Haji Indonesia di Masjid Ar-Rifa'i TPI Medan
Tapsel - Ketua Yayasan Haji Anif, Musa Rajekshah meresmikan masjid ke 58-59 di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Kamis (23/10/2025).
Peresmian ini merupakan program pembangunan 99 masjid yang diamankan orangtua Musa Rajekshah, Almarhum Haji Anif.
Kedua rumah ibadah ini diberi nama Masjid Al Musannif Desa Singkuang 1 dan Masjid Al Musannif Desa Sikapas.
Musa Rajekshah mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang sudah terlibat dalam pembangunan 2 masjid.
Terkhusus kepada pihak yang telah mewakafkan tanahnya untuk dibangun masjid.
"Alhamdulillah pada hari yang berbahagia ini, kami sekeluarga anak Almarhum Haji Hanif mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan masjid ini," kata pria yang karib disapa Ijeck ini.
Ijeck kemudian menceritakan awal mulanya ia bisa sampai ke Desa Singkuang. Pada tahun 1992 lalu, dirinya bersama dengan Alm Haji Anif memijakkan kaki ke daerah ini.
Pada saat itu, kata dia daerah ini masih didominasi kaawasa hutan, permukiman penduduk sangat minim.
"Saya datang kemari itu waktu tahun 1992 ke Desa Singkuang ini. Kalau datang ke Tapanuli Selatan saya waktu tahun 1986 bersama dengan orang tua saya," kata dia.
Pada waktu itu, daerah ini masih dalam kabupaten Tapanuli Selatan belum terjadi pemekaran yang sekarang disebut Kabupaten Mandailing Natal.
Kenapa bisa sampah di sini, Ijeck mengatakan, Gubernur Sumut Raja Inal Siregar mengadakan pertandingan menembak.
Di mana, pertandingan untuk berburu babi hutan yang dianggap hama pengganggu permukiman masyarakat dan perkebunan.
"Orang tua saya Alm Haji Anif itu dulu Ketua Perbakin dan diundang untuk berburu babi hutan dan dibuat pertandingan," ujarnya.
Karena kedekatan Raja Inal Siregar dengan Haji Anif, kata Ijeck orangtua diminta untuk mengurus sayang burung walet dan perkebunan di Desa Singkuang.
"Pada waktu itu Gubernur Raja Inal Siregar dan orang tua saya bersahabat. Dibilang pak Raja Inal Siregar, mau nggak ngurus sarang walet dan bisa mengurus masyarakat di sana," ujarnya.
Karena itu, Alm Haji Anif dan Ijeck datang ke Desa Singkuang. Dirinya bersama Alm Haji Anif harus berjuang untuk sampai ke lokasi. Karena untuk sampai ke Desa Singkuang tidak dapat dilintasi melalui jalur darat saja.
Rombongan juga harus menyusuri sungai Batang Gadis agar sampai ke lokasi.
"Begitulah berjalan waktu, tidak ada yang tau bagaimana berjalannya waktu. 33 tahun yang lalu saya datang ke sini," ucapnya.
Dua tahun sebelum ayahnya berpulang ke Rahmatullah, Ijeck diminta untuk membantunya membangun 99 masjid.
Pada saat itu, Ijeck masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Sumatera Utara.
Dirinya juga terkejut mendengar ucapan Alm Haji Anif, seakan menunjukkan bahwa dirinya akan berpulang menghadap Sang Pencipta.
"2 tahun sebelum berpulang pada saat itu saya sudah jadi Wagub dipanggil saya ke rumah kata ayah saya Saya ingin membangun 99 masjid. Terus saya bilang, Dadak (panggilan Alm Haji Anif) bisa melihat sampai 99 masjid terbangun. Saya juga tidak percaya bahwa itu adalah amanah yang dimintanya untuk diteruskan oleh keluarga," jelasnya.
Bahkan, Alm Haji Anif juga meminta Ijeck tidak memakai sedikit pun gajinya sebagai Wakil Gubernur, apapun menggunakan anggaran pemerintah.
"Jangan kau pakai uang pemerintah satu rupiah pun, saya tidak mau, saya hanya minta dan bantu, kau siapkan untuk membangun 99 masjid," ujarnya menirukan ucapan Alm Haji Anif.
Kemudian, Ijeck meminta kepada pengurus masjid untuk merawat dan memakmurkan rumah ibadah yang sudah terbangun ini. Tidak hanya sebagai bangunan, Ijeck berharap generasi muda juga ikut meramaikan masjid saat waktu beribadah.
"Saya berpesan kepada BKM masjid makmurkan masjid ini dan jagalah kebersihan masjid, jangan hanya karena sudah terbangun tetapi tidak diisi masjid. Jangan hanya diisi orang-orang tua saja anak-anak muda juga harus ke masjid," ungkapnya.
Dirinya juga berharap, dua masjid yang dibangun Yayasan Haji Anif ini dapat bermanfaat. Berdirinya bangunan ini juga diharapkan dapat menjadi berkah kepada dua desa tersebut.
sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki
News
Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,
Info
SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR
kota
Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk
kota
KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL BERIKAN APRESIASI TINGGI KEPADA MENKO POLKAM DJAMARI CHANIAGO
kota
GANNAS Jabar Apresiasi Razia Narkoba di THM Bandung, Serukan Perlawanan Bersama
News
sumut24.co Medan, Kantor Imigrasi Kelas I TPI Polonia Medan terus meningkatkan pelayanan sebagai wujud nyata ditengah masyarakat yang keter
kota
Dana RDN Rp2,58 Miliar Dipersoalkan, Paramitra Alfa Sekuritas Gugat BCA ke PN Jakarta Pusat
kota
Simpan Shabu di Kantong Celana, 2 Warga Sergai Ditangkap Sat Narkoba Polresta Deli Serdang
kota
MEDAN SUMUT24.CO Perjalanan kepemimpinan duet Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap telah
News