Wali Kota menghadiri Pembukaan Bazar Ramadhan Serentak di seluruh wilayah teritorial Indonesia, secara virtual
Wali Kota menghadiri Pembukaan Bazar Ramadhan Serentak di seluruh wilayah teritorial Indonesia, secara virtual
kota
Baca Juga:
- Ini Nama-nama Pejabat Eselon II Dilantik Bobby Nasution, Sutan Tolang Lubis Jadi Kepala Bapenda Sumut
- 308 Pejabat Dilantik di Kantor Gubernur Sumut, Bobby Tekankan Target Kerja Terukur
- Gabungan Brimob dan Ditreskrimsus Polda Sumut Tindak Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina, 14 Ekskavator Diamankan
MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi dukungan dan peran aktif Kepolisian Republik Indonesia, khususnya Brimob, dalam upaya pemberantasan narkoba di Sumut. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian, menjadi kunci penting untuk menekan tingginya angka peredaran narkoba di daerah ini.
Hal itu disampaikan Bobby saat menerima kunjungan Komandan Pasukan Brigade Mobil (Danpas Brimob) I Korps Brimob Polri Brigjen Pol Anang Sumpena beserta rombongan di Anjungan Lantai 9, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Medan, Selasa (21/10/2025).
Menurut Bobby, Sumut masih menempati posisi tertinggi dalam hal peredaran narkoba. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN), terdapat lebih dari satu juta pengguna narkoba di provinsi ini.
"Kondisinya sangat memprihatinkan. Mulai dari orang dewasa, remaja, hingga orang tua ikut menjadi pengguna, bahkan pengedar narkoba," ujar Bobby.
Selain persoalan narkoba, Bobby juga menyoroti meningkatnya tindak kriminalitas seperti pencurian, begal, dan perkelahian antar-kelompok di sejumlah daerah. Meski begitu, ia mengapresiasi upaya maksimal yang telah dilakukan Polda Sumut dan jajaran dalam mengatasi berbagai kasus kejahatan tersebut.
"Efeknya merusak fasilitas umum dan merugikan masyarakat. Karena itu, kita terus berkolaborasi dengan seluruh pihak untuk mengusut tuntas permasalahan ini. Kita berharap ada program kolaboratif antara pemerintah, kepolisian, dan instansi lainnya," jelasnya.
Sementara itu, Brigjen Pol Anang Sumpena menyebutkan, Sumut menempati peringkat teratas peredaran narkoba nasional, dengan jumlah pengguna lebih dari satu juta orang dari total sekitar empat juta pengguna di Indonesia.
Ia menjelaskan, Pasukan Brimob I bertugas di wilayah barat Indonesia, dengan markas di Binjai, Sumut, dan mencakup seluruh Pulau Sumatera. Tugas Brimob antara lain adalah membantu satuan kewilayahan Polda dan instansi terkait dalam penanganan gangguan keamanan berintensitas tinggi, termasuk kejahatan luar biasa seperti teror bom dan operasi pemberantasan narkoba.
"Selain mengamankan kejahatan berintensitas tinggi, Brimob juga berperan dalam menjaga keamanan kepala daerah, objek vital nasional, serta investasi strategis," kata Anang.
Ia menambahkan, Brimob terus mendukung berbagai operasi pemberantasan narkoba di Sumut, termasuk penghancuran markas narkotika yang beberapa waktu lalu digelar bersama aparat terkait.
Wali Kota menghadiri Pembukaan Bazar Ramadhan Serentak di seluruh wilayah teritorial Indonesia, secara virtual
kota
Wali Kota membawa seratusan anak yatimpiatu berbelanja di pusat perbelanjaan Ramayana
kota
Sumut Kembangkan Satu Data Tunggal Bencana
kota
Kabar Gembira, Pemprovsu Beri THR Guru PPPK Paruh Waktu dan Guru Tidak Tetap
kota
Pentingnya Pemetaan Pembangunan
kota
Pj Sekdaprov Sumut Kukuhkan Pengurus Korpri Karo 2025&ndash2030
kota
Dorong Event Internasional Berkelas Dunia untuk Dongkrak Pariwisata Sumut
kota
Warga Binjai Sambut Baik Program Internet Gratis
kota
Penyaluran Bantuan ZIS Rp2,93 Miliar,Wagub Sumut Zakat Jadi Kekuatan Sosial Luar Biasa
kota
Kendalikan Penangkapan Ikan PoraPora,Dinas Kelautan dan Perikanan Sumut Aktif Awasi Perairan Danau Toba
kota