Rico Waas Ajak Mahasiswa Politeknik Ciptakan Solusi untuk Persoalan Kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak mahasiswa politeknik dari berbagai daerah di Indonesia menjadikan kampus
kota
Baca Juga:
"Seorang pemimpin itu harus bisa membaca hati orang yang dipimpinnya."
Kalimat sederhana ini menggambarkan hakikat kepemimpinan yang sejati. Sebab, memimpin bukan sekadar mengatur, memerintah, atau membuat kebijakan—tetapi memahami denyut nadi, nurani, dan perasaan orang-orang yang dipimpin.
Kepemimpinan, adalah membaca arti dari arti dalam sanubari seseorang. Artinya, seorang pemimpin sejati dituntut memiliki kepekaan, empati, dan kebijaksanaan. Ia bukan hanya tahu apa yang benar secara prosedural, tetapi juga tahu apa yang adil secara moral.
Namun realitas hari ini sering kali jauh dari itu. Banyak pemimpin lebih sibuk membangun citra daripada membangun rasa. Mereka cepat menilai, tapi lambat memahami. Cepat menghukum, tapi pelit memberi apresiasi. Bahkan, sebagian menjadikan kekuasaan sebagai ruang untuk memperkuat lingkaran pribadi—circle yang loyal bukan karena kompetensi, tapi karena kedekatan.
Padahal, pemimpin yang baik seharusnya membuat bawahannya merasa nyaman, bukan terancam. Membangun kepercayaan, bukan kecurigaan. Menjadi pengayom, bukan penguasa. Sebab, inti dari kepemimpinan bukanlah kuasa untuk mengganti orang, melainkan kemampuan untuk membesarkan mereka. juga menegaskan, jika seorang pemimpin tidak mampu memahami makna diri dan makna kemanusiaan orang lain, maka sebaiknya ia "mundur dan bersekolah kembali ke tingkat dasar." Sebuah sindiran keras, namun penuh makna. Karena kepemimpinan tanpa pemahaman nurani hanyalah kesombongan yang dibungkus jabatan.
Dalam konteks ini, setiap pemimpin—entah bupati, wali kota, atau gubernur—harus berani bercermin: Apakah aku layak disebut pengayom? Ataukah hanya sekadar penguasa yang sibuk memoles citra?
Sebab rakyat hari ini sudah jauh lebih cerdas. Mereka tidak lagi terpukau oleh retorika, melainkan menilai dari rasa keadilan dan kepekaan sosial seorang pemimpin.
Kepemimpinan adalah seni membaca hati, bukan sekadar menjalankan instruksi. Dan hanya mereka yang mampu mendengar suara paling halus dari nurani rakyat yang pantas disebut pemimpin sejati.***
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak mahasiswa politeknik dari berbagai daerah di Indonesia menjadikan kampus
kota
sumut24.co MedanPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara bekerjasama dengan Dewan Pers akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UK
kota
Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan
News
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan turut hadir dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi yang di
kota
MEDAN SUMUT24.coPrestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan. Sebanyak 22 dosen tetap UNPAB y
News
MEDAN SUMUT24.CO Sebanyak 22 Dosen Tetap Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang diajukan mengikuti Sertifikasi Dosen (Serdos) Gel
Politik
Buntut Kisruh KPID Sumut 20262029, Lima Calon Tolak Hasil Pemilihan
News
Kapolda Sumut Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Tekankan Profesionalisme dan Responsivitas
News
Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus CurasCurat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut
News
Think Better, Work Better, Serve Better!Monthly Upgrade Academy DorongBudaya Mutu dan PerbaikanBerkelanjutan di UNPAB
News