Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
Baca Juga:
Untuk inflasi Provinsi Sumut pada bulan yang sama 0,65 persen (mtm) dan 5,32 persen (yoy). Sementara inflasi nasional tercatat lebih rendah, yakni 0,21 persen (mtm) dan 2,65 persen (yoy).
Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Setdako Pematangsiantar Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP, Jumat (17/10/2025) menerangkan inflasi Kota Pematangsiantar dipengaruhi kenaikan harga cabai merah (0,50 persen), emas perhiasan (0,09 persen), dan cabai hijau (0,07 persen).
"Pada bulan September ini telah melewati periode waktu panen, khususnya di wilayah sentra produksi seperti Simalungun, Karo, dan Batubara. Kombinasi faktor cuaca, biaya produksi, dan ketidakseimbangan pasokan-permintaan menjadi pemicu utama inflasi," terang Sari.
Menurut Sari, cabai merah memengaruhi inflasi karena harganya yang fluktuatif dan sensitif terhadap cuaca buruk yang menyebabkan pasokan berkurang, biaya transportasi yang meningkat, dan distribusi yang tidak lancar. Kenaikan harga cabai menjadi pemicu utama inflasi, terutama pada kelompok bahan makanan, karena cabai merupakan komoditas pokok yang penting bagi sebagian besar masyarakat.
Untuk menekan laju inflasi, lanjut Sari, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Pematangsiantar menggelar Pasar Murah dan Gerakan Pangan Murah (GPM) di setiap kecamatan. Di pasar murah dan GPM, selain menyediakan bahan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula pasir, juga ada cabai merah.
"Cabai merah sebagai komoditi yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi di Kota Pematangsiantar tentunya menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kota Pematangsiantar bersama TPID," sebut Sari.
Sari berharap, di bulan Oktober ini, inflasi Kota Pematangsiantar bisa terkendali seiring turunnya harga cabai merah
Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn di sela-sela acara peringatan Hari Pangan Sedunia di Lapangan Adam Malik, Kamis (16/20/2025) mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan dengan menanam berbagai tanaman, termasuk cabai merah. Hal ini, katanya, paling tidak bisa mengurangi pengeluaran rumah tangga. Apalagi harga cabai merah terus mengalami fluktuasi.
Dirinya sendiri, telah berupaya memanfaatkan pekarangan rumah dinas wali kota di Jalan MH Sitorus Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat, dengan menanam berbagai tanaman pangan, termasuk cabai merah, jeruk kesturi, dan lainnya.
"Terbukti, cabai merah tumbuh subur dan sudah bisa dipanen. Bisa dilihat langsung ke rumah. Jadi, mari kita manfaatkan pekarangan untuk menanam berbagai tanaman pangan," katanya.
Wesly juga menyambut baik kegiatan Lomba Memasak Menggunakan Pasta Cabai sebagai rangkaian peringatan Hari Pangan Sedunia.
"Sudah ada cabai dalam bentuk pasta. Ini upaya menyimpan cabai untuk jangka waktu lebih lama dibandingkan menyimpan cabai segar. Semoga pasta cabai bisa mengurangi ketergantungan masyarakat menggunakan dan mengonsumsi cabai segar," tukas Wesly. (LP)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Zakiyuddin Harahap Sambut Peserta APEKSI 2026, Ajak Nikmati Keramahan dan Kuliner Kota Medan
kota
sumut24.co Medan, Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengucapkan selamat datang kepada seluruh tamu pemerintah kota dari berbaga
kota
Semangat &lsquoTampakna do Rantosna&rsquo, Rahudman Harahap Ajak Alumni SMAN 2 Perkuat Solidaritas Menuju Sumut Berkah
kota
Modus Checkin HotelSindikat Curanmor Sikat CRF di Parkiran
kota
GM Geopark Kaldera Toba Geopark Harus Menjadi Instrumen Pemberdayaan Masyarakat
kota
Bank Sumut Luncurkan QResto, Inovasi Digital Bersama Pemkab Deli Serdang untuk Optimalkan Pajak Daerah
kota
Sutrisno Pangaribuan Tuduhan Aksi Mahasiswa Dibayar Hanya Upaya Memecah Gerakan
kota
Strategi Komunikasi Pemerintah Menjaga Narasi, Menjaga Kepercayaan Publik
kota
Pabrik Sepatu Yumeida di Purwodadi Sunggal Terbakar
kota
Taekwondo Championship Sumut 2026 Digelar, Bidik Bibit Atlet Menuju Asian Championship dan Porprov
kota