Anto Genk Luruskan Makna "Londo Ireng" Presiden Prabowo dalam Rakercab JMSI Tabagsel 2026
Anto Genk Luruskan Makna "Londo Ireng" Presiden Prabowo dalam Rakercab JMSI Tabagsel 2026
kota
Baca Juga:
Medan – Polemik status tenaga outsourcing di Sekretariat DPRD Sumatera Utara (Sumut) menuai sorotan publik. Pergantian penyebutan staf DPRD yang sebelumnya dikenal sebagai staf ahli kini berganti menjadi "Pramu Ruang" usai penghapusan tenaga honorer pada 16 September 2025.
Seluruh kebutuhan tenaga non-PNS di DPRD Sumut dialihkan ke sistem outsourcing, dengan PT Daffa Buana Sakti sebagai pemenang tender penyedia tenaga kerja. Namun, nomenklatur baru yang menyamakan staf DPRD dengan pramu ruang dianggap janggal dan merendahkan martabat mereka.
Ketua Umum Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (Jaga Marwah), Edison Tamba, menilai perubahan istilah itu bukan sekadar persoalan administratif.
"Staf DPRD bukanlah sekadar pramu ruang. Mereka bagian integral dari sistem pendukung kerja dewan. Mengganti penyebutan dengan istilah yang berkonotasi merendahkan jelas tidak pantas, bahkan dapat mencoreng marwah lembaga legislatif," tegas Edison di Medan, Selasa (30/09/2025).
Edison mendesak pimpinan DPRD Sumut segera memanggil Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk memberi penjelasan. Ia menilai publik berhak tahu apakah perubahan nomenklatur itu hanya kekeliruan administratif atau justru ada maksud tertentu di baliknya.
Selain itu, ia menyoroti soal transparansi kontrak kerja. Menurutnya, salinan kontrak outsourcing hanya dimiliki PT Daffa Buana Sakti, sementara tenaga kerja yang menandatangani tidak memegang dokumen resmi.
"Sekwan bersama perusahaan pemenang tender harus dipanggil untuk menjelaskan duduk persoalannya. DPRD wajib memastikan keadilan bagi stafnya sendiri, bukan membiarkan mereka diperlakukan semena-mena," ujarnya.
Tak berhenti di situ, Edison juga menuding ada dugaan penyimpangan dalam proses tender hingga rekam jejak PT Daffa Buana Sakti. Ia mengungkapkan, perusahaan tersebut pernah bermasalah dalam sejumlah proyek infrastruktur.
"PT Daffa Buana Sakti pernah mengerjakan Jembatan Sei Air Tenang di Kecamatan Batang Serangan yang diduga rusak hingga roboh. Bahkan proyek bendungan di Desa Pematang Kuala, Teluk Mengkudu, Serdang Bedagai, baru selesai saja sudah retak dan tidak sesuai RAB," bebernya.
Lebih jauh, Edison menilai tender yang dimulai 21 Mei 2025 dengan masa kerja 210 hari itu penuh kejanggalan. PT Daffa Buana Sakti disebut menang hanya dengan selisih penawaran 0,11%, sementara penawaran lain yang lebih rendah justru digugurkan tanpa alasan jelas.
"Ini patut diduga kuat ada praktik suap, permainan tender, bahkan indikasi 'pengantin bawaan' dari kepala daerah dalam menentukan pemenang. Kami juga menduga ada oknum aparat hukum yang membekingi perusahaan ini. Jika benar, ini bukan lagi sekadar teknis proyek, tetapi praktik kolusi dan mafia proyek," tegasnya.
Atas dasar itu, Jaga Marwah mendesak aparat penegak hukum turun tangan mengusut Pokja/ULP dan PT Daffa Buana Sakti.tim
Anto Genk Luruskan Makna "Londo Ireng" Presiden Prabowo dalam Rakercab JMSI Tabagsel 2026
kota
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menerima kunjungan kehormatan dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (K
News
sumut24.co ASAHAN, Ketentuan hukum sangat tegas mengenai pengembalian kerugian keuangan negara atau daerah paling lambat 60 hari sejak Lap
News
254 Proposal, 13 Kelompok Terpilih Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Karya Menuju Pementasan Jakartasumut24.co 3 Agustus 2026
Umum
Di Balik Predikat WTP, Masih Ada Pekerjaan Rumah Negara
kota
sumut24.co Labuhanbatu, Kisruh persoalan Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu yang beredar luas di media
News
Wali Kota yang DiWakili Sekda menghadiri Kerja Rani GBKP Runggun
kota
Wali Kota diwakili Asisten Kesra membuka Seminar Entrepreneurship bertajuk &lsquoYouth Today, Leader Tomorrow&rsquo
kota
MENYIKAPI KONDISI GLOBAL, KETUA UMUM PNPI SYAMSUL RIZAL MENDORONG PEMERINTAH MEMPERKUAT SISTEM DAN INFRASTRUKTUR INTELIJEN NEGARA
kota
Ijeck Desak Kemenhub Percepat Pembangunan Palang Perlintasan KA Usai Kecelakaan Maut di Perbaungan
kota