Mantan Bendahara SMAN 19 Medan Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Klien Kami Dihukum Karena Kealpaannya, Bukan Korupsi
Mantan Bendahara SMAN 19 Medan Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Klien Kami Dihukum Karena Kealpaannya, Bukan Korupsi
Hukum
Baca Juga:
JAKARTA — Pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai berhasil menempatkannya sebagai salah satu pemimpin alternatif dunia yang patut diperhitungkan.
Direktur Geopolitik GREAT Institute, DR. Teguh Santosa, menyebut pidato Prabowo sebagai salah satu yang terbaik tahun ini, bahkan berpotensi dikenang seperti pidato Presiden Soekarno pada 1960 berjudul To Build the World Anew.
"Pidato Prabowo merupakan salah satu pidato terbaik sidang Majelis Umum PBB tahun ini. Dan saya kira akan dikenang untuk waktu yang cukup lama, seperti pidato Bung Karno di PBB pada tahun 1960," kata Teguh dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (24/9/2025).
Prabowo tampil sebagai pembicara ketiga setelah Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Jika pidato Trump disebut hambar dan minim atensi, sebaliknya, Prabowo mendapat sambutan hangat dan pujian dari para pemimpin dunia yang hadir di General Assembly Hall.
Menurut Teguh, Prabowo tidak hanya menyinggung soal persatuan kemanusiaan yang memandang setara ras, agama, dan kebangsaan, tetapi juga menguraikan tantangan global di era ketidakpastian. Dengan mengangkat pengalaman Indonesia dari masa penjajahan hingga menjadi pemain kunci dunia, Prabowo menegaskan solidaritas internasional sebagai modal utama perdamaian hakiki.
Dosen Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga menilai keberanian Prabowo dalam mengajak dunia meninggalkan "doktrin Thucydides" patut diapresiasi. Doktrin sejarawan Yunani abad ke-5 SM tersebut selama berabad-abad dijadikan pembenaran dominasi negara kuat atas negara lemah.
"Presiden Prabowo berani mengajak para pemimpin dunia untuk mengakhiri doktrin Thucydides. Ini pesan kuat bahwa dunia harus meninggalkan logika penindasan dan beralih pada kerja sama setara," ujarnya.
Teguh juga menyoroti komitmen Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina. Ia menilai Prabowo tidak menjadikan isu Palestina sebagai poster politik semata, melainkan menunjukkan langkah konkret, termasuk kesiapan mengirim pasukan penjaga perdamaian.
"Saya kira setelah Indonesia menyampaikan kesediaan mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Palestina, ada baiknya negara-negara Eropa dan sekutu Israel yang mulai mengubah pandangan juga ikut mengirimkan pasukan," tutupnya. Red
Mantan Bendahara SMAN 19 Medan Divonis 1 Tahun Penjara, Kuasa Hukum Klien Kami Dihukum Karena Kealpaannya, Bukan Korupsi
Hukum
sumut24.co ASAHAN, Dalam suasana penuh kehangatan di Bulan Ramadhan, Kejaksaan Negeri Kabupaten Asahan bagi bagi takjil kepada masyarakat d
News
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri buka puasa bersama Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Sumat
kota
Bupati Kabupaten Solok Kunjungi Mushola Al Furqon Saniang Baka
kota
Bupati Solok Serahkan Bantuan Sembako dan Bedah Rumah dari Baznas kepada Warga Saniang Baka
kota
Jakarta, Sumut24.co Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia yang juga Ketua Harian DPP GERTASI (Gerakan Tani Syarikat Islam), Andi Yuslim Patawari,
News
Jakarta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) terkait pelaksanaan Ship to Ship (STS) Transfer
Ekbis
Medan, Sumut24.co Kapolda Sumatera Utara Whisnu Hermawan Februanto menggelar kegiatan buka puasa bersama insan pers di Sumatera Utara. Kegia
News
BAKOPAM Sumut Salurkan Santunan Janda dan Anak Yatim di Ramadhan ke22
kota
sumut24.co POLDASU, Polda Sumatera Utara menggelar kegiatan Silaturahmi Polda Sumut Bersama Media dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fit
kota