DJP Sumut I Kukuhkan 286 Relawan Pajak
sumut24.co MedanKantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumatera Utara I secara resmi mengukuhkan 286 Relawan Pajak untuk Ne
Ekbis
Baca Juga:
- Akademisi Puji Pidato Prabowo di Davos, Pertegas Beda Prabowonomics Vs Greedynomics
- KORSA Apresiasi Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Letjen TNI Mohammad Naudi Nurdika
- Pesan Presiden RI saat Tahun Baru di Pengungsian Bareng Masyarakat Tapanuli Selatan, Prabowo : Kita Gotong Royong, Jaga dan Hormati Alam
JAKARTA — Pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) dinilai berhasil menempatkannya sebagai salah satu pemimpin alternatif dunia yang patut diperhitungkan.
Direktur Geopolitik GREAT Institute, DR. Teguh Santosa, menyebut pidato Prabowo sebagai salah satu yang terbaik tahun ini, bahkan berpotensi dikenang seperti pidato Presiden Soekarno pada 1960 berjudul To Build the World Anew.
"Pidato Prabowo merupakan salah satu pidato terbaik sidang Majelis Umum PBB tahun ini. Dan saya kira akan dikenang untuk waktu yang cukup lama, seperti pidato Bung Karno di PBB pada tahun 1960," kata Teguh dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (24/9/2025).
Prabowo tampil sebagai pembicara ketiga setelah Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Jika pidato Trump disebut hambar dan minim atensi, sebaliknya, Prabowo mendapat sambutan hangat dan pujian dari para pemimpin dunia yang hadir di General Assembly Hall.
Menurut Teguh, Prabowo tidak hanya menyinggung soal persatuan kemanusiaan yang memandang setara ras, agama, dan kebangsaan, tetapi juga menguraikan tantangan global di era ketidakpastian. Dengan mengangkat pengalaman Indonesia dari masa penjajahan hingga menjadi pemain kunci dunia, Prabowo menegaskan solidaritas internasional sebagai modal utama perdamaian hakiki.
Dosen Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta itu juga menilai keberanian Prabowo dalam mengajak dunia meninggalkan "doktrin Thucydides" patut diapresiasi. Doktrin sejarawan Yunani abad ke-5 SM tersebut selama berabad-abad dijadikan pembenaran dominasi negara kuat atas negara lemah.
"Presiden Prabowo berani mengajak para pemimpin dunia untuk mengakhiri doktrin Thucydides. Ini pesan kuat bahwa dunia harus meninggalkan logika penindasan dan beralih pada kerja sama setara," ujarnya.
Teguh juga menyoroti komitmen Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina. Ia menilai Prabowo tidak menjadikan isu Palestina sebagai poster politik semata, melainkan menunjukkan langkah konkret, termasuk kesiapan mengirim pasukan penjaga perdamaian.
"Saya kira setelah Indonesia menyampaikan kesediaan mengirim pasukan penjaga perdamaian ke Palestina, ada baiknya negara-negara Eropa dan sekutu Israel yang mulai mengubah pandangan juga ikut mengirimkan pasukan," tutupnya. Red
sumut24.co MedanKantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sumatera Utara I secara resmi mengukuhkan 286 Relawan Pajak untuk Ne
Ekbis
sumut24.co MedanWakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menekankan bahwa masjid bukan hanya tempat beribadah, tetapi juga harus berp
kota
Rp1,2 Miliar KKPD Digasak untuk Judi Online, Camat Medan Maimun Almuqarrom Dicopot
kota
Hadiri Launching SPPG Makan Bergizi Gratis Ala Delphi, Bupati Simalungun Jaga Kualitas Makanan Tetap Higienis
kota
Buka MTQN Ke18 Tingkat Kecamatan Sidamanik Tahun 2026, Bupati Simalungun Berbahagialah Orang Tua Yang Anaknya Hafiz Qur&039an
kota
Bangunan Tanpa PBG Merajalela, PAD Medan Bocor Kadis Perkimcikataru Layak Dicopot
kota
Bawa Sabu dari Riau, Pria 32 Tahun Tak Berkutik Saat Dibekuk Polres Palas
kota
Satresnarkoba Polres Padang Lawas Ungkap Peredaran Sabu di Sosa Jae, Satu Pelaku Diamankan
kota
Tak Berkutik Saat Digeledah Satresnarkoba Polres Padang Lawas, Sabu Ditemukan di Topi Pelaku
kota
Jual Ekstasi DiamDiam, Aksi Pengangguran di Padang Lawas Berakhir di Sel Polisi
kota