Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara Tahan Direktur Utama PT. Prima Alloy Steel Universal (PASU)
sumut24.co Medan, Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali menetapkan satu orang tersangka dalam Perkara D
kota
Baca Juga:
- Janji Pemerataan Pembangunan Dipertanyakan, Jalan BM Muda Padangsidimpuan Tak MANTAP Hampir Tiga Periode
- KAMAK Desak Kejatisu Periksa Kadis PUPR Sumut Hendra Dermawan Siregar: Jangan Lindungi Mafia Proyek
- BPK Bongkar Dugaan Korupsi 21 Proyek Jalan dan Jembatan Sumut, Rp1,2 Triliun Anggaran Diduga Jadi Bancakan
MEDAN- Kondisi jalan di Sumatera Utara (Sumut) masih jauh dari kata ideal. Dari total panjang ruas jalan 3.005,65 kilometer, sekitar 30 persen atau hampir 900 kilometer tercatat dalam kondisi rusak.
Pertanyaan besar pun muncul, mampukah Pemprov Sumut menuntaskan masalah klasik ini hingga tahun 2029?.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut, Hendra Dermawan Siregar, menyebutkan berdasarkan data Kementerian PUPR 2024, kondisi jalan mantap di Sumut baru mencapai 72,76 persen atau sekitar 2.185 kilometer. Sementara sisanya masih perlu perhatian serius.
"Target kita, dalam lima tahun ke depan kondisi jalan mantap bisa naik 12 persen. Jadi, pada 2029 ditargetkan mencapai 88 persen," kata Hendra, di Kantor Gubernur Sumut, Senin (22/9).
Namun, di balik target ambisius itu, kendala anggaran masih menjadi tembok besar. Menurut Hendra, biaya perbaikan jalan sangat bervariasi di setiap daerah.
"Pembangunan di Nias tidak bisa disamakan dengan di sekitar Medan. Faktor geografis, material, dan kearifan lokal membuat kebutuhan anggaran berbeda-beda," jelasnya.
Untuk menyiasati keterbatasan, Pemprov mengedepankan skala prioritas melalui Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Fokus utama diarahkan ke jalan yang menunjang ketahanan pangan dan akses hasil pertanian, terutama di daerah seperti Asahan, Batubara, dan Deli Serdang.
"Setelah itu baru kita arahkan untuk mendukung konektivitas ekonomi dan pariwisata. Intinya, pembangunan jalan harus memberi dampak langsung ke masyarakat," tambahnya.
Selain perbaikan fisik, strategi preventif juga ditempuh. "Kami melakukan pemeliharaan rutin dan berkala agar kerusakan tidak semakin parah. Jangan sampai jalan rusak ringan berubah jadi rusak berat," tegasnya.
Meski roadmap telah disusun, publik tetap menaruh tanda tanya. Dengan beban hampir 900 kilometer jalan rusak dan kondisi fiskal daerah yang terbatas, mampukah Pemprov benar-benar menuntaskan target hingga 2029.red2
sumut24.co Medan, Tim Penyidik Bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara kembali menetapkan satu orang tersangka dalam Perkara D
kota
sumut24.coSERGAI, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya meninjau langsung sejumlah agenda penting guna memastikan progres pembang
News
Kejati Sumut Tahan Dirut PT PASU, Kerugian Negara Penjualan Aluminium Capai Rp133,4 Miliar
kota
sumut24.co SERGAI, Mengawali agenda kerja pertengahan Januari 2026, Bupati Serdang Bedagai (Sergai) H. Darma Wijaya bersama Wakil Bupati H.
News
sumut24.co SERGAI, Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Sumate
News
KORSA Apresiasi Presiden Prabowo Anugerahkan Tanda Kehormatan kepada Letjen TNI Mohammad Naudi Nurdika
kota
TPI Pantai Labu Lebih Modern & Instagramable
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Wakil Bupati Pakpak Bharat, H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd meninjau pelaksanaan Posyandu Bulanan di desa Kuta Meria
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota T
News
Bupati BUMD Bhineka Perkasa Jaya Harus Dikelola Secara Profesional
kota