Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
Baca Juga:
Sekretaris Jenderal MSRI, Andi Nasution, menyatakan rangkap jabatan Chandra sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Setdaprov Sumut berpotensi menimbulkan situasi 'satu tangan' dalam proses pengadaan proyek.
"Meskipun secara aturan penunjukan itu legal, tetapi kedudukan sebagai Kepala Biro PBJ yang sekaligus Plt Kadis PUPR sangat rawan konflik kepentingan," ujar Andi kepada wartawan, Kamis (26/2/2026).
Menurutnya, kekhawatiran itu beralasan mengingat Dinas PUPR akan mengelola sejumlah lelang proyek infrastruktur bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026. Di sisi lain, Biro PBJ memiliki fungsi strategis sebagai pengawas teknis independen dalam proses pengadaan.
"Sebagai Plt, yang bersangkutan tetap memiliki kewenangan administratif, termasuk menandatangani dokumen anggaran. Kondisi ini berpotensi memunculkan penyalahgunaan wewenang dan menggerus kepercayaan publik," tegasnya.
MSRI meminta gubernur segera menunjuk pejabat lain sebagai Plt Kadis PUPR atau mencopot jabatan Chandra sebagai Kepala Biro PBJ untuk menghindari potensi konflik kepentingan.
"Kepercayaan publik terhadap gubernur jangan sampai tergerus hanya karena persoalan ini. Jangan sampai muncul persepsi bahwa gubernur ikut mengambil bagian dalam proyek-proyek APBD," ucap Andi.
Penunjukan Chandra Dalimunthe tertuang dalam Surat Perintah Pelaksana Tugas Nomor 800.1.1/573/II/2026 tertanggal 19 Februari 2026 yang diteken langsung Gubernur Bobby Nasution. Chandra menggantikan Hendra Dermawan Siregar yang mengundurkan diri pada awal Februari 2026.
Chandra diketahui berlatar belakang pendidikan pemerintahan (SSTP dan MSP) dan saat ini masih menjabat Kepala Biro PBJ Setdaprov Sumut. Ia juga mantan Kepala Bagian PBJ/ULP di Setda Kota Medan. Sorotan publik tak hanya tertuju pada potensi konflik kepentingan, tetapi juga pada latar belakang keilmuan. Baik Chandra maupun pendahulunya bukan berasal dari disiplin teknik sipil, sementara Dinas PUPR merupakan institusi teknis yang menangani pembangunan infrastruktur dan proyek fisik berskala besar.
Penempatan Chandra juga dinilai memperkuat dominasi alumni STPDN/IPDN di kursi pimpinan Dinas PUPR Sumut, sekaligus mempertegas kecenderungan gubernur menunjuk pejabat yang memiliki rekam jejak asal Pemko Medan atau populer disebut publik 'pejabat geng blok Medan'. ***
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Piala Dunia 2026 Bergulir, Polda Sumut Buka Nobar Gratis untuk Masyarakat hingga Laga Final
kota
DPWAMIN Sumut Bongkar Dugaan Permainan Proyek Rp5 Miliar di Deli Serdang, Kejati Diminta Turun Tangan
Hukum
sumut24.co PRAPAT, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara resmi membuka Pekan Inovasi dan Investasi sekaligus mencanangkan pelaksanaan S
News
APBD Kota Padangsidimpuan Belum Menjadi Mesin Pertumbuhan Ekonomi, Saatnya Transformasi FiskalOleh Rusydi Nasution, STP, MM (IPB)Ketua Part
Profil
sumut24.co MedanKabar gembira bagi para pencinta buku dan keluarga di Kota Medan. Menyambut musim libur sekolah, bazar buku internasional
Info
Dapur Indonesia, Pesta Singapura Membongkar Rantai Nilai yang Timpang Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pen
Politik
Medan, Kejuaraan Bola Voli MAVI Cup II Korwil Sumatera Utara resmi ditutup di Sport Center GOR Voli, Kamis (11/6/2026), setelah menyajikan l
Sport
8 PMI Gagal Bekerja di Malaysia, Nakhoda dan ABK Kapal Diamankan
Hukum
Medan sumut24.co Pangdam I/Bukit Barisan Mayjen TNI Hendy Antariksa menghadiri kegiatan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Perwira Siswa Pen
News
Pembangunan Gedung Osana Keramik di Simarimbun Belum Memiliki PBG, Satpol Harus Proaktif
kota