Hardiknas 2026: Bupati Padang Lawas Serahkan Santunan dan Penghargaan untuk Tokoh Pendidikan, Ini Pesan Tegasnya!
Hardiknas 2026 Bupati Padang Lawas Serahkan Santunan dan Penghargaan untuk Tokoh Pendidikan, Ini Pesan Tegasnya!
kota
Oleh: H Syahrir Nasution SE MM
Baca Juga:
- Hardiknas 2026, Wakil Wali Kota Tanjungbalai : Pendidikan Untuk Membangun SDM Yang Unggul, Kuat Dan Tangguh
- Diskriminasi Pendidikan oleh Negara: Bayangan Kolonial yang Membelenggu Nusantara
- Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan Pakpak Bharat Maringan Bancin,Hadiri Upacara Ritual Menanda Tahun Marga Berutu
Seorang pendidik sejatinya adalah pemimpin. Sebaliknya, seorang pemimpin yang sejati tidak bisa lepas dari perannya sebagai pendidik. Relasi ini mengikat, sebab kepemimpinan tanpa pendidikan akan kehilangan ruh, sementara pendidikan tanpa kepemimpinan akan kehilangan arah.
Rektor, misalnya, adalah figur yang secara struktural menjadi pemimpinpendidikan tinggi. Ia bukan sekadar administrator, melainkan sosok panutan yang tindak-tanduknya diteladani. Namun, bagaimana jika seorang rektor tidak memperlihatkan perilaku seorang pendidik? Bagaimana bila jabatan yang mestinya menjadi simbol keilmuan dan keteladanan justru tercoreng oleh tindakan yang melanggar norma, kaidah, dan etika seorang pendidik?
Seorang pendidik adalah panutan. Keteladanannya harus tercermin dari sikap, perkataan, dan perbuatannya. Lebih-lebih bila ia menyandang gelar Profesor—atau dalam tradisi Mandailing disebut Guru Godang—yang dihormati masyarakat luas. Dalam perspektif Islam, kedudukan itu serupa dengan imam, yang dituntut menjadi teladan bagi para makmumnya.
Maka, wajar bila masyarakat mempertanyakan kepemimpinan seorang rektor yang tidak menampilkan kepribadian pendidik. Apalagi jika karakternya justru menunjukkan kebohongan, manipulasi, atau perilaku yang jauh dari teladan. Seorang pemimpinpendidikan tidak pantas mengabaikan nilai kejujuran, karena kepemimpinan sejati hanya lahir dari kepercayaan yang tulus, bukan hubungan transaksional.
Pemimpin yang sejati adalah mereka yang diikuti secara sukarela karena memberikan contoh positif. Seorang rektor, seorang guru besar, seorang pendidik—semuanya dituntut untuk menjadi teladan moral, bukan sekadar pemegang jabatan. Tanpa itu, kepemimpinan di bidang pendidikan akan kehilangan legitimasi dan kepercayaan publik.***
Hardiknas 2026 Bupati Padang Lawas Serahkan Santunan dan Penghargaan untuk Tokoh Pendidikan, Ini Pesan Tegasnya!
kota
Libur Akhir Pekan Aman, Polsek Sosa Gelar Patroli di Lokasi Wisata Favorit
kota
Hardiknas 2026 di Madina, Wabup Atika Tekankan Pendidikan Berbasis Karakter dan Kearifan Lokal
kota
351 Jemaah Haji Padangsidimpuan Dilepas Haru, Wali Kota Doakan Pulang Jadi Haji Mabrur
kota
sumut24.co Perbaungan, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Serdang Bedagai Achyar SH. MSP menerima Audie
News
Kami Mau Keadilan!&rdquo Tangisan Ibu Bhayangkari Guncang DPRD Kota Padangsidimpuan
kota
Diguncang Kasus Kader Dugaan Penipuan, PDIP Padangsidimpuann Maaf dan Tegaskan Tak Intervensi Hukum
kota
Gasak Korban Saat Mau Salat Subuh, "Kapten" Diciduk Polres Padangsidimpuan
kota
Disiplin Diuji! Sipropam Polres Padang Lawas Gelar Razia Internal Pagi Hari
kota
Hadiri Pengukuhan LPS, Basri Harahap Bawa Semangat Kolaborasi Keuangan untuk Paluta
kota