Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Baca Juga:
Jakarta- Reshuffle kabinet merah putih merupakan hal yang tepat dilakukan dalam situasi dan kondisi gejolak politik yang memanas. Ada tiga hal dampak positif yang dapat diamati, pertama mendorong stabilitas politik dan kemanan dalam negeri, meningkatkan optimisme dan keyakinan masyarakat, serta membangun kembali legitimasi pemerintah.
Hal ini disampaikan kordinator Nasional Taring Prabowo - Macan Asia, Hanief PW, di Jakarta, sabtu (13/09/25).
"Reshuffle kabinet ini merupakan sinyal kuat, bahwa Presiden Prabowo sangat serius dan fokus melakukan perbaikan, pembangunan dan mendengarkan aspirasi rakyat" terangnya.
Menurutnya, ada tiga faktor utama dalam reshuffle kabinet, pertama kinerja yang tidak optimal kedua, kepentingan politik untuk meredam ketidakpuasan publik, dan ketiga, alasan yuridis ketika pejabat terjerat kasus hukum.
"Pasti ada penilaian tersendiri oleh Presiden tentang kinerja dan hal-hal yang dapat memberatkan kerja-kerja kedepan" katanya.
Lebih lanjut menurutnya,
Peningkatan optimisme dan keyakinan masyarakat terhadap kepemimpinan Presiden Prabowo untuk membawa Indonesia maju semakin terbuka.
"Kami menilai ada respon yang positif di masyarakat terkait kebijakan reshuffel oleh Presiden, yang berdampak menguatnya legitimasi yang sangat kuat pada kepepemimpinan presiden Prabowo sebagai Macan Asia. Kebijakan yang tegas ini membuat angin segar bagi rakyat Indonesia" katanya.
Meskipun menurutnya, ada sebagian kelompok merasa tidak senang atas reshuffle tersebut dan mencoba mengaitkan dengan jasa politik.
"Harus adil kita melihatnya, jangan membangun narasi seolah-olah mendeskreditkan perjuangan politik Prabowo" katanya.
Di Pilpres 2014 perolehan suara Jokowi-Jusuf Kala 53,13 % dan Prabowo-Hatta 46,84 %. Pilpres 2019 perolehan suara Jokowi-Makruf 55,50 % dan Prabowo-Sandiga 44,50 %. Pilpres 2024 perolehan suara
Prabowo-Gibran 58,59 %, Anies-Muhaimin 24,95 % dan
Ganjar-Mahfud 16,47 %
Dari perolehan suara dari tahun 2014-2024 siapapun wakilnya Prabowo sudah memiliki investasi suara diatas 44 persen.
Jika kita melihat perolehan suara Prabowo 2019 dan 2024 maka ada selisih suara -+14 % artinya pengaruh Jokowi dan Gibran hanya -+14 %, jauh lebih rendah di bandingkan dengan perolehan suara Anies-Muhaimin 24,95 % dan
Ganjar-Mahfud 16,47 %
"Jadi Prabowo mau dipasangkan sama siapapun, potensi menangnya memang sangat besar, karena investasi suaranya sudah diatas 44 persen sejak pilpres 2014, gak usah klaim yang berlebihan atas jasa politik" pungkasnya.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkotika, Amankan pengedarnya beserta 82,62 Gram Sabu, Ekstasi dan Ganja
News
Memulihkan kepercayaan Tempat yang layak bagi Taiwan di dunia bebas
News
PB PENDAWA INDONESIA BANGUN SINERGI DENGAN IMIGRASI KELAS II TPI BELAWAN
News
Rapat Paripurna Penetapan Perda APBD Perubahan Tahun Anggaran 2026 di Hadiri Bupati Solok
News
Pengukuhan Ketua KAN Sulit Air Dihadiri Bupati Solok
News
Illiza Bersinar di PRIWOLA 2026
News
Eks Panglima GAM Pimpin PSI Aceh
News
Ridwan Dukung GEGT MKI Sumut, Dorong Sinergi Sosialisasi Listrik Desa
News
Empat Tahun Hidup Bersama Psoriasis Setelah Vaksin Ketiga Covid19, di Mana Tanggung Jawab Negara?
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menerima audiensi Panitia Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Daar Al
News