Rabu, 29 Juli 2026

Pernyataan Keras Tokoh Masyarakat Mandailing Natal: “Tanpa Guru, Tak Akan Ada Menteri”

Administrator - Rabu, 20 Agustus 2025 14:58 WIB
Pernyataan Keras Tokoh Masyarakat Mandailing Natal: “Tanpa Guru, Tak Akan Ada Menteri”
Istimewa
Baca Juga:

Medan – Tokoh masyarakat asal Mandailing Natal (Madina), H Syahrir Nasution, menyampaikan kritik tajam kepada Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, terkait pernyataannya yang dianggap merendahkan profesi guru.

Menurut Syahrir, pendidikan merupakan investasi besar bangsa. Ia menekankan, maju mundurnya dunia pendidikan adalah indikator kemajuan suatu bangsa. Karena itu, ia mendesak pemerintah daerah, khususnya Bupati Madina, agar lebih peka dan peduli terhadap masa depan anak-anak di daerahnya.

"Itu jelas merupakan amanat konstitusi, tertera dalam UUD 1945: mencerdaskan kehidupan bangsa," tegas Syahrir dalam keterangannya, Rabu (20/8/2025).

Syahrir juga mengingatkan sejarah pemikiran pendidikan yang telah dicetuskan tokoh Mandailing, Willem Iskander, melalui karyanya Si Bulus-bulus Si Rombuk-rombuk. "Jauh hari beliau sudah berpesan, jangan sampai anak bangsa ini menjadi jajahan asing, baik secara ekonomi maupun politik," ujarnya.

Lebih jauh, Syahrir meluapkan kekecewaannya terhadap Sri Mulyani. Ia menilai ucapan Menteri Keuangan tersebut melukai perasaan para pendidik di seluruh Indonesia.

"Tanpa guru kau tidak bisa jadi menteri. Sudah jadi menteri malah ngebancot saja mulutmu sekarang. Jangan sampai guru-guru di seluruh Indonesia diam, saya serukan mereka harus bergerak menarik ucapan itu," ucap Syahrir.

Ia menambahkan, kapasitasnya berbicara adalah sebagai seorang pendidik di perguruan tinggi. Menurutnya, profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa yang sudah diwarisi dari keluarganya.

"Saya tersinggung batin dan nurani saya dengan ucapan itu. Saya menjadi guru adalah panggilan jiwa dan genetika saya dari orang tua serta opung saya, Madong Lubis, yang lebih dikenal dengan sebutan Guru Madong di Tanah Deli," tegasnya.

Syahrir pun meminta Sri Mulyani untuk segera menarik kembali pernyataannya yang dianggap merendahkan martabat guru.red2

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sambut Silaturahmi Pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Syekh H. Mustafa B.S. Rokan, Ini Kata Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani
Hadiri Penahbisan Pendeta HKBP Kisaran Kota, Bupati Taufik Tegaskan Kerukunan Umat Beragama Kunci Utama Pembangunan Asahan
Pegadaian Salurkan 800 Paket Sembako, Warga Sidodadi Ramunia Kebagian 125 Paket, Ini Isi Bantuan yang Diterima
Di Ajang PRSU ke-50, Kabupaten Asahan Tampilkan Pesona 14 Etnis dan Kekayaan Produk Unggulan
Guru Besar Ilmu Politik Sebut Presiden Prabowo Tegak Lurus pada Konstitusi, Tidak Ada Ruang untuk Intervensi Hukum*
Sekda Mursid Ajak Masyarakat Rawat dan Lestarikan Pohon di Kawasan Lut Tawar
komentar
beritaTerbaru