Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut Ungkap LKN Sita 1.958.44 Gr Sabu, 141 Kg Ganja dan 10 Tersangka.
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut Ungkap LKN Sita 1.958.44 Gr Sabu, 141 Kg Ganja dan 10 Tersangka.
News
Baca Juga:
- Gubernur Bobby Paparkan Deretan Proyek Strategis Sumut pada IMT-GT ke-32, Dari Sei Mangkei hingga Toba Caldera Resort
- FORWAKA Bangun Tiga Pilar Perlindungan, Koperasi, LBH dan STM Demi Kesejahteraan Anggota
- Jembatan Tak Kunjung Dibangun, Warga Keluhkan Akses Bukit Lawang-Tangkahan Rusak dan Ancam Demo ke PU
Medan – Kasus dugaan korupsi proyek jalan nasional dan provinsi di Sumatera Utara (Sumut) mulai menyeret lingkaran elite politik dan akademik. Nama Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin, serta tersangka KPK Topan Obaja Putra Ginting disebut-sebut berada dalam satu jejaring erat yang saling menopang.
Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan, menilai pemeriksaan Muryanto oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan sekadar formalitas hukum, melainkan indikasi keterhubungan langsung antara aliran proyek triliunan rupiah dengan jaringan elite di Sumut.
"Bobby sebagai kepala daerah, Topan sebagai 'anak emas' pengatur proyek, dan Muryanto sebagai akademisi dengan akses institusional, ini bukan kebetulan. Pola ini adalah konstruksi kekuasaan yang saling melengkapi," kata Sutrisno kepada wartawan di Medan, Sabtu (16/8) malam.
Menurutnya, posisi Muryanto bukan hanya sebagai rektor USU, melainkan juga sahabat dan konsultan politik Bobby. Kolaborasi keduanya dalam proyek Pemko Medan saat Bobby masih menjabat wali kota, seperti pembangunan kolam retensi di depan biro rektor dan galeri UMKM, disebut sebagai bukti hubungan kerja yang lebih dari sekadar formal.
Sutrisno menegaskan, status Muryanto sebagai rektor USU yang dipanggil KPK adalah catatan kelam bagi dunia pendidikan tinggi di Sumut. Ia mendesak Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi segera menonaktifkan Muryanto untuk menjaga marwah akademik.
"Ini bukan vonis bersalah, tapi langkah penyelamatan institusi. Jangan sampai USU dijadikan benteng moral untuk melindungi seorang pejabat yang tengah diperiksa," ujarnya.
Selain Topan dan Muryanto, KPK juga telah memeriksa sejumlah sahabat dekat Bobby, antara lain mantan Bupati Mandailing Natal M. Jafar Sukhairi Nasution, mantan Sekda sekaligus Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe, serta mantan Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yasir Ahmadi.
"Kalau KPK mau membongkar tuntas, ini saatnya. Relasi politik, proyek, dan persahabatan yang membentuk segitiga kekuasaan inilah yang harus diurai. Tanpa itu, kasus ini hanya akan berhenti di permukaan," pungkas Sutrisno.red2
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumut Ungkap LKN Sita 1.958.44 Gr Sabu, 141 Kg Ganja dan 10 Tersangka.
News
Manggarai Barat Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Program Kemnaker Peduli menyalurkan bantuan bagi warga terdampak gempa bu
News
Bali Perkembangan persyaratan perdagangan dan rantai pasok global menuntut pemenuhan hakhak dasar tenaga kerja menjadi bagian penting b
News
Diduga Maling Jemuran, Pria Ditangkap Warga Perumahan Kuis Indah Permai
News
Jual Sabu untuk Modal Resepsi Nikah, Pria di Deli Serdang Ditangkap
News
Nyaru Jadi Penarik Betor, BNNP Sumut Tangkap Pengedar 126 Kg Ganja
kota
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Kelompok Peneliti dari Politeknik Negeri Padang Kunjungi Kabupaten Pakpak Bharat hari ini (11/09). Dr. Nurul Fauz
News
sumut24.co ASAHAN, Menciptakan keamanan yang kondusif sekaligus menyelamatkan generasi muda dari pengaruh buruk, Kapolres Asahan AKBP Adi D
News
sumut24.co ASAHAN, Polres Asahan terus memperkokoh jembatan komunikasi dengan elemen masyarakat yang berbasis agama dan kebudayaan. Kali in
News
Wawancara Seleksi Calon Dewan Pengawas PDAM
News