P. Sidimpuan |sumut24.co -
Baca Juga:
Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di wilayah Tabagsel,
Polres Padangsidimpuan bersama Pemerintah Kota dan Perum Bulog menggelar Rapat Koordinasi Pelaksanaan Gerakan
Pangan Murah (GPM) Serentak pada Selasa (12/8/2025) di Aula Pratidina
Polres Padangsidimpuan.
Rapat ini dipimpin langsung oleh Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., serta Kepala Bulog Padangsidimpuan Dido Peto. Turut hadir sejumlah pejabat terkait, mulai dari unsur Forkopimda, jajaran Polres, hingga OPD teknis Pemkot Padangsidimpuan.
Dalam sambutannya, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor agar program ini berjalan efektif dan beras benar-benar sampai ke masyarakat yang membutuhkan.
"Tujuan program ini adalah memudahkan realisasi bantuan pangan ke masyarakat. Kami sudah berkoordinasi dengan Bulog untuk memastikan tidak ada lagi penyimpangan seperti pengoplosan beras oleh oknum. Saat ini stok beras Bulog di Tabagsel sekitar 2.100 ton, dan pemerintah pusat meminta agar distribusinya tepat sasaran. Kami bersama Pemkot dan Bulog siap melaksanakan launching GPM pada 14 Agustus di Halaman Bolak," ungkap Kapolres.
Beliau juga menegaskan, pengawasan ketat akan dilakukan oleh Satgas Pangan untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan.
Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa program ini menjadi solusi strategis untuk mengatasi hambatan distribusi beras.
"Kita ingin Satgas Pangan diaktifkan maksimal. Untuk Bulog, beras yang ada segera disalurkan, jangan ditahan. Pemerintah kota mendukung penuh program ini demi kestabilan harga dan kesejahteraan masyarakat," ujarnya.
Kepala Bulog Padangsidimpuan, Dido Peto, menjelaskan bahwa GPM pernah dilaksanakan pada Januari lalu, namun sempat terhenti pada Maret karena masa panen.
"Dengan dimulainya kembali program ini, kami siap menyalurkan stok beras hingga ke pelosok. Untuk pelaksanaan Kamis nanti, kami siap mendistribusikan berapa pun kebutuhan beras bagi masyarakat," terangnya.
Kapolres AKBP Dr. Wira Prayatna menutup rapat dengan penegasan bahwa keberhasilan program ini membutuhkan sinergi semua pihak.
"GPM bukan hanya tentang menyalurkan beras murah, tetapi juga menjaga kestabilan ekonomi dan melindungi masyarakat dari gejolak harga. Dengan pengawasan ketat, saya yakin program ini akan memberi dampak positif yang signifikan," tutupnya.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News