Minggu, 01 Maret 2026

Dorong Program Integrated Farming, Wakil Bupati Solok Tinjau Perkebunan Kopi Ulu Rimbo Paninggahan

Administrator - Rabu, 13 Agustus 2025 15:51 WIB
Dorong Program Integrated Farming, Wakil Bupati Solok Tinjau Perkebunan Kopi Ulu Rimbo Paninggahan
Istimewa
Baca Juga:

Kabupaten Solok -Sumut24.co

Pada Selasa (13/08/2025) Wakil Bupati Solok, Sumatra Barat H. Candra, bersama Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Solok Irwan Effendy, Kepala Bapelitbang Desmalia Ramadhanur, Perwakilan Koranmil Jon Erikson, serta Plt. Wali Nagari Paninggahan Chandra Hermiyanto, perwakilan dari Dinas Pertanian, Dinas PU, Kapolsek Junjung Sirih, dan kelompok tani hutan Ulu Coffee, melakukan peninjauan langsung ke lokasi perkebunan kopi di Ulu Rimbo, Nagari Paninggahan Kecamatan Junjung Sirih.

Wakil Bupati dalam arahannya mengungkapkan bahwa pemerintah daerah saat ini sedang menggencarkan pemanfaatan lahan APL (Area Penggunaan Lain) yang tersedia hampir 1.000 Ha, untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian terpadu. "APL ini jumlahnya hampir 1.000 Ha. InsyaaAllah kita akan membuat program Integrated Farming," ujarnya.

Program Integrated Farming atau pertanian terpadu merupakan konsep yang mengintegrasikan sektor tanaman, peternakan, dan perikanan dalam satu sistem. Tujuannya adalah untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Penanaman bibit kopi secara simbolis juga dilakukan dalam kegiatan ini, bersama Kalaksa BPBD, Danramil, dan perwakilan Kapolsek Junjung Sirih, sebagai bentuk komitmen terhadap pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut.

Wakil Bupati juga pada kesempatan tersebut menyinggung sejarah panjang kopi Ulu Rimbo Paninggahan yang sudah ada sejak masa kolonial Belanda. Selama lebih dari 30 tahun terakhir, kebun kopi tersebut sempat terbengkalai akibat harga kopi yang merosot tajam. Namun kini, dengan membaiknya harga kopi di pasar, para petani milenial kembali bersemangat untuk menghidupkan warisan leluhur tersebut.

Dulu kawasan ini termasuk dalam kawasan hutan. Alhamdulillah berkat kerja sama Pemerintah Kabupaten Solok, Pemerintah Provinsi, dan BKSDA, saat ini telah resmi menjadi APL. Keistimewaan kopi di Ulu Rimbo adalah sejak dahulu tidak pernah diberi pupuk, sehingga cita rasanya tetap terjaga,

Pemerintah Kabupaten Solok optimis bahwa dengan adanya dukungan lintas sektor dan semangat dari para petani muda, kopi Ulu Rimbo Paninggahan dapat kembali menjadi komoditas unggulan daerah yang memiliki nilai ekonomi tinggi, bahkan mampu menembus pasar nasional dan internasional.(YOSE)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Resmikan Masjid Al-Ikhlas Kelurahan Mutiara Dalam Rangkaian Safari Ramadhan Khusus 1447 H
Wawako Tanjungbalai Tinjau Gerakan Pangan Murah di Sei Tualang Raso, Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan
Malam ke-9 Ramadhan, Wawako Tanjungbalai Safari ke Masjid Taufiq Hidayah
Safari Ramadhan 1447 H: Wakil Bupati Padang Lawas Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat Lubuk Barumun
Safari Ramadhan 1447 H/2026 M di Desa Ramba: Bupati PMA Perkuat Silaturahmi dan Dorong UMKM Palas
Relokasi 120 Pedagang Segera Dimulai, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Kesiapan Pasar Bahagia
komentar
beritaTerbaru