Sabtu, 28 Februari 2026

Terkesan Sarat KKN, Oknum Kepling Diduga Tutupi Adanya Pengerjaan Proyek Drainase, Lurah: Tidak Ada Kordinasi ke Saya

Darmanto - Kamis, 31 Juli 2025 21:47 WIB
Terkesan Sarat KKN, Oknum Kepling Diduga Tutupi Adanya Pengerjaan Proyek Drainase, Lurah: Tidak Ada Kordinasi ke Saya
Sudarmanto
Medan |sumut24.co -

Baca Juga:

Adanya pengerjaan proyek drainase di oleh Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMNK) Kota Medan yang pelaksanaanya berlokasi di Psr I, Gg Lurah dan Gg Melati, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan terkesan menimbulkan pertanyaan.


Pasalnya, pada pengerjaan tersebut tidak terlihat adanya plank proyek sebagaimana aturan/mekanisme seharusnya. Sehingga, terkesan pengerjaan proyek tersebut diduga rawan korupsi pada penggunaan anggaran dan tidak adanya keterbukaan publik.


Saywaluddin ST Lurah Tanah Enam Ratus yang di konfirmsi wartawan, Kamis (31/7/2025) terkait proyek tersebut mengatakan tidak mengetahui ada mendapati pemberitahuan pengerjaan tersebut.


"Saya tidak tahu dan pemberitahuan dari pihak pekerja dengan kelurahan juga tidak ada jumpa sma saya," ucap Syawaluddin saat dihubungi via WhatsApp.


Kepala Lingkungan VI yang dikonfirmasi soal pengerjaan proyek drainase terkesan tertutup saat ditanya apakah lurah mengetahui atau tidak hanya menjawab bahwa pelaksanaan pengerjaan sudah berjalan 13 hari.


Sementara, Charles selaku pemborong proyek drainase yang dihubungi wartawan menjelaskan, "Terkait pemberitahuan, sebelum saya bekerja saya sudah sampaikan kepada Kepling. Baik Kepling Gg. Melati maupun Kepling Gg. Lurah. Kalau soal sumber dana mohon dipertanyakan kepada Dinas SDABMBK Kota Medan.


"Untuk Plank Proyek, diawal kerja kami sudah buat Plank Proyek nya Pak. Kami tidak tau lagi keberadaan Plank tersebut karena pekerjaan sudah berjalan sekitar 10 hari. Saya tidak tau apakah Kepling sudah atau belum melaporkan ke Pak Lurah. Tapi untuk Kepling saya sudah melaporkannya Pak," ungkap Charles.


Masyarakat yang berada di lingkungan tersebut tempat pengerjaan proyek drainase yang minta identitasnya tidak disebutkan mengaku kalau mereka juga mempertanyakan pelaksanaan pengerjaan.


"Kami bersyukur adanya pengerjaan drainase. Tapi, kami juga perlu tahu asal usul anggaran dana berapa jumlahnya. Jadi kami sebagai masuarakat juga bisa mengawasi bila ada kecurangan maupun dugaan korupsi," ungkap warga.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Darmanto
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tanah Ulayat Justru Diganti Rugi ke Humas PT AR? Dugaan Skandal PT Agincourt Resources Mencuat, Dituding Tak Transparan!
Seratus Hari Pemberantasan Narkoba, Polrestabes Medan Sita 156 Kg Sabu dan Bekuk 718 Tersangka
Penyalahgunaan Kewenangan, Kejari Deli Serdang Didesak Periksa Dugaan Kerugian Negara di Desa Patumbak II
Tolong, Presiden Prabowo! Inilah Jeritan Tanah Leluhur, Ketua Adat Siregar Siagian Minta PT Agincourt Resources Segera Bayar Ganti Rugi
Danantara Groundbreaking Enam Proyek Hilirisasi Senilai US$7 Miliar, Untuk 6.000 Lapangan Kerja Tercipta
Pendangkalan Picu Banjir, Wali Kota Tanjungbalai Tinjau Normalisasi Drainase HM Nur
komentar
beritaTerbaru