Marlis Pohan Usulkan "Tiang Utilitas Bersama" Atasi Kabel Semrawut di Medan
MEDAN Praktisi dan pemrakarsa proyek infrastruktur, Marlis Pohan (MP), mengusulkan konsep Tiang Utilitas Bersama (shared multiutility p
News
Baca Juga:
Sebab, mereka dipergoki tengah asik mencuri berbagai jenis dan ukuran besi serta sejumlah mesin di pabrik kaca PT Abdi Rakyat Bakti (ARB) yang telah tidak beroperasi (tutup).
Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh melalui Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba mengatakan, penangkapan itu melibatkan personel Subdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut, Satuan Brimob, Dit Sabhara, dan Pomdam I/Bukit Barisan.
"Ada sekitar 30 orang diduga pelaku pencurian massal di PT ARB dan penadahnya kita amankan," terang Kompol Jama.
Selain pelaku, tim gabungan juga mengamankan berbagai barang bukti hasil jarahan, berikut truk yang digunakan untuk mengangkut besi curian tersebut.
"Berbagai barang bukti besi kita, dan ada juga truk yang digunakan untuk mengangkut hasil curian," kata Kompol Jama.
Namun, penangkapan yang dilakukan tim gabungan itu mendapat perlawanan sengit dari para keluarga terduga pelaku. Warga, termasuk kaum wanita menghalangi upaya petugas
Bahkan, mereka sempat saling dorong dengan petugas ketika para pelaku dibawa menggunakan truk ke Mapolda Sumut.
Sementara, menejer PT ARB Sutrisno berterima kasih atas penindakan yang dilakukan Polda Sumut bersama Pomdam I/Bukit Barisan.
Dia berharap, personel kepolisian tetap disiagakan di lokasi pabrik kaca agar penjarahan aset PT ARB tidak kembali terjadi.
"Kami ucapkan terima kasih atas penangkapan para pelaku penjarahan massal tersebut. Tapi, kami tetap menginginkan ada petugas kepolisian yang berjaga di lokasi agar tidak terjadi lagi penjarahan," ujarnya
Perlu diketahui, tambah Sutrisno, nama PT Abdi Rakyat Bakti (ARB) diberikan oleh almarhum Jenderal TNI (Purn) Daryatmo selaku pendiri dan direktur utama.
"Jabatan beliau terakhir Ketua DPR/MPR RI. Sebelumnya, KasKopkamtib merangkap Wakil Ketua Opstib," ungkapnya, menambahkan PT ARB sudah tidak beroperasi sejak 2019 (Covid-19).
Sebelumnya, ratusan warga Kota Bangun Jalan Yos Sudarso/Jalan Benteng Km 10,2 Kelurahan Kota Bangun, Kecamatan Deli melakukan aksi pencurian secara massal terhadap PT ARB.
Pantauan wartawan, Senin (14/7/2025) siang, aksi pencurian dilakukan warga secara terang-terangan melalui dua sisi, dari depan Jalan Yos Sudarso dan bagian belakang pinggir sungai Jalan Benteng.
Tak hanya pemuda, kaum hawa juga ikut mengangkut besi pipa ukuran kecil hingga besar. Bahkan, tak sedikit pemuda yang nekat mengangkut mesin kompresor.
Aksi pencurian itu menggunakan truk terbuka jenis Colt Diesel dan pick up hingga Beca bermotor. Malah, para pelaku juga menggunakan mesin pemotong besi ukuran besar.(W05)
Teks foto :
Petugas gabungan mengamankan puluhan pelaku penjarahan massal PT ARB, Minggu (20/7/2025)(W05)
MEDAN Praktisi dan pemrakarsa proyek infrastruktur, Marlis Pohan (MP), mengusulkan konsep Tiang Utilitas Bersama (shared multiutility p
News
Dipimpin Rahudman Harahap, Muktamar VIII IPHI di Bali Kembali Percayakan Erman Suparno Nahkodai Organisasi
kota
sumut24.co ASAHAN, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulau (AMPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi secara damai di halaman Kantor
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Medan sumut24.co Ketua Perkumpulan Dosen Indonesia Sorak Gema Intelektual, Imanuel Tarigan, menegaskan bahwa pelayanan publik pada hakikat
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan melangkah lebih dekat ke tengah masyarakat melalui kegia
News
sumut24.co ASAHAN , Keberhasilan pengembangan kasus yang dimulai dari penemuan sejumlah butir etomidate akhirnya mengantarkan tim kepolisia
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan seka
News
KH. Akhmad Khambali Kenaikan Harga BBM dan Gejolak Ekonomi Global Jangan Sampai Membebani Rakyat Kecil
kota
MEDAN Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, diduga mendapat intervensi politik terkait penanganan aset Pemerintah
kota