sumut24.co -Medan, Polsek Delitua telah merespons laporan masyarakat terkait dugaan adanya mesin tambang
Bitcoin di Jalan Karya Jaya, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.
Baca Juga:
Kapolsek Delitua Kompol Ps Simbolon menjelaskan bahwa laporan tersebut juga menyebutkan adanya penurunan daya listrik di sekitar lokasi. "Jadi kita dampingi juga
PLN memutus arus listrik," tambahnya.Namun, Kapolsek Delitus Ps.Simbolon enggan memberikan informasi lebih lanjut mengenai jumlah mesin yang diamankan dan detail lainnya.
Sebelumnya, sebuah video yang menunjukkan kerumunan warga di gedung empat lantai di Jalan Karya Jaya viral di media sosial. Warga terlihat heboh setelah mendapati aktivitas penambangan
Bitcoin di lokasi tersebut.Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat seorang pria merekam puluhan mesin yang diduga digunakan untuk penambangan.
Siti, seorang warga sekitar, menjelaskan bahwa penggerebekan dilakukan pada Minggu (6/7/2025) sore."Udah ada beberapa minggu ini warga sini resah karena dengar ada suara bising kayak AC rusak, itu tiap malam," ujarnya saat diwawancarai di lokasi pada Senin (7/7/2025).
Warga lainnya, Halim, juga memberikan keterangan bahwa polisi datang ke lokasi untuk melakukan pengecekan."Terus tadi siang, ada juga petugas
PLN dan polisi datang lagi. Itu ada puluhan mesin katanya untuk tambang
Bitcoin diamankan," ungkap Halim.
Kasus ini menjadi perhatian publik, mengingat potensi dampak dari aktivitas penambangan
Bitcoin terhadap lingkungan dan infrastruktur listrik di daerah tersebut.Awal kejadian Suasana di Jalan Karya Jaya, Kelurahan Pangkalan Masyhur, Kecamatan Medan Johor, Sumatera Utara, mendadak ramai pada Minggu (6/7/2025) malam.
Puluhan warga mendatangi sebuah gedung kosong berlantai empat yang diduga menjadi lokasi aktivitas tambang
Bitcoin.Keresahan warga muncul akibat suara bising dari dalam gedung, yang disebut berasal dari deru mesin penambang kripto dan terdengar jelas, terutama saat malam hari. Suara tersebut dinilai sangat mengganggu ketenangan lingkungan sekitar.
"Kira-kira sudah seminggu beroperasi mesin
Bitcoin itu. Suaranya bising sekali, terutama tengah malam. Sangat mengganggu warga," ujar Ramadana, Kepala Lingkungan VI Kelurahan Pangkalan Masyhur, saat ditemui pada Senin (7/7/2025).Saat sejumlah warga naik ke lantai atas gedung setengah jadi itu, mereka menemukan deretan rak berisi perangkat keras komputer yang masih dalam kondisi menyala dan aktif beroperasi. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa gedung tersebut memang dijadikan tempat tambang
Bitcoin secara diam-diam.(R02)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News