Baca Juga:
Medan– Kualitas terpal yang digunakan untuk panggung utama di Lapangan Merdeka, Medan, kini menjadi sorotan publik menyusul insiden robeknya bagian terpal tersebut. Spekulasi yang beredar kencang menyoroti disebut-sebut Gayo Lues Group sebagai pihak pemborong atau kontraktor, yang disebut-sebut harus bertanggung jawab penuh atas kerusakan ini, termasuk kewajiban penggantian seluruh terpal.
Sumber yang enggan disebutkan namanya menyatakan bahwa robeknya terpal bukan hanya masalah kecil, melainkan mengindikasikan adanya dugaan ketidaksesuaian spesifikasi atau kualitas material yang digunakan. "Terpal itu seharusnya satu kesatuan yang kuat dan tahan lama, terutama untuk penggunaan di area terbuka seperti Lapangan Merdeka. Kalau satu bagian robek, apalagi dengan kondisi yang terlihat parah, itu artinya kualitasnya dipertanyakan dan seharusnya diganti semua," ujar sumber tersebut.
Desakan agar Gayo Lues Group bertanggung jawab muncul mengingat status mereka sebagai pemborong proyek panggung. Jika terbukti ada kelalaian dalam pemilihan material atau proses pemasangan yang mengakibatkan kerusakan, maka secara kontrak dan etika bisnis, Gayo Lues Group diharapkan untuk menanggung seluruh biaya penggantian. Hal ini penting untuk memastikan fasilitas publik dapat berfungsi optimal dan menghindari kerugian lebih lanjut bagi pihak pengelola Lapangan Merdeka maupun masyarakat pengguna.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Gayo Lues Group terkait insiden ini. Upaya konfirmasi terus dilakukan untuk mendapatkan klarifikasi dan tanggapan mereka mengenai tuntutan penggantian terpal secara keseluruhan. Insiden ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi semua pihak terkait dalam memastikan standar kualitas dan keamanan infrastruktur publik.red2
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News