Pelapor Jusuf Kalla Harus Minta Maaf
Pelapor Jusuf Kalla Harus Minta Maaf
kota
Baca Juga:
Acara ini tak hanya menjadi seremoni biasa, tapi juga momentum penting untuk menyuarakan komitmen pemerintah dan masyarakat dalam menurunkan angka stunting melalui aksi nyata. Kirab yang berlangsung meriah ini dirangkai dengan Gerakan Orang Tua Cegah Stunting (Genting), konvoi Mobil Unit Penerangan (Mupen), serta iring-iringan sepeda motor dari para Penyuluh Keluarga Berencana (PKB/PLKB).
Kirab dimulai dari halaman Kantor Bupati dan berakhir di Kantor Dinas P3AP2KB, menjadi simbol kuat bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang konsisten, dimotori oleh keluarga sebagai unit utama pembangunan bangsa.
Acara ini dihadiri oleh tokoh-tokoh penting seperti Wakil Bupati Padang Lawas Utara H. Basri Harahap, Sekda Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, Asisten III Maralobi Siregar, Kepala Dinas P3AP2KB Hasbullah Harahap, Ketua Baznas, Ketua DPC IPeKB, serta seluruh elemen pendukung dari Dinas P3AP2KB dan para penyuluh di tingkat kecamatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati H. Basri Harahap menyampaikan bahwa keluarga memegang peranan vital dalam membentuk generasi berkualitas.
"Hari Keluarga Nasional ini jadi pengingat kita bahwa pembangunan bangsa berawal dari rumah. Melalui program Bangga Kencana dan Gerakan Genting, kita wujudkan generasi sehat, bebas stunting, cerdas, dan berakhlak mulia," tegasnya.
Ia menambahkan bahwa penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan aktif semua pihak, terutama para orang tua yang menjadi garda terdepan dalam tumbuh kembang anak.
"Pemerintah terus mendorong program inovatif yang melibatkan masyarakat luas. Kita ingin kegiatan seperti ini jadi pengingat bahwa keluarga yang sehat dan harmonis adalah fondasi utama dalam pembangunan jangka panjang," ujarnya penuh semangat.
Sebagai bentuk nyata dari Gerakan Genting, dilakukan juga kegiatan Sedekah Genting, yang ditandai dengan penyerahan bantuan sosial. DPC Ikatan Penyuluh KB (IPeKB) menyerahkan donasi sebesar Rp 45.000.000 kepada Baznas Kabupaten Padang Lawas Utara, sedangkan Dinas P3AP2KB menyerahkan tambahan bantuan sebesar Rp 1.500.000.
Langkah konkret ini bukan hanya simbolik, tapi juga menjadi bentuk solidaritas nyata untuk mendukung keluarga-keluarga prasejahtera agar dapat menjalani kehidupan yang lebih layak dan mencegah risiko stunting sejak dini.
Peringatan Harganas ke-32 di Padang Lawas Utara membuktikan bahwa pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan bebas stunting memang harus dimulai dari rumah. Dengan semangat Bangga Kencana dan Gerakan Genting, Pemkab Padang Lawas Utara menegaskan bahwa keluarga bukan sekadar unit sosial, tapi adalah pilar utama dalam menciptakan masa depan yang lebih cerah.zal
Pelapor Jusuf Kalla Harus Minta Maaf
kota
Jakarta Transformasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tidak hanya tercermin dari peningkatan layanan publik, tetapi
kota
JAKARTA Berawal dari keprihatinan terhadap kehidupan keluarga di desadesa, Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) menghadirkan sebu
Seleb
Bupati Madina Saipullah Nasution Tancap Gas ke Jakarta, Dana Sawit dan Beasiswa Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi
kota
sumut24.co JAKARTA, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan
News
Kapolres Tapsel Rombak Jajaran, AKBP Yon Edi Winara Targetkan Kinerja Lebih Baik Lagi
kota
Serius Tangani Sampah! Bupati Palas PMA Gandeng Mabes TNI, Siapkan Teknologi Canggih 2027
kota
Sejarah Baru! Domino Resmi Jadi Olahraga, Turnamen Perdana Digelar di Padangsidimpuan
kota
JMSI Sumut Apresiasi Gebrakan Kajati Harli Siregar dalam Penegakan Hukum
News
DPD Partai Gerindra Sumut Ucapkan Dirgahayu ke78 Sumatera Utara, Dorong Sumut Lebih Maju
kota