Cook for World: Menghidupkan Teknologi AI dengan Sentuhan 'Beautiful Heart'
JAKARTA Natalia Tjahja, pendiri Maria Monique Last Wish Foundation dan Kreator 100 CTFP, kembali membawa terobosan kemanusiaan yang meny
Tips
Baca Juga:
Medan – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) meminta Pemerintah Provinsi Sumut melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dampak sosial dan ekonomi dari kebijakan pembebasan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA dan SMK Negeri.
Anggota Komisi E DPRD Sumut, Ahmad Darwis, menyebut bahwa kebijakan SPP nol rupiah belum sepenuhnya menjamin akses pendidikan yang setara, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
"Bukan hanya soal SPP nol rupiah. Jika keluarga masih harus merogoh kantong ratusan ribu rupiah, maka akses pendidikan tetap belum sepenuhnya setara," ujar Darwis, Rabu (25/6/2025).
Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, penerapan kebijakan ini harus dilakukan secara fleksibel dan bertahap, mengingat belum semua daerah siap secara infrastruktur dan pendanaan.
"Sekolah gratis adalah janji besar dalam dunia pendidikan. Namun, tanpa kesiapan infrastruktur, kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan, serta dukungan anggaran yang memadai, program ini justru berpotensi memperlebar ketimpangan di masyarakat," jelasnya.
Darwis mengusulkan empat solusi utama agar kebijakan pendidikan gratis benar-benar efektif dan menyentuh kelompok yang membutuhkan:
1. Perluasan Bantuan Non-SPP
Pemerintah daerah perlu menganggarkan bantuan untuk kebutuhan seragam, buku, transportasi, hingga makan siang, serta mendorong keterlibatan CSR dari perusahaan lokal.
2. Transparansi dan Pengawasan Dana Sekolah
Sekolah wajib mempublikasikan rincian penggunaan Dana BOS dan iuran komite secara terbuka, baik secara tertulis maupun digital. Selain itu, perlu dibentuk komite independen dari masyarakat untuk mengawasi penggunaan dana.
3. Standarisasi Biaya Tambahan
Pemerintah harus menetapkan batas maksimum iuran sukarela agar tidak menjadi beban tersembunyi bagi orang tua siswa.
4. Pendampingan untuk Keluarga Miskin
Program pendidikan gratis perlu terintegrasi dengan bantuan sosial seperti PKH dan BPNT agar keluarga rentan dapat menyekolahkan anak-anaknya hingga lulus.
Darwis menegaskan, meski SPP sudah digratiskan melalui Dana BOS dan APBD, siswa dan orang tua masih terbebani biaya lain seperti seragam, atribut OSIS, buku LKS, fotokopi materi tambahan, hingga iuran kegiatan ekstrakurikuler.
"Di lapangan, pihak sekolah mengaku terpaksa memungut biaya tambahan karena Dana BOS belum cukup untuk menutupi operasional harian, terutama menggaji guru honorer dan membiayai kegiatan siswa," tutup Darwis.res2
JAKARTA Natalia Tjahja, pendiri Maria Monique Last Wish Foundation dan Kreator 100 CTFP, kembali membawa terobosan kemanusiaan yang meny
Tips
sumut24.co ASAHAN, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Rakyat Indonesia (YLBH RI) Nusantara telah secara resmi mengirimkan surat somasi dan tegur
News
sumut24.co MEDAN, Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Asahan! Tim Penggerak Posyandu Kabupaten Asahan berhasil meraih peringkat Harapa
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyambut baik rencana kerja sama dan sinergi yang ditawarkan PT Bank Sy
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Kabar baik bagi pemilik kendaraan bermotor di Kota Tanjungbalai. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) re
News
JAKARTA, SUMUT24.CO Polri menetapkan Irjen Slamet Uliandi sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabo
Hukum
Jakarta Joko Widodo (Jokowi) akhirnya menanggapi kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang turut menyeret n
News
Enam Brigade Pangan Dapat 34 Alsintan, Saipullah Pasang Target Swasembada Pangan Madina
News
Tak Hanya Tilang! Satlantas Polres Tapsel Bagikan Helm Gratis dan Periksa Kesehatan Pengendara
News
sumut24.co MEDAN, Semangat kebersamaan dan kepedulian antarlembaga semakin diperkuat. Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) I/5 Me
kota