Kapolres Pakpak Bharat Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat 2026
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Wakil Bupati Pakpak Bharat H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd mengikuti Apel gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat
News
Baca Juga:
Medan – Anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) meminta Pemerintah Provinsi Sumut melakukan evaluasi menyeluruh terhadap dampak sosial dan ekonomi dari kebijakan pembebasan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bagi siswa SMA dan SMK Negeri.
Anggota Komisi E DPRD Sumut, Ahmad Darwis, menyebut bahwa kebijakan SPP nol rupiah belum sepenuhnya menjamin akses pendidikan yang setara, khususnya bagi keluarga kurang mampu.
"Bukan hanya soal SPP nol rupiah. Jika keluarga masih harus merogoh kantong ratusan ribu rupiah, maka akses pendidikan tetap belum sepenuhnya setara," ujar Darwis, Rabu (25/6/2025).
Menurut politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu, penerapan kebijakan ini harus dilakukan secara fleksibel dan bertahap, mengingat belum semua daerah siap secara infrastruktur dan pendanaan.
"Sekolah gratis adalah janji besar dalam dunia pendidikan. Namun, tanpa kesiapan infrastruktur, kebijakan yang berpihak pada kelompok rentan, serta dukungan anggaran yang memadai, program ini justru berpotensi memperlebar ketimpangan di masyarakat," jelasnya.
Darwis mengusulkan empat solusi utama agar kebijakan pendidikan gratis benar-benar efektif dan menyentuh kelompok yang membutuhkan:
1. Perluasan Bantuan Non-SPP
Pemerintah daerah perlu menganggarkan bantuan untuk kebutuhan seragam, buku, transportasi, hingga makan siang, serta mendorong keterlibatan CSR dari perusahaan lokal.
2. Transparansi dan Pengawasan Dana Sekolah
Sekolah wajib mempublikasikan rincian penggunaan Dana BOS dan iuran komite secara terbuka, baik secara tertulis maupun digital. Selain itu, perlu dibentuk komite independen dari masyarakat untuk mengawasi penggunaan dana.
3. Standarisasi Biaya Tambahan
Pemerintah harus menetapkan batas maksimum iuran sukarela agar tidak menjadi beban tersembunyi bagi orang tua siswa.
4. Pendampingan untuk Keluarga Miskin
Program pendidikan gratis perlu terintegrasi dengan bantuan sosial seperti PKH dan BPNT agar keluarga rentan dapat menyekolahkan anak-anaknya hingga lulus.
Darwis menegaskan, meski SPP sudah digratiskan melalui Dana BOS dan APBD, siswa dan orang tua masih terbebani biaya lain seperti seragam, atribut OSIS, buku LKS, fotokopi materi tambahan, hingga iuran kegiatan ekstrakurikuler.
"Di lapangan, pihak sekolah mengaku terpaksa memungut biaya tambahan karena Dana BOS belum cukup untuk menutupi operasional harian, terutama menggaji guru honorer dan membiayai kegiatan siswa," tutup Darwis.res2
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Wakil Bupati Pakpak Bharat H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd mengikuti Apel gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Bupati Pakpak Bharat Franc bernhard Tumanggor bersama istri, Ny Juniatry Franc Benrhard Tumanggor mengunjungi pas
News
sumut24.co PAKPAK BHARAT, Keluarga besar Marga Berutu Lebbuh Kuta Kersik desa Silima Kuta, kecamatan Sitellu Tali Urang Julu (STT U Julu) m
News
sumut24.co MEDAN, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto meninjau langsung kesiapan pengamanan dan pelayanan di Bandara
kota
Harmoni di Hari Raya Bersama UNIQLO Inspirasi Gaya Serasi Keluarga Selebriti Rayakan IdulFitriDari momen salat Ied hingga silaturahmi bersa
News
Ketua Yayasan RSU Sufina Aziz Sutan Aziz Tunaikan Zakat Melalui Dompet Dhuafa WaspadaMedansumut24.co Ketua Yayasan RSU Sufina Aziz, M. Suta
News
Manfaatkan Arus MudikPolda Sumut Tangkap Dua Penumpang Pesawat Selundupkan 2 Kg Sabu
kota
sumut24.co MEDAN , Direktorat (Dit) Reserse Narkoba Polda Sumut mengamankan dua penumpang pesawat karena menyelundupkan narkoba di Bandara
kota
Kementerian Luar Negeri Taiwan Menggelar Pekan Kesetaraan Gender Taiwan di New York, Wakil Presiden Hsiao Bagikan Pencapaian Kesetaraan Gend
kota
Kapolresta Deli Serdang Dampingi Kapolda Sumut Cek Pengamanan Mudik dan Kesiapan Pos Terpadu Ops Ketupat Toba 2026
kota