Polrestabes Medan Gerebek Dua Kamar Apartemen Jadi Gudang Penyimpanan Vape Narkoba
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, Jumat (1/5/2026) dinihari menggerebek sebuah apartemen di Kecamatan Medan Area, yang jad
Hukum
Baca Juga:
- Sinergi PLN UP3 Padangsidimpuan Dan Polres Mandailing Natal Tingkatkan keamanan Dan kenyamanan Bagi Masyarakat
- Polisi dan Warga Gotong Royong Perbaiki Jembatan Desa Sipirok, Bukti Nyata Kepedulian Polsek Padang Bolak
- Ribuan Warga Tanjungbalai Shalat Ied di Alun-Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Wali Kota Ajak Perkuat Persatuan
Peristiwa ini terjadi pada Jumat siang, tepat setelah waktu salat Jumat, dan dialami langsung oleh seorang petani bernama Holid Hasibuan (38) bersama putranya, Hamka, yang masih duduk di bangku kelas 4 SD.
Insiden ini bermula ketika Holid dan anaknya berjalan kaki menuju ladang mereka yang berjarak sekitar tiga kilometer dari permukiman.
Saat itu, Holid sedang bersiap untuk menyadap karet ketika tiba-tiba seekor anjing yang sebelumnya mengikutinya berperilaku aneh, menumpahkan air minum Holid, dan berlari ke semak-semak.
"Saya baru saja mulai mengarit, sementara anak saya saya suruh menunggu di tempat istirahat. Tiba-tiba seekor anjing yang sebelumnya terus mengikuti saya, bertingkah tidak biasa dan menumpahkan air minum saya. Lalu ia berlari ke semak-semak," ungkap Holid, mengenang momen sebelum kejadian mencekam itu.
Ketika Holid sedang menyadap pohon karet yang ke-10, ia dikejutkan oleh sosok besar berbelang kuning yang duduk di balik pohon, hanya berjarak sekitar lima meter darinya. "Ketika saya menoleh, saya melihat seekor harimau besar, seukuran sapi, sedang duduk. Tubuh saya langsung lemas, dan jantung saya berdegup kencang," ceritanya dengan nada masih trauma.
Holid segera berteriak memanggil anaknya dan berlari menerobos semak-semak tanpa sempat membawa sandal maupun tas miliknya. "Itu pertama kalinya saya melihat harimau secara langsung, dan saya benar-benar ketakutan. Rasanya sulit untuk menggambarkan kejadian itu dengan kata-kata," tambahnya.
Beberapa warga lainnya juga melaporkan mendengar suara auman harimau dari arah yang sama pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Suara auman tersebut menambah ketegangan di kalangan warga yang khawatir akan keselamatan mereka.
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Dusun Pudun Jae membenarkan adanya laporan suara auman dari warga. Kepala Desa Pudun Jae, Rizki Ibrahim Siregar, segera mengeluarkan imbauan kepada seluruh warga agar meningkatkan kewaspadaan dan untuk sementara waktu tidak beraktivitas di kebun.
"Kami telah memberikan peringatan dini agar masyarakat tidak ke ladang sampai situasi aman. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Babinsa untuk penanganan lebih lanjut," tegas Rizki.
Warga berharap pihak terkait segera mengevakuasi satwa liar tersebut dari area pertanian guna menghindari potensi konflik antara manusia dan harimau, serta kemungkinan jebakan babi yang bisa melukai hewan dilindungi tersebut.
Kehadiran harimau sumatera liar di Desa Pudun Jae menjadi pengingat akan pentingnya menjaga jarak dengan satwa liar dan meningkatkan kewaspadaan di lingkungan sekitar.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah desa dan pihak berwenang, diharapkan situasi ini dapat ditangani dengan baik, sehingga keselamatan warga dan satwa liar dapat terjaga. Mari kita semua berperan aktif dalam menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.zal
Medan sumut24.co Satresnarkoba Polrestabes Medan, Jumat (1/5/2026) dinihari menggerebek sebuah apartemen di Kecamatan Medan Area, yang jad
Hukum
Ketua Umum PP TPI Prof Dr Ismed Daniel Nasution Keikhlasan dan Pendidikan Jadi Kunci Membangun Generasi
kota
H. Ikrom Helmi Nasution Serahkan Lagu &ldquoMars Medan untuk Semua&rdquo Kepada Walikota Medan pada Acara Tasyakuran TPI
kota
Kembangkan Kasus, Sat Narkoba Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 2 Pengedar dan 5 Pengguna Shabu
kota
Terduga Pelaku Begal dan Pencurian Tangkapan Pomal Dirawat di Rumah Sakit Komang Makes TNI AL Belawan
kota
UNPAB Resmi Buka Program Studi Teknik Industri, Terima SK Izin dari Kemendiktisaintek
kota
Ironi Transportasi Publik Menggugat Hak Hidup di Balik Tragedi Bekasi
kota
Ribuan Marga Siburian Hadiri Paskah Nasional Paboras Indonesia di Deli Serdang
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai peran yayasan pendidikan, khususnya yang berbasis keagamaan, sangat penti
kota
sumut24.co MedanAngka kecelakaan lalu lintas dan cedera yang terus meningkat di Indonesia menjadi tantangan serius bagi sistem pelayanan k
Umum