Wali Kota diwakili Staf Ahli membuka (MTQN ke XIX Tingkat Kecamatan Siantar dilaksanakan di Masjid Nurul Huda
Wali Kota diwakili Staf Ahli membuka(MTQN ke XIX Tingkat Kecamatan Siantar dilaksanakan di Masjid Nurul Huda
kota
Baca Juga:
Medan – Kasus penembakan terhadap M. Idris Nasution yang terjadi beberapa waktu lalu masih menyisakan tanda tanya besar. Hingga kini, aparat penegak hukum belum berhasil menangkap pelaku yang telah menghilangkan nyawa korban. Hal ini memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan, termasuk dari internal organisasi Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas).
Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikanas Sumatera Utara, H. Syahrir Nasution, angkat bicara. Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Rabu (21/5), ia menilai bahwa lambannya penanganan kasus ini menunjukkan lemahnya penegakan hukum dan ketidakadilan bagi keluarga korban.
"Pelaku harus ditangkap. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga soal keadilan dan kemanusiaan. Tunjukkan bahwa Ikanas peduli terhadap sesama. Jangan biarkan kasus ini tenggelam begitu saja tanpa kejelasan," tegas Syahrir yang juga Wakil Ketua Hikma Sumut.
Ia juga mengajak seluruh elemen dalam tubuh Ikanas untuk bersatu menunjukkan solidaritas dan mendesak penuntasan kasus tersebut. Menurutnya, sudah saatnya organisasi turun tangan secara aktif, termasuk dengan melakukan aksi damai sebagai bentuk protes terhadap lambannya kinerja aparat.
"Kita ini organisasi besar. Di dalam Ikanas ada banyak tokoh, pejabat, dan orang-orang berpengaruh. Tapi kalau kita hanya diam, seolah-olah tidak peduli, maka jangan harap akan ada keadilan untuk korban dan keluarganya. Sudah waktunya kita bertindak, bukan dengan kekerasan, tapi dengan aksi damai di Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara," ujar Syahrir.
Ia juga menyinggung pentingnya kebersamaan dalam menghadapi situasi ini. Menurutnya, solidaritas sesama warga Nasution harus menjadi kekuatan utama untuk mendorong proses hukum berjalan dengan semestinya.
"Jangan sampai kita malah saling menyalahkan atau bersikap seolah ini bukan urusan kita. Jangan soor sendiri. Ini menyangkut nama baik keluarga besar kita. Kita harus bersatu," tegasnya lagi.
Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan kasus penembakan M. Idris Nasution. Masyarakat berharap agar aparat segera mengungkap pelaku dan motif di balik aksi keji tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan tidak hanya karena menyangkut korban yang dikenal sebagai bagian dari keluarga besar Nasution, tetapi juga karena dinilai sebagai ujian bagi keadilan dan keberanian penegak hukum di Sumatera Utara.red2
Wali Kota diwakili Staf Ahli membuka(MTQN ke XIX Tingkat Kecamatan Siantar dilaksanakan di Masjid Nurul Huda
kota
Ketua TP PKK bersama tim menghadiri Supervisi Posyandu Kelurahan Sumber Jaya Kecamatan Siantar Martoba
kota
Entry Meeting Pemeriksaan LKPD TA 2025 di Lingkungan DJPKN V BPK RI dipusatkan di Gedung Merah Putih BPK RI Jakarta
kota
Wakil Wali Kota Herlina melantik pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur&039an Periode 20262031
kota
Anti Klimaks Laporan Polisi Ormas Kristen terhadap Muhammad Jusuf Kalla
kota
Wali Kota menghadiri acara Halal Bihalal Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan Perayaan Hari Ulang Tahun ke48 Perumda Tirta Uli
kota
Pembukaan kegiatan Penilaian Presentasi Kepala Daerah Dalam Rangka Apresiasi Kinerja Pemda Dimensi Penurunan Tingkat Pengangguran
kota
Bupati Reski Basyah Harahap Paparkan LKPJ 2025, Pendapatan Daerah Paluta Tembus 93,97 Persen
kota
Turun Langsung ke Kodim 0212/Tapsel, Danrem 023/KS Bawa Motivasi dan Bantuan Sosial
kota
PT Djarum Bangun Gudang di Padangsidimpuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Dampak Ekonomi Bakal Besar!
kota