Dipimpin Rahudman Harahap, Muktamar VIII IPHI di Bali Kembali Percayakan Erman Suparno Nahkodai Organisasi
Dipimpin Rahudman Harahap, Muktamar VIII IPHI di Bali Kembali Percayakan Erman Suparno Nahkodai Organisasi
kota
Baca Juga:
Medan – Kasus penembakan terhadap M. Idris Nasution yang terjadi beberapa waktu lalu masih menyisakan tanda tanya besar. Hingga kini, aparat penegak hukum belum berhasil menangkap pelaku yang telah menghilangkan nyawa korban. Hal ini memicu keprihatinan mendalam dari berbagai kalangan, termasuk dari internal organisasi Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas).
Dewan Penasehat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikanas Sumatera Utara, H. Syahrir Nasution, angkat bicara. Dalam pernyataannya kepada wartawan pada Rabu (21/5), ia menilai bahwa lambannya penanganan kasus ini menunjukkan lemahnya penegakan hukum dan ketidakadilan bagi keluarga korban.
"Pelaku harus ditangkap. Ini bukan hanya soal hukum, tapi juga soal keadilan dan kemanusiaan. Tunjukkan bahwa Ikanas peduli terhadap sesama. Jangan biarkan kasus ini tenggelam begitu saja tanpa kejelasan," tegas Syahrir yang juga Wakil Ketua Hikma Sumut.
Ia juga mengajak seluruh elemen dalam tubuh Ikanas untuk bersatu menunjukkan solidaritas dan mendesak penuntasan kasus tersebut. Menurutnya, sudah saatnya organisasi turun tangan secara aktif, termasuk dengan melakukan aksi damai sebagai bentuk protes terhadap lambannya kinerja aparat.
"Kita ini organisasi besar. Di dalam Ikanas ada banyak tokoh, pejabat, dan orang-orang berpengaruh. Tapi kalau kita hanya diam, seolah-olah tidak peduli, maka jangan harap akan ada keadilan untuk korban dan keluarganya. Sudah waktunya kita bertindak, bukan dengan kekerasan, tapi dengan aksi damai di Polrestabes Medan dan Polda Sumatera Utara," ujar Syahrir.
Ia juga menyinggung pentingnya kebersamaan dalam menghadapi situasi ini. Menurutnya, solidaritas sesama warga Nasution harus menjadi kekuatan utama untuk mendorong proses hukum berjalan dengan semestinya.
"Jangan sampai kita malah saling menyalahkan atau bersikap seolah ini bukan urusan kita. Jangan soor sendiri. Ini menyangkut nama baik keluarga besar kita. Kita harus bersatu," tegasnya lagi.
Sejauh ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan penyelidikan kasus penembakan M. Idris Nasution. Masyarakat berharap agar aparat segera mengungkap pelaku dan motif di balik aksi keji tersebut.
Kasus ini menjadi sorotan tidak hanya karena menyangkut korban yang dikenal sebagai bagian dari keluarga besar Nasution, tetapi juga karena dinilai sebagai ujian bagi keadilan dan keberanian penegak hukum di Sumatera Utara.red2
Dipimpin Rahudman Harahap, Muktamar VIII IPHI di Bali Kembali Percayakan Erman Suparno Nahkodai Organisasi
kota
sumut24.co ASAHAN, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulau (AMPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi secara damai di halaman Kantor
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Medan sumut24.co Ketua Perkumpulan Dosen Indonesia Sorak Gema Intelektual, Imanuel Tarigan, menegaskan bahwa pelayanan publik pada hakikat
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan melangkah lebih dekat ke tengah masyarakat melalui kegia
News
sumut24.co ASAHAN , Keberhasilan pengembangan kasus yang dimulai dari penemuan sejumlah butir etomidate akhirnya mengantarkan tim kepolisia
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan seka
News
KH. Akhmad Khambali Kenaikan Harga BBM dan Gejolak Ekonomi Global Jangan Sampai Membebani Rakyat Kecil
kota
MEDAN Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, diduga mendapat intervensi politik terkait penanganan aset Pemerintah
kota
Semoga Jadi Haji Mabrur&rdquo, Pesan Menyentuh Wali Kota H. Letnan Dalimunthe Saat Sambut Jamaah Haji Padangsidimpuan
kota