KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
kota
Baca Juga:
- Buka-bukaan! Tersangka Baru Korupsi Smart Village Rp1,7 Miliar, Mainul Lubis: Saya Akan Buka Semua yang Tertutup
- Disdik Sumut Dukung Kejuaraan Catur SIWO PWI–STOK Bina Guna 2026, Alexander Sinulingga: Bentuk Karakter dan Jauhkan Siswa dari Kenakalan Remaja
- Manager BOS Disdik Medan Diduga Kondisikan Pembelian Buku Penerbit Tertentu, Nilainya Disebut Capai Puluhan Miliar Rupiah
Medan — Dewan Pengurus Wilayah Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Anti Korupsi (DPW ALAMP AKSI) Sumatera Utara menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (6/5). Massa yang dipimpin Ketua DPW ALAMP AKSI, Hendri Munthe, menuntut Gubernur Sumut mengevaluasi penunjukan Alexander Sinulingga sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Faisal Hasrimy sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara.
Dalam orasinya, Hendri yang akrab disapa Tebok menegaskan bahwa praktik korupsi merupakan kejahatan serius yang merugikan kesejahteraan masyarakat dan menghambat kemajuan negara. Ia mendesak aparat penegak hukum (APH) agar tegas menindak pelaku korupsi tanpa pandang bulu, khususnya di wilayah Sumatera Utara.
"Kita minta hukum ditegakkan seadil-adilnya agar Sumatera Utara bersih dari praktik Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)," kata Hendri.
Hendri juga menyoroti rekam jejak Alexander Sinulingga saat menjabat Kepala Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan. Ia menilai Alexander meninggalkan sejumlah persoalan, di antaranya belum rampungnya revitalisasi Lapangan Merdeka Medan meskipun sudah diresmikan pada Februari 2025. Proyek multiyears ini ditargetkan selesai Juni 2025 namun disinyalir masih menyisakan persoalan, seperti tunggakan upah pekerja dari subkontraktor eskalator, lift, dan AC.
Selain itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumut disebut menemukan indikasi kekurangan spesifikasi dan volume pada tiga proyek besar: Revitalisasi Stadion Kebun Bunga, Pembangunan Plaza UMKM Universitas Sumatera Utara, dan Pembangunan Medan Islamic Centre.
Hendri mempertanyakan pengangkatan Alexander sebagai Kepala Dinas Pendidikan karena dinilai tidak memiliki latar belakang di bidang pendidikan. Menurutnya, jabatan ini seharusnya diisi sosok yang memahami kebijakan, kurikulum, dan tantangan sektor pendidikan.
"Pendidikan bukan hanya soal administrasi, tapi juga pengembangan kurikulum dan evaluasi sistem pendidikan. Jabatan ini harus diisi oleh orang yang paham dunia pendidikan," ujarnya.
Selain Alexander, massa juga menyorot Faisal Hasrimy yang saat ini menjabat Kepala Dinas Kesehatan Sumut. Faisal diduga terlibat dalam kasus pengadaan mobiler (perlengkapan sekolah) tahun 2024 di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, saat menjabat sebagai Pj Bupati Langkat. Nilai proyek yang diduga bermasalah mencapai Rp47 miliar dalam dua tahun anggaran.
Hendri khawatir jika Faisal tetap memimpin Dinas Kesehatan, hal serupa akan terjadi. "Jika dibiarkan, kami khawatir Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara menjadi dinas yang 'sakit'," tegasnya.
Ia pun mengutip sabda Rasulullah SAW, "Apabila suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggulah masa kehancurannya" sebagai pengingat agar jabatan strategis diisi orang yang kompeten.
Dalam aksinya, DPW ALAMP AKSI Sumatera Utara menyampaikan delapan tuntutan, yakni:
1. Mendesak Kejati Sumut mengusut dugaan korupsi di Dinas Perumahan, Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang Kota Medan semasa dipimpin Alexander Sinulingga.
2. Mendesak Kejati Sumut memanggil dan memeriksa Alexander Sinulingga terkait dugaan tersebut.
3. Mendesak Kejati Sumut memeriksa Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan rekanan terkait dugaan korupsi tersebut.
4. Mendesak Kejati Sumut mengusut dugaan korupsi di Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat yang diduga melibatkan Faisal Hasrimy.
5. Mendesak Kejati Sumut memanggil dan memeriksa Faisal Hasrimy terkait dugaan tersebut.
6. Mendesak Kejati Sumut memeriksa PPK dan rekanan terkait pengadaan mobiler di Kabupaten Langkat.
7. Mendesak Gubernur Sumut mengevaluasi penunjukan Alexander Sinulingga sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumut.
8. Mendesak Gubernur Sumut mengevaluasi penunjukan Faisal Hasrimy sebagai Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumut.
Aksi yang berlangsung damai ini diakhiri dengan penyerahan pernyataan sikap kepada perwakilan Pemprov Sumatera Utara.Red2
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
KONI Medan Dukung The Khourt Independence Padel Tournament 2026, Wadah Lahirkan Atlet Baru
kota
Driver Ojol Tewas Terlindas Truk Tangki Cpo di Jalan Sisingamangaraja Medan
kota
&lrmRealisasi Pendapatan Asli Dareah (PAD) Sumut Sudah Terealisasi 50 Persen Lebih dari Target 2026
kota
Sutrisno Pangaribuan Minta BobbySurya Hentikan Rencana Berkantor di Nias Hanya Pencitraan dan Berpotensi Boros APBD
kota
Bupati Buka MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Deli Serdang, 419 Siswa Mulai Masuk Asrama
kota
Proyek Jalan Rp164,97 Juta di Patumbak Disorot, Diduga Tak Sesuai Spesifikasi dan Abaikan Keselamatan Pengguna Jalan
kota
Selayang Pandang K.H. Rivai Abdul Manap Nasution Ulama, Pejuang, dan Pelopor Pendidikan Islam
kota
Perkuat Kualitas SDM Akademik, UNPAB Gelar Pelatihan On Boarding Dosen Tetap Baru TA 2026/2027
kota
Ketua Umum PP TPI Ajak Alumni dan Keluarga Besar Lanjutkan Perjuangan KH Rivai Abdul Manap Nasution
kota
Budi Yanto SH Dilantik Jadi Ketua Forum Wartawan Kejaksaan Belawan, Forwaka Sumut Tingkat Profesionalisme, Pendampingan Hukum dan Ekomoni
kota